5 Ciri-Ciri Mobil Bekas Banjir

September 06, 2016
By jandika
5 Ciri-Ciri Mobil Bekas Banjir-otospector

Musibah banjir yang sering terjadi mengakibatkan banyak mobil bekas banjir yang dibersihkan, kemudian dijual kembali sebagai mobil bekas dalam kondisi “prima”.

Oleh karena itu, peminat mobil bekas harus ekstra hati-hati dalam memilih mobil, karena mobil bekas terendam banjir menyimpan segudang masalah. Selain masalah pada mesin, kelistrikan mobil juga sering menjadi bermasalah karena pernah terkena air.

Bagaimana caranya menghindari membeli mobil bekas banjir? Perhatikan ciri-ciri mobil kena banjir di bawah atau nonton tutorial cara mendeteksi mobil bekas terendam banjir sebelum membeli mobil Anda berikutnya.

#1: Bau Tidak Sedap

Bau tidak sedap

Perhatikan bau interior saat Anda pertama kali masuk mobil. Apakah tercium bau tidak sedap seperti bau apek? Bila iya, ada kemungkinan mobil tersebut pernah terendam banjir. Bau ini disebabkan oleh bagian yang basah dan susah dibersihkan secara tuntas.

Anda juga harus berhati-hati juga dengan parfum interior mobil yang berlebihan, karena mungkin digunakan oleh penjual untuk menyamarkan bau yang tidak normal.

#2: Endapan Kotoran atau Lumpur

Endapan Lumpur

Membersihkan mobil bekas banjir bukanlah suatu hal yang mudah, seringkali ada beberapa tempat yang terlewatkan oleh penjual. Oleh karena itu, kita harus jeli memperhatikan endapan kotoran/lumpur yang tidak wajar pada sudut dan sela interior.

Kotoran ini terbawa air banjir yang masuk ke dalam interior mobil. Tempat-tempat yang perlu diperhatikan contohnya adalah lubang kisi-kisi AC, sudut panel dan kabel di belakang dashboard, penutup speaker, sela-sela dan rel jok mobil.

Selain pada interior, perhatikan pula kisi-kisi radiator mobil. Jika ada sampah yang tersangkut, sudah rusak atau tidak orisinil, ada kemungkinan mobil tersebut pernah terendam banjir.

Baca Juga: 6 Langkah Melakukan Test Drive Mobil

#3: Karat

Karat Pada Pedal Gas
Karat Pada Pedal Gas

Ciri lain mobil bekas banjir adalah karat dan korosi. Periksa eksterior, pastikan tidak ada karat yang tidak wajar atau menyeluruh pada body dan kolong. Pada interior, ada beberapa bagian yang perlu diperiksa, salah satunya adalah karat pada jok mobil dan pedal.

#4: Kerusakan Mesin

Oli Tercampur Air

Pada mobil bekas terendam banjir, oli di dalam mesin mobil tersebut akan tercampur dengan air. Periksa warna oli mesin, apabila warnanya coklat keputihan, itu indikasi bahwa air pernah masuk ke dalam mesin.

Selain warna oli, Anda juga perlu perhatikan suara mesin mobil tersebut. Suara mesin yang belum diperbaiki setelah kena banjir akan terdengar lebih kasar dan keras dari normal.

#5: Kerusakan Elektronik

EPS Indikator

Semua alat elektronik sangat rentan terhadap masalah jika terkena air, sama halnya dengan komponen elektrik pada mobil. Periksa setiap fungsi perangkat elektronik seperti lampu, audio, AC, wiper dan perangkat elektronik lainnya, pastikan semua berfungsi dengan normal.

Pastikan juga lampu indikator EPS (Electric Power Steering) pada dashboard tidak menyala. EPS adalah salah satu komponen elektrik yang sering rusak pada mobil bekas banjir.

Baca juga: Bagaimana Nasib Mobil Bekas Banjir? Ini Beberapa Faktanya

Cara Memastikan Mobil Bebas Banjir

Memang tidak mudah membeli mobil bekas dengan kualitas prima, banyak trik yang penjual gunakan untuk menutupi kekurangan mobil yang dijual. Akan tetapi, jika pembeli teliti dalam memeriksa, sebenarnya mobil bekas bisa diketahui kualitasnya.

Cara yang lebih mudah dan aman adalah menggunakan jasa ahli yang sudah berpengalaman dalam melihat indikasi mobil bekas banjir seperti OtoSpector. Pengecekan indikasi bekas terendam banjir sudah termasuk dalam 150+ Poin Inspeksi kami.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Ioniq 3, Ini Deretan Mobil Baru yang Akan Hadir di GIIAS 2026

Juli 11, 2026
Pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 tinggal menghitung hari, dan atmosfernya sudah mulai terasa panas. Bukan tanpa alasan, karena ajang otomotif terbesar di Indonesia ini kembali diposisikan sebagai panggung utama peluncuran mobil baru, unjuk teknologi elektrifikasi, sampai adu strategi merek-merek lama dan pendatang baru.  Tahun ini, GIIAS 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli
Baca Lebih Lanjut

Ada MPV 7 Seater Listrik di GIIAS 2026, Benarkah Stargazer EV?

Juli 10, 2026
Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, bakal dibuka dalam hitungan beberapa hari lagi. Tepatnya, acara akan berlangsung di ICE, Tangerang, Banteng; 29 Juli 2026 sampai 9 Agustus 2026. PT. Hyundai Motor Indonesia (HMID) sudah mulai menghangatkan pemberitaan dengan isu-isu terbaru seputar rencana kendaraan yang bakal didisplay di ajang
Baca Lebih Lanjut

Wah, waktunya Servis Besar! Begini Perawatan Mobil Pada 100.000 Km

Juli 09, 2026
Bagi kendaraan yang rutin dipakai sehari-hari, angka 100.000 km boleh dibilang sebagai angka “keramat”. Jelas saja, karena jika angka 100.000 km di odometer atau kelipatannya, artinya mobil sudah butuh perawatan besar. Sebagai pemilik, Otofriends harus siap-siap dengan dana yang cukup lumayan tentunya. Pada beberapa merek mobil, pada angka ini, garansi dari pabrik yang diberikan sejak
Baca Lebih Lanjut