Cek Dulu Fakta Ini Sebelum Beli Mobil Bekas Angkutan Umum

September 11, 2019
By Thomas W
Cek Dulu Fakta Ini Sebelum Beli Mobil Bekas Angkutan Umum-otospector

Harus diakui, masyarakat kita punya persepsi sendiri pada mobil-mobil bekas angkutan umum yang ditawarkan sebagai mobil bekas. Dikatakan, mobil semacam ini sudah punya “jam terbang” tinggi hingga akibatnya kondisi mesin maupun performanya sudah tidak prima lagi.

Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah. Pada masa produktifnya, mobil semacam ini memang dioperasikan setiap hari. Akibatnya, banyak komponen di dalam kendaraan membutuhkan pergantian atau aus. Perlu kecermatan ekstra untuk mengenali bagian-bagian dari kendaraan yang perlu mendapat perhatian.

Berikut 5 fakta yang ditemui saat membeli mobil bekas angkutan umum:

#1: Harga lebih murah

Beli Mobil Bekas Akhir Tahun

Dibandingkan mobil bekas perorangan, harga mobil bekas angkutan umum umumnya lebih murah 20-30%. Soal harga memang sangat tergantung pada kondisinya setiap mobil, namun pada umumnya mobil angkutan umum tetap lebih rendah.

Harga yang rendah tentu akan menguntungkan bagi pembeli yang memiliki budget terbatas. Atau mungkin untuk pembeli yang akan mendayagunakan mobil ini selajutnya untuk bisnis, seperti rental atau taksi online.

#2: Usia mobil masih relatif muda

ECU Mobil Rusak

Kebijakan dari perusahaan angkutan untuk selalu meremajakan armadanya, membuat mobil bekas angkutan pada umumnya masih berusia muda. Bahkan mobil bekas taksi dari sebuah perusahaan angkutan besar, usianya rata-rata 5 tahun.

Mencari mobil bekas perorangan dengan usia dan harga yang sebanding dengan bekas angkutan umum, tentu tidak mudah, jika tidak bisa dibilang tidak mungkin. Usia mobil yang muda akan menguntungkan karena komponen-komponen tertentu belum terlalu termakan usia.

Baca juga: Daftar Mobil Bekas Tidak Layak Beli. Ada Pilihan Anda?

#3: Fitur mobil tidak lengkap

Mobil Bekas Diesel - Tegangan Accu

Untuk angkutan umum biasanya digunakan mobil dengan varian yang terendah, sehingga wajar jika fiturnya juga sangat minim. Biasanya perbedaannya mulai dari sistem pengereman, lampu, sistem audio, pembuka jendela, pengatur spion, dll. 

Jika mobil hendak dipakai sendiri, tidak ada salahnya segala kekurangan itu dilengkapi dengan barang-barang aftermarket. Prioritas pemenuhannya bisa didasarkan atas urgensi pemakaian nantinya, sehingga akan memudahkan saat mobil dipakai harian.

#4: Komponen butuh penggantian

Mobil Bekas Diesel - Kompresi Mesin

Sebagaimana layaknya mobil yang sudah beroperasi bertahun-tahun dan menempuh jarak yang sangat jauh, wajar jika beberapa komponen pada kendaraan sudah aus dan bekerja tidak optimal. Komponen yang butuh perhatian biasanya pada kaki-kaki, suspensi, kampas kopling, atau kampas rem.

Biaya yang diperlukan untuk peremajaan itu tentu saja tidak murah. Karena itu di samping dana untuk membeli mobil, ada baiknya persiapkan budget khusus untuk penggantian komponen sekiranya ada yang mendesak diganti dalam waktu dekat.

#5: Mesin andal, spare part berlimpah

Mobil susah distarter

Di balik pandangan sebelah mata sebagai bekas angkutan umum, justru mobil semacam ini keandalannya sudah terbukti. Mesinnya bandel dan pastinya juga irit bahan bakar. Perusahaan angkutan tentu sudah mempertimbangkan hal-hal semacam ini saat memutuskan untuk memilih mobil ini menjadi armadanya.

Karena pemakainya banyak, maka biasanya spare part juga berlimpah. Tidak perlu takut kehabisan apalagi sampai discontinued. Bahkan di pasaran biasanya akan tersedia pula spare part KW2 alias tiruan-tiruan yang dapat menjadi alternatif pengganti dengan harga yang lebih murah.

Baca juga: 5 Tips dan Cara Merawat Kopling Agar Awet

Pada umumnya mobil bekas angkutan umum akan dijual dengan berbagai perbaikan seperlunya. Akan tetapi, sebaiknya pembeli tetap melakukan pengecekan yang mendalam. Terutama untuk mengestimasi sekiranya ada kebutuhan pergantian komponen dan perawatan selanjutnya.

Untuk itu tidak ada salahnya kita melibatkan tenaga ahli profesional untuk melakukan pengecekan. Antara lain dengan memanfaatkan jasa inspeksi mobil yang independen dan terpercaya agar kita mendapat gambaran yang objektif tentang kondisi mobil sesungguhnya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Audi Q5 Baru Hadir di GIIAS 2026, Dengan Pilihan Nuansa Tengah Malam  

Agustus 07, 2026
Masih dari ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Audi Indonesia di bawah naungan PT Garuda Mataram Motor, meluncurkan generasi terbaru Audi Q5 yang memang telah dinanti-nanti para penggemar brand premium asal Jerman ini. Kehadiran Audi Q5 generasi ketiga ini, melengkapi jajaran produk Audi Q Series di Indonesia yang diawali dari kesuksesan Audi Q7
Baca Lebih Lanjut

Toyota Land Cruiser FJ Bikin Heboh Booth Toyota di GIIAS 2026, Ini Spesifikasinya!

Agustus 05, 2026
Di tengah ramainya perhatian publik kepada deretan mobil-mobil elektrifikasi di Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2026, ternyata PT. Toyota Astra Motor (TAM) masih sanggup memaksa pengunjung mampir dan berdecak kagum di booth-nya. Barang sejenak, publik tersihir oleh Toyota Land Cruiser FJ, compact SUV off-roader yang kehadirannya September tahun lalu di Tokyo Mobility Show juga
Baca Lebih Lanjut

Mitsubishi New Xforce HEV Hadir di GIIAS 2026 Bisa Tempuh 1.000 Km! Ini Spesifikasinya

Agustus 04, 2026
Otofriends, Mitsubishi akhirnya ikut meramaikan persaingan mobil hybrid di Indonesia lewat New Xforce HEV. Menariknya, SUV kompak ini bukan sekadar Xforce biasa yang ditambahkan motor listrik. Mitsubishi membawa sistem hybrid generasi kedua yang diklaim mampu memberikan sensasi berkendara lebih halus, senyap, responsif, sekaligus efisien. Setelah resmi diperkenalkan di Indonesia pada 16 Juli 2026, New Xforce
Baca Lebih Lanjut