Kalau Perlu Lakukan Flushing Transmisi Matic Dan Rasakan Manfaatnya

Maret 10, 2025
By Thomas W
Kalau Perlu Lakukan Flushing Transmisi Matic Dan Rasakan Manfaatnya-otospector

Flushing transmisi matic adalah istilah yang akrab di telinga para pengguna mobil bertransmisi otomatis konvensional atau AT.

Langkah perawatan untuk transmisi ini memang bukan hal rutin. Di saat memang diperlukan, bisa dilakukan agar umur pakai transmisi jadi lebih optimal.

Yang juga harus dipahami, flushing tidak boleh dilakukan sembarangan. Kalau sampai salah, transmisi malah bisa bermasalah dan jadi tidak awet umurnya.

Apa saja keuntungan flushing transmisi matic? Dan apa saja fakta-fakta yang harus kita ketahui? Yuk, kita lihat pemaparannya di bawah ini:

#1: Flushing, Kenapa Harus Dilakukan?

Flushing, Kenapa Harus Dilakukan?

Sumber: Dodson

Perawatan transmisi matic biasanya dilakukan dengan cara mengganti oli transmisi. Sesuai anjuran pabrik, pergantian biasanya dilakukan antara 40.000 km sampai 80.000 km.

Pergantian oli rutin seperti itu adalah cara konvensional. Ada lagi cara yang lebih khusus, yaitu flushing alias menguras oli.

Flushing bersifat khusus, karena langkah ini hanya perlu dilakukan kalau dirasa oli transmisi sudah tidak lagi melumasi sistem transmisi dengan baik. Akibat dari oli transmisi yang sudah jenuh ini, transfer tenaga juga tidak bisa dilakukan secara sempurna.

Gejalanya bisa dirasakan jikalau transmisi matic sudah mengalami penurunan performa dan terasa ada delay. Di situlah oli transmisi lama harus dikuras total.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2:  Perbedaan Mekanisme Kerjanya

Perbedaan Mekanisme Kerjanya

Sumber: aplustransmissionsaustin

Pergantian oli konvensional dilakukan dengan membuang oli lama dari bak penampungan lewat saluran pembuangan. Sedangkan flushing adalah menguras seluruh oli di sistem transmisi.

Karena dikuras, maka oli yang keluar pada proses flushing volumenya lebih banyak, bisa sampai sekitar 12 literan. Bandingkan dengan proses biasa yang cuma antara 3 liter sampai 7 literan, tergantung jenis mobilnya.

Kalau pergantian biasa dilakukan secara manual, tindakan flushing harus pakai mesin khusus bernama Automatic Transmission Fluid (ATF) Changer. ATF adalah istilah teknis untuk oli transmisi matic.

Baca juga: Makin Irit Bertenaga, Catat Mobil Diesel 4 x 4 Bekas Di Sini

#3: Cara Kerja ATF Changer

Flushing Transmisi Matic

Sumber: Bestride

Secara sederhananya, ATF Changer bekerja dengan memompa oli baru ke dalam sistem transmisi dan di saat bersamaan alat ini akan mengeluarkan oli lama.  

Karena selama proses flushing dibutuhkan sirkulasi oli di dalam transmisi, maka proses ini dilakukan dalam kondisi mesin mobil hidup agar pompa transmisi juga bekerja.

Kalau semua sudah siap, ATF Changer akan mulai mengisi oli baru ke dalam transmisi di mana pada saat bersamaa oli lama didorong keluar. Mekanik harus memantau alat pengukur untuk memastikan jumlah oli yang dikeluarkan sama dengan yang dimasukkan.  

Setelah proses penggantian selesai, level oli transmisi diperiksa agar volumenya sesuai aturannya. Mekanik juga harus mengecek sekiranya ada kebocoran oli setelah penggantian.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Manfaat Flushing Transmisi Matic

Flushing Transmisi Matic

Sumber: Amsoil Blog

Pertama, flushing menghilangkan segala kotoran atau endapan pada sistem transmisi. Kotoran bisa menghalangi pergerakan komponen pada transmisi, menghambat aliran oli dan mengurangi efisiensi kerja sistem transmisi.

Setelah flushing, kinerja transmisi juga akan meningkat. Oli yang bersih akan mampu melumasi dengan baik, mengurangi gesekan berlebih, dan pergantian gigi lebih mulus.

Sistem transmisi yang di-flushing juga akan lebih panjang umurnya. Sebab kotoran dapat menyebabkan keausan pada komponen transmisi seperti roda gigi dan bantalan.

Setelah transmisi berfungsi dengan baik, maka beban kerja transmisi akan berkurang. Konsumsi BBM juga akan semakin efisien.

#5: Hal Yang Perlu Diperhatikan

Flushing Transmisi Matic

Sumber: My Garage

Proses flushing harus dilakukan di bengkel karena harus menggunakan ATF Changer dan dikerjakan oleh mekanik berpengalaman.

Dalam proses flushing, mekanik harus terus memantau keseimbangan antara volume oli masuk dan keluar.

Apabila keluar masuknya oli tidak seimbang, risikonya volume oli transmisi akan kurang. Pompa oli juga bisa mengisap udara yang kemudian akan ikut bersirkulasi dan membuat tekanan oli tidak stabil.

Baca juga: Catet Nih Tanda Oli Mobil Harus Diganti dari Warnanya

Apakah transmisi matic konvensional lebih awet dibandingkan dengan CVT?

Secara teori, transmisi matic konvensional atau AT memang lebih awet dibandingkan CVT seperti yang ada pada mobil-mobil keluaran terbaru. Masa pakai dari transmisi jenis ini bisa sampai 10 tahun. Bahkan bisa lebih jika perawatannya baik.

Untuk memastikan apakah mobil bekas bertransmisi matic dalam kondisi yang prima, Otofriends bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan inspeksi mobil yang dilakukan oleh tenaga profesional, maka kita bisa mendapat gambaran utuh tentang kondisi mobil bekas yang akan dibeli. Harga juga akan didapat di angka yang terbaik.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Ioniq 3, Ini Deretan Mobil Baru yang Akan Hadir di GIIAS 2026

Juli 11, 2026
Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tinggal menghitung hari, dan atmosfernya sudah mulai terasa panas. Bukan tanpa alasan, karena ajang otomotif terbesar di Indonesia ini kembali diposisikan sebagai panggung utama peluncuran mobil baru, unjuk teknologi elektrifikasi, sampai adu strategi merek-merek lama dan pendatang baru.  Tahun ini, GIIAS 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli
Baca Lebih Lanjut

Ada MPV 7 Seater Listrik di GIIAS 2026, Benarkah Stargazer EV?

Juli 10, 2026
Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, bakal dibuka dalam hitungan beberapa hari lagi. Tepatnya, acara akan berlangsung di ICE, Tangerang, Banteng; 29 Juli 2026 sampai 9 Agustus 2026. PT. Hyundai Motor Indonesia (HMID) sudah mulai menghangatkan pemberitaan dengan isu-isu terbaru seputar rencana kendaraan yang bakal didisplay di ajang
Baca Lebih Lanjut

Wah, waktunya Servis Besar! Begini Perawatan Mobil Pada 100.000 Km

Juli 09, 2026
Bagi kendaraan yang rutin dipakai sehari-hari, angka 100.000 km boleh dibilang sebagai angka “keramat”. Jelas saja, karena jika angka 100.000 km di odometer atau kelipatannya, artinya mobil sudah butuh perawatan besar. Sebagai pemilik, Otofriends harus siap-siap dengan dana yang cukup lumayan tentunya. Pada beberapa merek mobil, pada angka ini, garansi dari pabrik yang diberikan sejak
Baca Lebih Lanjut