Ini Dia 5 Rekomendasi SUV Bekas Harga Maksimal 150 Juta

Oktober 07, 2019
By Thomas W
Ini Dia 5 Rekomendasi SUV Bekas Harga Maksimal 150 Juta-otospector

Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat.

Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena itu kita harus benar-benar cermat dalam memilih mobil bekas SUV yang masih dalam kondisi layak sehingga tidak berpotensi masalah di kemudian hari.

Berikut beberapa rekomendasi SUV dengan harga di bawah Rp150 juta pilihan Otospector:

#1: Toyota Fortuner G A/T tahun 2005 Rp150 juta

Toyota Fortuner

Fortuner dikenal sebagai produk yang memiliki jaringan servis terbaik dari Toyota, dengan spare part yang berlimpah. Tak heran jika Fortuner Generasi Pertama ini harganya masih tinggi dan kompetitif.

Fortuner dikenal memiliki respons mesin yang baik, fiturnya juga tergolong modern dan mewah. Modelnya juga masih baik. Sementara kekurangannya, termasuk boros bahan bakar, kursi baris ketiga yang sempit, serta tergolong limbung.

#2: Ford Everest Facelift tahun 2010 Everest Rp150 juta

Ford Everest

Hengkangnya Ford dari Indonesia secara langsung juga membuat kepercayaan konsumen terhadap produk-produknya ikut jatuh. Tak heran, jika Everest tahun 2010 yang tergolong masih bagus, hanya dihargai Rp150 juta, bahkan masih bisa turun lagi.

Suspensi Everest yang masih menggunakan per daun, menjadi kekurangan sekaligus kelebihannya. Bantingannya memang terasa keras, namun justru terasa stabil. Karena jaringan servis yang kurang, membuat harga jual kembalinya sangat tidak bisa diprediksi.

Baca juga: 5 Tips Untuk Mengetahui Keaslian Odometer

#3: BMW X5 A/T tahun 2000 Rp140 juta

Mobil Bekas BMW X5

Sebagaimana SUV asal Eropa lainnya, maka X5 menawarkan kecanggihan fitur dan kenyamanan. Dari sisi estetis dan teknis, mobil ini juga sangat mumpuni, sehingga jadi salah satu yang laku pada saat muncul di pasaran.

Jika memang ingin meminang mobil bekasnya, maka harus sadar bahwa mobil ini terhitung sangat boros. Biaya servisnya juga bakal membuat mata terbelalak. Suspensinya juga bisa dibilang keras, dengan stir yang tidak ringan.

#4: Chevrolet Captiva Patrol 2.400 cc tahun 2007 Rp90 juta

Chevrolet Captiva Bekas

Di antara SUV yang kami rekomendasikan, memang Captiva ini yang terendah. Faktor brand rupanya sangat berpengaruh, setidaknya dibandingkan SUV asal pabrikan Jepang. Padahal secara kualitas, tidak kalah.

Captiva dikenal memiliki fitur dan ruang-ruang penyimpanan yang memadai. Desain baik interior maupun eksterior juga lebih baik, dengan ruang kaki yang cukup lega. Catatan kekurangannya hanyalah soal spare part yang mahal serta pengereman yang tidak maksimal.

#5: Nissan Terrano Grand Road XTR tahun 2000 Rp80 juta

Nissan Terrano Bekas

Untuk penggila off road sejati, Terrano benar-benar dinilai memiliki desain yang gagah. Di samping itu soal kenyamanan juga mendapat nilai plus, terutama dari suspensi dan peredaman kabin yang unggul.

Dari sisi kekurangan, Terrano memang masih menggunakan karburator sehingga bahan bakar cenderung lebih boros. Selain itu fitur-fiturnya juga terasa sangat standar dan tidak menawarkan kelebihan yang menarik.

Baca juga: 4 Komponen Mobil Yang Rentan Rusak Karena Jalan Berlubang

Bagaimana cara memilihnya?

Mengingat beragam model yang tersedia di pasaran, memilih mobil bekas jenis SUV memang membutuhkan banyak referensi. Apalagi jika sebelumnya tidak pernah mengenal mobil ini dengan baik. Ada beragam hal teknis yang mungkin perlu dipahami dan konsekuensi-konsekuensinya.

Untuk memastikan dari sisi teknis, jika memang Anda tidak mempunyai kemampuan, maka sebaiknya gunakan jasa inspeksi mobil bekas yang profesional dan terpercaya. Dengan demikian kita mendapat gambaran yang pasti tentang mobil bekas yang jadi incaran.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut