Klik disini untukJual Mobil Anda

5 Komponen Yang Bikin Biaya Servis Mobil Membengkak

Mei 30, 2022
By Thomas W
5 Komponen Yang Bikin Biaya Servis Mobil Membengkak-otospector

Kata orang, biaya servis mobil kadang tidak pernah tetap. Artinya, ketika dilakukan suatu perbaikan, maka ada saja bagian-bagian lain yang butuh perhatian. Alhasil, harus diperbaiki atau diganti sekalian. Apa boleh buat, servis mobil memang bertujuan menjaga kondisi mobil agar tetap dalam kondisi prima.

Ada perbaikan yang sifatnya ringan, ada pula yang berat. Umumnya besaran biasa servis mobil dipengaruhi oleh fungsi komponen tersebut di dalam kendaraan. Semakin penting perannya dalam kendaraan, biaya juga semakin besar.

Apa saja komponen yang memakan biaya servis mobil yang besar? Yuk kita simak:

#1: Sistem Transmisi

5 Komponen Yang Bikin Biaya Servis Mobil Membengkak

Transmisi adalah bagian dari mobil yang menyalurkan tenaga mesin ke roda. Pada periode tertentu sistem ini memang butuh perawatan dan penggantian komponen yang aus. Akan tetapi risiko kerusakan bakal semakin besar jika perlakuan tidak tepat.

Dibanding transmisi manual, potensi kerusakan memang lebih besar pada transmisi otomatis. Apalagi secara teori, transmisi jenis ini punya usia pakai yang ditentukan oleh jenis teknologinya.

Sejauh ini, transmisi matic konvensional (torque converter) adalah yang paling awet dengan masa pakai 8 tahunan. Jenis matic lain tentu lebih singkat.

Biaya servis untuk transmisi otomatis juga ditentukan oleh jenis teknologinya. Sekadar gambaran, untuk matic konvensional (AT) pada mobil jenis low MPV, kisarannya Rp1,5 juta – Rp2 juta hanya untuk ongkos jasa perbaikan saja.

#2: Mesin

Suzuki Ignis Bekas, Harganya Sudah Semurah Ini

Mesin adalah komponen mobil yang paling sering diservis sekaligus butuh ongkos tidak kecil. Ada banyak jenis kerusakan pada mesin, dari mulai valve yang rusak hingga oli rembes.

Kerusakan pada mesin makin sering terjadi pada mobil dengan jarak tempuh tinggi. Apalagi jika dalam operasionalnya sehari-hari, perlakuan terhadap mesin kurang halus atau digunakan oleh “banyak tangan”.  

Untuk servis mesin, biaya sangat bervariasi, tergantung dari jenis mesin dan merek mobilnya. Gambarannya untuk low MPV saat ini biayanya Rp1,5 juta – Rp2 juta, baru sebatas ongkos kerja saja.

Beli Mobil Bekas - Aplikasi Otos

Baca juga: Kapan Waktunya Engine Flush Mobil? Inilah 5 Faktanya!

#3: Head Gasket

5 Cara Atasi Oli Mesin Mobil Bocor Tanpa Bongkar

Orang awam di Indonesia mengenalnya dengan sebutan paking. Inilah komponen yang merekatkan silinder mesin dan mencegah kebocoran oli atau pendingin.

Komponen ini sederhana, namun jika sampai rusak, maka akan ada beberapa persoalan baru seperti radiator bocor, mesin panas, hingga keluar asap putih dari knalpot. Oli juga bisa berubah warna.

Sebenarnya harga paking ini tidaklah mahal, sekitar ratusan ribu rupiah. Namun yang mahal adalah kerusakan yang disebabkannya. Biayanya bisa sampai jutaan hingga belasan juta karena kerusakan di komponen ini bisa menular ke komponen lain.

#4: Kompresor AC

5 Komponen Yang Bikin Biaya Servis Mobil Membengkak

Sama seperti pendingin ruangan di rumah, kompresor AC di mobil juga berfungsi mendinginkan udara di kabin. Tugasnya memisahkan udara bertekanan rendah dan tinggi.

Ada banyak penyebab kerusakan kompresor, seperti komponen seal yang bocor, pulley dan pressure plate rusak, jumlah freon yang kelebihan atau kurang, oli kompresor habis, terjadi kebuntuan, dll. Beberapa penyebab kerusakan bisa terjadi karena kelalaian.

Biaya untuk mengganti kompresor berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp 12 juta, bahkan lebih. Kompresor memang komponen termahal di sistem pendingin udara. Karena itu ada baiknya kita menjaga kondisinya agar tidak butuh perbaikan.

#5: Turbocharger

5 Komponen Yang Bikin Biaya Servis Mobil Membengkak

Turbocharger adalah komponen dari mesin yang berguna untuk meningkatkan tekanan udara yang masuk ke kesin. Komponen turbo bisa mengalami gangguan karena kebocoran, benturan pada blade turbine wheel atau compressor wheel dan loss power.

Penyebab turbo bermasalah biasanya karena kemasukan atau menelan benda asing seperti debu, pasir serpihan batu yang masuk ke dalam housing filter udara. Kurangnya kualitas oli dan suplai oli ke turbo juga bisa berperan memperpendek usia turbo.

Harga satu unit turbo sangat bervariasi, mulai dari Rp3 jutaan sampai dengan Rp20 juta lebih. Tergantung dari jenis turbo dan mereknya. Sementara untuk perbaikan, berkisar Rp1,5 juta – Rp2 juta.

Jual Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Mesin Mobil Brebet Bisa Karena 8 Penyebab Ini

Bagaimana cara kita memastikan bahwa mobil bekas yang hendak dibeli bebas dari kerusakan berat?

Jawabannya sangatlah sederhana, yakni memastikan kondisi mobil ada dalam kondisi sehat dan sesuai dengan harapan. Apalagi jika kita sudah mengetahui bahwa mobil usianya sudah tidak muda lagi, harus dilakukan pengecekan secara menyeluruh.

Otofriends yang ingin mengecek kondisi mobil bekas, pastikan menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dengan prosedur inspeksi yang begitu cermat dan dilakukan tenaga profesional, hasil pemeriksaan dijamin bakal memberi gambaran tentang kondisi mobil secara keseluruhan.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya