
Tanda-tanda dinamo ampere (alternator) bermasalah sebenarnya sudah terlihat beberapa waktu sebelum pada akhirnya dinamo ngadat sama sekali alias mati total.
Tanda-tanda itu antara lain lampu utama yang meredup, aki mendadak ngedrop, ada bunyi decitan, muncul bau aneh, dll.
Sayangnya, pemilik mobil yang kurang peka, sering kali mengabaikannya. Apalagi kalau mobil dipakai harian, misalnya untuk ngantor, di mana waktu untuk memperhatikan perubahan pada kendaraan sangat sedikit.
Nah, mulai sekarang, coba Otofriends mulai belajar mengenali tanda-tanda dinamo ampere mulai rewel. Karena kalau dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin “meledaknya” justru saat di jalan. Mobil mogok dan merepotkan.
Catat ya, tanda-tandanya!

Sumber: Carmudi
Tanda ini jadi tanda yang paling mudah dikenali. Terutama kalau Otofriends sering berkendara di malam hari dan merasa lampu utama lebih redup dari biasanya.
Penyebabnya karena suplai listrik dari dinamo dalam kondisi tidak stabil, sehingga pengaruhnya ke sorotan lampu.
Yang juga bisa jadi indikator, sorot lampu akan berubah-ubah. Saat mesin stasioner, lampu agak redup. Sedangkan saat pedal gas ditekan, lampu lebih terang.

Tanda ini bisa dikenali saat ada ikon bergambar aki di dashboard tiba-tiba menyala.
Indikator ini muncul karena dinamo ampere tidak menghasilkan arus listrik yang cukup sehingga sensor mobil akan mendeteksi gangguan pengisian daya.
Kalau memang dinamo ampere yang bermasalah, maka lampu indikator aki akan terus menyala (atau berkedip!) saat mesin hidup.
Dinamo ampere tugasnya adalah mensuplai listrik ke aki. Nah, kalau suplainya berkurang atau lemah, listrik yang ada di aki bakal tersedot habis lalu tekor. Tak seimbang, antara pemasukan dan pengeluaran.
Kalau memang dinamo ampere yang bermasalah, walau aki sudah dicas atau diganti baru sekalipun, tetap saja kelistrikan kendaraan akan tidak normal.
Aki yang tekor membuat kendaraan sulit distarter atau malah mogok di jalan.
Kalau tegangan listrik di kendaraan kurang, peralatan elektronik yang butuh suplai listrik juga ikut-ikutan terganggu fungsinya.
Antara lain putaran power window terasa lambat gerakannya, AC tidak dingin karena kompresornya bermasalah, head unit juga mati-nyala, dll.

Sumber: Summit Racing
Ada sebagian orang yang mengaku mencium bau seperti karet atau komponen elektronik terbakar dari ruang mesin.
Bau tersebut bisa muncul dari gesekan antara tali kipas yang tersangkut atau korsleting pada gulungan kawat di dalam dinamo.
Penting untuk memastikan dari mana aroma itu berasal, agar kita bisa segera mengambil tindakan.

Munculnya bunyi decitan berasal dari tali kipas (v-belt) kendur, melintar atau pulley dinamo ampere tidak presisi
Kalau yang muncul bunyi dengung, itu artinya bantalan bearing di dalam dinamo ampere sudah aus.

Sumber: Moservis.id
Dinamo ampere pada umumnya bisa dipakai hingga 100.000 km sampai 150.000 km. Atau kira-kira 5 tahun sampai 8 tahun.
Usia pakai itu bisa lebih pendek akibat pola pemakaian kendaraan dan beban kelistrikan yang ditanggungnya.
Beberapa penyebab kerusakan dinamo ampere:
Kalau Otofriends ingin memastikan kelistrikan mobil bekas yang hendak dibeli, pakai saja jasa inspeksi mobil bekas Otospector.
Dengan pemeriksaan yang mendalam dan dilakukan tenaga profesional, Otofriends akan mendapat gambaran menyeluruh tentang kondisi kelistrikan termasuk dinamo ampere.
Mobil bekas juga akan semakin berkualitas jika mendapat garansi mobil bekas dari Otospector. Segala kerusakan mesin dan transmisi yang terjadi selama periode garansi, akan dijamin perbaikannya.
Bagikan
