6 Pertimbangan Saat Menentukan Tenor Kredit Mobil Bekas

Desember 16, 2021
By Thomas W
6 Pertimbangan Saat Menentukan Tenor Kredit Mobil Bekas-otospector

Kredit mobil bekas jadi solusi bagi konsumen yang ingin memiliki mobil tapi tidak ingin membayar kontan. Hanya saja menjelang akad kredit, sering kali konsumen bingung menentukan jangka waktu cicilan (tenor) kredit mobil tersebut. Bingung, berapa lamakah tenor yang menguntungkan?

Perusahaan leasing umumnya menghitung tenor dalam hitungan bulan. Pilihannya 12, 24, 36, 48, 60 sampai 72 bulan. Sebagian besar orang memilih tenor antara 3 sampai 5 tahun saja.

Nah, agar Otofriends bisa mengambil keputusan tepat, mari pahami cara mempertimbangkan jangka waktu kredit mobil bekas:

#1: Besar Cicilan Dan Bunga

6 Faktor Yang Mempengaruhi Tenor Kredit Mobil Bekas

Lamanya tenor berhubungan dengan besar cicilan. Tenor waktu yang lebih panjang, tentu cicilan lebih ringan. Begitu pula sebaliknya.  

Misalnya pada kredit mobil Rp 200 juta, cicilan bulanan untuk tenor 12 bulan bisa mencapai Rp9 juta per bulan. Bandingkan dengan tenor 60 bulan, cicilan hanya di angka Rp2,2 juta per bulan.

Jangka waktu cicilan juga menentukan besar bunga per tahun. Tenor yang lama, bunganya juga akan lebih kecil. Namun harus diingat, karena periode pembayaran yang lebih panjang, total akumulasi bunganya semakin besar.

#2: Harga Mobil Saat Pelunasan

Pesan Mobil, Layanan Beli Mobil Bekas Dari Rumah Saja

Jika tenor cukup panjang, harga jual mobil dapat mungkin akan jatuh atau banyak terdepresiasi saat cicilan selesai. Penyebabnya, penurunan nilai kendaraan di pasar.

Umumnya mobil akan terdepresiasi sekitar 10% per tahun. Gambarannya, jika harga beli mobil Rp250 juta, mungkin hanya akan laku terjual di angka Rp125 – 150 juta setelah 5 tahun.

Aplikasi OTOS

Baca juga: Mau Beli Mobil Bekas Secara Kredit? Simak Dulu 5 Fakta Ini

#3: Andai Terjadi Over Kredit

Mobil Bekas Mudah Dijual

Saat mengambil kredit, Otofriends harus yakin akan mampu melunasinya sampai tuntas. Andai tidak mampu melunasi, salah satu cara mengatasi adalah over kredit.

Namun harus diingat, semakin panjang tenor, akan semakin sulit mencari orang yang mau mengambilnya. Alasan orang biasanya karena kondisi mobil sudah tidak begitu mulus, angka odometer sudah tinggi, dan sudah tidak tren lagi di pasaran.

#4: Gaya Hidup Dan Nilai Jual

Beli Mobil Bekas Akhir Tahun

Keputusan tenor juga dipengaruhi kebiasaan pemilik, apakah sering bergonta-ganti mobil atau tidak. Jika sering melakukannya, maka sebaiknya ambil tenor pendek.

Mobil dengan pemakaian singkat umumnya memiliki nilai jual yang lebih bagus karena masih menjadi tren di pasaran. Apalagi jika kondisi angka odometernya masih sedikit. Kondisi juga masih relatif mulus.

#5: Penghasilan Debitur

6 Faktor Yang Mempengaruhi Tenor Kredit Mobil Bekas

Jika Otofriends adalah pekerja dengan pendapatan bulanan terbatas dan tetap, seperti karyawan swasta atau PNS, maka tenor panjang adalah pilihan bijaksana.

Begitu juga pada usaha rental mobil. Sebab usaha ini mengkategorikan mobil yang dibeli secara kredit sebagai modal barang dan menghasilkan pendapatan tetap. Pendapatan itulah yang digunakan untuk menutupi kredit mobil jangka panjang.

#6: Harga Beli Mobil

Mengenal Bursa Mobil Bekas Di Jakarta Dan Sekitarnya

Harga mobil yang tinggi bisa jadi pertimbangkan ambil tenor panjang, jika memang menginginkan cicilan lebih murah.

Namun jika Otofriends merasa sanggup membayar DP yang cukup besar dengan cicilan yang lebih tinggi, harga mobil tentu tidak menjadi persoalan. Ambil tenor yang lebih pendek, tentu relatif lebih menguntungkan.

Jual Santai Otospector

Baca juga: Beli Mobil Bekas Tunai atau Kredit. Lebih Untung Mana?

Bagaimana memastikan harga kredit mobil bekas yang diambil sesuai dengan kualitas unitnya?

Membeli mobil dengan kredit tentunya butuh komitmen jangka panjang untuk selalu membayar cicilan sesuai tenor yang dipilih. Karena itu rasanya gak asyik kalau di tengah jalan kondisi mobil sudah tidak sehat. Istilahnya, “banyak PR” yang mesti dikerjakan.

Untuk memastikan mobil bekas yang Otofriends pilih ada dalam kondisi sehat, maka jangan ragu untuk menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dengan inspeksi yang menyeluruh, maka Otofriends dapat memiliki gambaran tentang kondisi mobil bekas. Tentu hal ini akan sangat membantu dalam mengambil keputusan pembelian.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut