
Kita bisa melihat ciri-ciri kaca mobil pernah diganti dari tanda-tanda yang tertera di kaca. Baik itu logo merek kendaraan tersebut, produsen yang membuat kaca, maupun kode standar keselamatan.
Saat mengecek mobil bekas, mungkin jarang orang menyadari keaslian dari kaca bawaan pabrik ini. Maklum, kebanyakan biasanya calon pembeli fokus pada mesin dan kondisi bodi saja.
Padahal kondisi kaca juga penting untuk dicek keasliannya, karena salah satunya bisa menjadi indikator kendaraan pernah mengalami benturan, hingga kaca asli ikut hancur.
Nah, biar semakin paham, mari kita bahas seputar kaca mobil lewat fakta-fakta berikut ini:

Sumber: Wuling.id
Umumnya, kerusakan kaca mobil terjadi karena benturan. Dari mulai benturan sederhana seperti kerikil yang terlempar di jalan tol, sampai dengan kecelakaan atau tabrakan.
Rusaknya kaca juga bisa karena perubahan suhu ekstrem. Contoh, menyiram kaca mobil yang panas (karena sinar matahari) secara mendadak, bisa memicu keretakan kaca.
Visibilitas kaca sudah sangat rendah, sehingga mengganggu pengemudi, terutama pada malam hari atau saat hujan.
Penyebabnya bisa karena karet wiper yang sudah getas masih dipakai terus menerus. Atau munculnya jamur kaca, akibat penumpukan kerak air dan jamur yang dibiarkan bertahun-tahun.
Pamakaian heat gun saat pemasangan kaca film yang membuat pemanasan tidak merata di satu titik, membuat kaca retak secara spontan.

Pada umumnya, kaca mobil punya logo pabrikan di sudut bawah kaca. Misalnya, Toyota, Suzuki, Honda, dll.
Sedangkan kaca pengganti, biasanya hanya memakai logo perusahaan kaca aftermarket. Beberapa contoh antara lain Mulia Glass, Asahimas, Fuyao, atau AGC Automotive.
Jika logo pabrik tidak ada dan hanya ada logo perusahaan pembuat kaca, besar kemungkinan pernah diganti.
Pemasangan karet list setelah pergantian kaca, biasanya menyisakan jejak pekerjaan yang kurang rapi, bergelombang, tidak presisi, atau ada bekas sealent.
Jika kaca pernah diganti, maka tahun produksi yang tertera pada kaca akan berbeda dengan tahun produksi kendaraan. Misal, mobil rakitan tahun 2019, tetapi tahun produksi kaca tahun 2026.
Pada mobil-mobil modern, pergantian kaca akan membuat fitur automatic rain sensor atau kamera ADAS kadang butuh kalibrasi ulang.
Sedangkan pada kaca belakang, jalur garis defogger kadang tidak terhubung lagi atau jalur-jalur terputus.
Kaca aftermarket yang non-OEM sering kali punya tingkat kepresisian yang berbeda. Alhasil, pandangan malam hari terasa sedikit bergelombang ketika terpapar cahaya dari arah berlawanan.

Sumber: Suzuki.co.id
Pada dasarnya, kaca mobil tidak punya masa pakai atau tanggal kedaluwarsa. Kalau dirawat dan tetap dalam kondisi baik, kaca bisa dipakai sampai puluhan tahun.
Namun yang harus diingat, kalau memang kaca ada kerusakan, jangan ragu untuk menggantinya.
Beberapa kondisi yang mengharuskan pergantian kaca:

Kaca mobil memang tidak mengenal batas pemakaian. Karena memang kaca ini tidak ada kedaluwarsanya, sehingga bisa dipakai awet bertahun-tahun.
Tetapi jangan salah! Keawetan kaca bisa tergantung berbagai faktor.
Pertama-tama, lapisan PVB di kaca depan tidak boleh teroksidasi dan bebas dari gejala delamination, di mana bentuknya muncul bercak putih/kabut pinggiran kaca.
Karet list harus dijaga agar tidak mengeras atau getas. Kalau sampai getas, maka air akan merembes dan memicu karat di bingkai bodi mobil.
Karet wiper harus diperhatikan dan diganti berkala agar tidak mengeras dan kaca bebas dari tumpukan jamur atau kerak air.

Sumber: Seva.id
Cairan kimia tertentu memang bisa merusak kaca mobil jika digunakan dengan cara yang salah.
Misalnya, obat jamur kaca berbahan asam. Karena asam mengikis lapisan kaca, maka efeknya kaca jadi buram, berpori, dan terdapat bercak permanen.
Ada juga cairan-cairan kimia lain yang berpotensi merusak, antara lain cairan pembersih rumah tangga, cairan berbahan amonia, dan deterjen pencuci piring yang digunakan untuk cairan wiper.
Kalau Otofriends berniat membeli mobil bekas, percayakan saja inspeksinya ke jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Kelengkapan kendaraan seperti kaca mobil juga menjadi salah satu yang diperhatikan dalam inspeksi.
Mobil bekas akan semakin berkualitas jika terlindungi oleh garansi mobil bekas Otospector. Segala kerusakan mesin dan transmisi, bakal dijamin perbaikannya.
Bagikan
