Download Aplikasi OTOS
Install

Dari Tebu! Simak Review Lengkap Bensin Pertamax Green 95

Juni 27, 2024
By Getan Metodius
Dari Tebu! Simak Review Lengkap Bensin Pertamax Green 95-otospector

Apa sih Pertamax Green 95 itu? Pertamax Green 95 adalah bahan bakar minyak yang berbahan dari 5 persen Bioetanol (E5) dan campuran Pertamax. Bioetanol itu sendiri merupakan hasil dari tebu, dan merupakan sejenis alkohol atau etanol yang berasal dari tumbuhan. 

Beli Mobil Bekas - Aplikasi Otos
Beli Mobil Bekas di OTOS

Kini Pertamina menyediakan produknya dengan menggunakan bahan yang sangat berkualitas untuk masyarakat, dengan adanya inovasi produk ini akan memiliki nilai oktan RON 95 dengan emisi gas buang yang rendah. 

Sehingga tujuan dari penggunaan Pertamax Green 95 ini untuk mendukung dari sebuah target nasional demi mencapai 31 persen bauran energi terbaru (EBT) di tahun 2050, serta dapat membantu Indonesia untuk mewujudkan nol emisi karbon (net zero emission/NZE) di tahun 2060.

Untuk harga dari Pertamax Green 95 kisaran Rp 13.900 per liternya, Namun harga tersebut masih harga non subsidi. Dan ternyata bahan bakar minyak Pertamax 95 hanya tersedia di 5 SPBU di Jakarta serta untuk di Surabaya ada 10 SPBU yang tersedia BBM Pertamax Green.

Tidak hanya itu nanti akan ada distribusi yang akan diperluas di seluruh pulau Jawa dan di luar pulau Jawa. 

Apa sih Kelebihan dari Pertamax Green 95?

#1: Terdapat Bioetanol di Dalam nya.

bioetanol pada pertamax green

Sumber: jabarekspres

Seperti yang kita ketahui jika Pertamax Green 95 terdapat kandungan dari 5 persen etanol, yaitu yang berbahan dasar tetesan molar atau tebu. Sehingga demi mendukung kebebasan untuk energi, Presiden Joko Widodo pun mendukung Program Bioetanol Tebu sejak tahun 2022, karena program ini bagian dari upaya ketahuan energi. 

Di awal produksi ada 40 ribu kilo etanol yang sudah dihasilkan melalui proses produksi fermentasi tetes tebu, dengan harapan semoga produksi dapat meningkat sampai 1,2 juta kilo di tahun 2030.

Dan menurut penelitian bagian Departemen Energi AS, jika campuran Bioetanol pada bahan bakar minyak bisa membuat bahan bakar minyak menjadi sangat efisien untuk kendaraan, tapi tergantung pada jumlah yang digunakan. 

Baca juga: Mulai 250rb Biaya Perbaikan Untuk Pelek Mobil

#2: Ramah Lingkungan.

minyak bioetanol

Sumber: okezone

Ternyata Pertamax Green 95 sudah dideklarasikan sebagai bahan bakar minyak yang ramah lingkungan, dengan adanya kandungan dari kolase dan etanol tebu di bahan bakar minyak berfungsi untuk membantu mengurangi emisi pada kendaraan bermotor.

Dengan adanya bahan bakar Pertamax Green 95 ini dapat diyakini untuk membantu mencapai target nasional yaitu untuk mencapai 31 persen menghasilkan energi baru dan di terbarukan (EBT) di tahun 2050.

#3: Mempunyai Kandungan RON 95.

Review Lengkap Bensin Pertamax Green 95

Sumber: antara

Pertamax Green 95 merupakan hasil campuran dari Pertamax (RON 92) dan 5 persen dari etanol, sehingga mampu menghasilkan bioenergi dengan Research Octane Number (RON) 95.

Walaupun mempunyai kandungan RON 95 ini bukan bahan bakar yang nilai oktan nya tertinggi. Dan untuk Pertamax Racing, dengan RON minimal 100, tetap menempati posisi yang pertama, lalu disusul dengan Pertamax Turbo dengan RON 98.

#4: Kinerja Mesin Menjadi Lebih Bagus.

Bahan Bakar Minyak ini sudah dianggap lebih efektif, karena bisa membantu untuk membersihkan mesin kendaraan serta dapat meningkatkan akselerasi.

Menurut penelitian dengan bahan bakar minyak dengan kandungan yang serupa sudah menghasilkan hasil yang sempurna bagi kinerja kendaraan tersebut.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Honda Brio Bekas 70 Juta

#5: Harga Bisa Bersaing.

Untuk Pertamax Green 95 harga di kisaran Rp 13.900 per liternya, tapi jika kamu melakukan pembelian melalui aplikasi MyPertamina harganya menjadi Rp 13.300 per liternya.

Tak hanya itu jika kamu sering melakukan transaksi pembelian bensin di aplikasi MyPertamina maka kamu akan mendapatkan poin loyalitas dua kali lipat, seperti jika kamu ada 7 poin maka akan menjadi 14 poin.

Gunakan bensin yang sesuai dengan saran pabrikan.

Buat kamu yang mau beli mobil terutama mobil bekas, perlu nih kamu menggunakan bensin yang bener-bener disarankan oleh pabrikan. Kalau disarankan minimal 92 dan kamu menggunakan Pertamax Green artinya kamu bisa turun andil dalam kesehatan mobil kamu.

Bang min mau ingetin untuk kamu yang mau beli mobil bekas jangan sampai salah pilih, gunakan layanan jasa inspeksi mobil bekas Otospector untuk membantu kamu dalam memilih.

Apalagi jika mobil yang diinspeksi ini sudah lulus inspeksi, maka akan mendapatkan layanan tambahan berupa garansi mobil bekas yang pastinya bikin kamu hepi.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Serius Jualan di Indonesia, Dua Merek Ini Bangun Pabrik Mobil Listrik di Subang

Januari 14, 2026
Meski penjualan otomotif nasional sedang lesu beberapa tahun belakangan, tetapi ternyata tetap ada investasi di sektor ini, bahkan sampai membangun pabrik mobil listrik di Subang. Fakta itu jadi bukti, masih ada sejumlah pengusaha yang optimis dan punya harapan untuk sektor otomotif di masa mendatang. Apalagi pabrik yang dibangun adalah mobil listrik, di mana pemerintah sedang
Baca Lebih Lanjut

Selain Busi, Ini Beberapa Penyebab Knocking Pada Mesin Mobil

Januari 12, 2026
Pada umumnya, knocking mesin mobil atau biasa disebut dengan mesin ngelitik merupakan kondisi di mana mesin akan mengeluarkan suara ketukan yang tidak normal pada saat sedang berkendara atau berakselerasi.  Biasanya suara ini akan terdengar  seperti bunyi “ketukan logam” atau “ngelitik” dari dalam mesin. Walaupun terdengar sepele, knocking mesin mobil tidak boleh diabaikan, karena itu menandakan
Baca Lebih Lanjut

Ga Cuma Vacuum, Ini Cara Bersihkan Jok Mobil Yang Berjamur

Januari 10, 2026
Seperti yang kita ketahui, jamur pada jok mobil merupakan masalah yang sering kita temui. Terutama pada saat perubahan iklim yang lembap atau pada saat mobil yang jarang digunakan. Selain dapat menimbulkan bau yang tidak sedap, jok mobil yang berjamur dapat mengganggu kenyamanan berkendara, serta bisa merusak interior mobil, bahkan sampai berdampak buruk bagi kesehatan penumpang. 
Baca Lebih Lanjut