Ini Dia Tip Merawat Ban Cadangan Mobil

April 30, 2023
By Thomas W
Ini Dia Tip Merawat Ban Cadangan Mobil-otospector

Zaman sekarang, memang tidak semua mobil punya ban cadangan atau ban serep. Banyak faktor yang membuat ban ini tidak lagi terlalu diperlukan, salah satunya teknologi ban yang semakin canggih, sehingga jarang terjadi kebocoran atau bahkan tidak bisa bocor sama sekali.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Akan tetapi kalau mobil Otofriends masih dilengkapi ban cadangan, jangan jadi abai dengan urusan perawatan. Sebab, kita tidak pernah tahu kapan ban cadangan ini diperlukan. Karena kejadian ban bocor atau pecah bisa terjadi sewaktu-waktu. Kesimpulannya kondisi ban cadangan harus selalu siap dipakai.

Apa saja tip untuk merawat ban cadangan mobil? Yuk, kita pahami dan praktikkan langkah-langkah ini:

#1: Selalu Melakukan Rotasi Ban

Merawat Ban Cadangan Mobil

Agar ban cadangan bisa optimal perannya, lakukan selalu rotasi ban. Rotasi adalah mengubah posisi ban, dari depan bisa ke belakang (atau sebaliknya) serta memakai ban cadangan di posisi ban utama.

Rotasi bermanfaat untuk membuat seluruh ban bergerak sehingga meminimalkan risiko kerusakan gara-gara getas. Ban juga lebih bermanfaat karena dipakai, jadi bukan cuma terpasang sampai rusak.

Yang perlu diingat, rotasi cuma bisa dilakukan pada ban serep yang ukurannya sama dengan ban utama.

Baca juga: Bukan Cuma Botak, Ini 8 Alasan Ganti Ban Mobil

#2: Periksa tekanan udara

Merawat Ban Cadangan Mobil

Setidaknya sebulan sekali, cek tekanan udara ban cadangan untuk memastikan kesiapannya.

Meski tidak digunakan, tekanan angin ban bisa terus berkurang sedikit demi sedikit. Penyebabnya, angin keluar melalui pori-pori ban akibat tekanan.

Ban cadangan sebaiknya diisi dengan tekanan angin lebih tinggi 10 psi di atas tekanan normalnya. Jangan takut terlalu keras, karena nanti tekanan juga akan menyusut atau nanti kita kurangi saat akan dipakai.

#3: Periksa Kondisi Fisik Ban

Merawat Ban Cadangan Mobil

Ban juga mesti diperhatikan fisiknya, terutama bagian karetnya. Cek apakah masih bagus atau sudah ada kerusakan karena getas. Ban yang disimpan di bawah bagasi umumnya lebih rentan rusak.

Untuk ban cadangan yang tidak dilindungi cover, biasanya akan sangat kotor karena debu dan kotoran. Bersihkan saja dengan lap kering. Bukan lap basah yang bisa mengakibatkan endapan dan karat pada velg.

Ban sebaiknya tidak dibersihkan dengan cairan pengkilap seperti semir ban karena akan mempengaruhi kualitas ban yang jarang dipakai. Begitu juga hindari penggunaan zat-zat kimia yang sifatnya hanya memperindah saja.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Cek Usia Ban

Merawat Ban Cadangan Mobil

Meski mungkin tidak pernah dipakai karena tidak pernah dirotasi, ban cadangan tetap mempunyai usia layak pakai. Aturannya mengikuti pemakaian ban pada umumnya yakni 5 tahun.

Jika sudah melampaui usia kelayakannya, dikhawatirkan kualitas ban sudah menurun. Biasanya akan timbul retak-retak atau karet semakin getas. Akibatnya justru berbahaya saat dipakai berjalan.

Untuk menghitung usia pakai ban, Otofriends bisa mengecek dari waktu produksi yang terdapat di dinding ban.

#5: Gunakan Pelindung Ban

Merawat Ban Cadangan Mobil

Dipasang pada posisi di mana pun, ban cadangan sebaiknya ditutupi dengan pelindung atau cover.

Alat pelindung atau cover selain melindungi dari debu dan kotoran, juga menjaga dari kerusakan akibat cahaya matahari dan air hujan. Kualitas karet ban memang bisa menurun apabila terganggu masalah terkait cuaca.

Ban yang terlindungi juga akan relatif bersih sehingga selalu siap digunakan dalam kondisi terbaik.

Baca juga: 5 Merek Ban Mobil Terbaik Di Indonesia Tahun 2023

Baru beli mobil bekas, bagaimana memastikan kelayakan kaki-kaki dan bannya?

Jika mobil bekas pernah dijadikan mobil harian atau operasional, apalagi kalau usianya sudah tidak muda, hampir bisa dipastikan kondisi kaki-kakinya dan bannya sudah tidak sempurna lagi. Komponen kaki-kaki dan ban memang sifatnya habis pakai.

Pastikan kondisi kaki-kaki dan ban mobil bekas incaran dengan melakukan test drive. Cobalah segala kondisi seperti melewati jalan berlubang, tidak rata, dan di kecepatan tinggi di jalan tol.

Jika Otofriends butuh bantuan, jangan ragu untuk memanfaatkan jasa inspeksi mobil bekas Otospector, pengecekan kondisi fisik kaki-kaki mobil termasuk dalam standar 150+ titik inspeksi Otospector.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Kenali Gejala Engine Knocking dan Risikonya Kalau Dibiarkan

Oktober 04, 2026
Pengemudi merasakan gejala engine knocking seperti adanya suara ketukan logam atau “ngelitik” dari mesin, ketika sedang berkendara. Akan lebih terdengar, saat berakselerasi. Tentu saja kondisi ini tidak normal. Karena artinya, pembakaran di ruang bakar terjadi tidak normal atau prematur. Sebaiknya jangan anggap sepele. Kalau dibiarkan, risikonya mesin bisa jebol dan perlu biaya besar untuk memperbaikinya.
Baca Lebih Lanjut

Mobil Bekas Pedal Koplingnya Terasa Keras? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Oktober 02, 2026
Pedal kopling mobil bekas yang terasa keras umumnya disebabkan karena faktor teknis, yakni kerusakan pada beberapa komponen, sehingga kinerja kopling terganggu. Komponen yang jadi penyebab antara lain kampas kopling, matahari, dan release bearing. Tapi jangan buru-buru menyalahkan kualitas komponennya. Karena faktanya, pemicu kerusakan itu kebanyakan dari kebiasaan pengemudi saat memainkan kopling sehari-hari. Akibatnya, komponen-komponen tertentu
Baca Lebih Lanjut

Manfaat Jauh Lebih Besar Dibanding Biayanya, Segini Harga Inspeksi Mobil Bekas

Oktober 01, 2026
Kalau ada yang bertanya, harga inspeksi mobil bekas yang ditawarkan jasa inspeksi, termasuk murah atau mahal? Hmmm, mungkin dia perlu memahami juga segala isu tentang mencari mobil bekas. Sebab, pada umumnya, inspeksi mobil memang biasanya selalu dihubungkan dengan pencarian sebuah mobil bekas. Kebanyakan mobil bekas yang akan dipakai untuk keperluan pribadi. Namun sayangnya, memang pada
Baca Lebih Lanjut