3 Dampak Campur Bensin Beda Oktan

Mei 21, 2023
By Getan Metodius
3 Dampak Campur Bensin Beda Oktan-otospector

Seperti yang kita ketahui ya, Otofriends, kalau mobil butuh bahan bakar sebagai pemicu. Di Indonesia mungkin banyak banget yang kadang abai dan tidak sadar kalau misalnya sering mencampur bahan bakar dengan beda spesifikasi oktan itu ada dampaknya. Biasanya begini, sekarang isi Pertalite, minggu depannya pakai Pertamax dan kadang dalam satu waktu di tangki masih ada bahan bakar Pertamax, lalu di isi Pertalite sampai penuh.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Sebetulnya ada dampaknya atau tidak kalau mencampur bensin dengan beda oktan dalam satu waktu dan dilakukan cukup sering. Tentu akan ada dampak, meskipun tidak terlalu terasa bagi awam, namun bagi mereka yang berkendara dengan kendaraannya setiap hari pasti akan merasakan beberapa hal berikut ini.

#1: Mesin Jadi Ngelitik.

mobil ngelitik

Dampak yang pertama langsung cukup terasa bagi mereka yang jeli adalah mesin jadi ngelitik dalam Bahasa teknisnya knocking. Kondisi ini bisa terjadi jika kita sengaja mencampur bensin beda oktan dalam satu waktu tersebut, tidak terkecuali motor dan juga mobil, akan merasakan hal yang sama. Lalu kenapa sih hal ini bisa terjadi, hal ini terjadi karena adanya kinerja pembakaran yang tidak sempurnya, dan inilah yang bisa membuat kendaraan mobil dan motor jadi ngelitik.

Baca juga: Baiknya Garansi Mobil Berapa Tahun?

#2: Tarikan Jadi Berat.

tarikan mobil berat

Lalu dampak pakai bensin campur beda oktan selanjutnya adalah akselerasi mobil bisa jadi berat, ini juga terasa di sepeda motor. Ini terjadi karena senyawa kedua bahan bakar tadi tidak bisa mencampur dan lebur dengan sempurna. Nah, jika ini sering dilakukan, dan sering terasa berat akselerasi mesinnya, bisa membuat kinerja mesin makin menurun setiap waktu.

#3: Turunnya Performa Mesin Kendaraan.

Seperti yang sudah sempat disinggung di point kedua adalah, performa mesin bisa jadi menurun. Jika kebiasaan mencampur bahan bakar dengan oktan yang berbeda ini dilakukan secara terus menerus bisa membuat performa mesin jadi menurun. Karena peleburan bahan bakar yang buruk bisa membuat timbulnya kerak dan jika ini terjadi bisa membuat mesin jadi berkurang tenaganya dari sisi teknis.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Gunakan Bensin Yang Tepat.

pakai bensin sesuai rekomendasi

Bagaimana cara kita tahu mana bensin yang tepat, dan oktan berapa yang harus digunakan untuk kendaraan. Disarankan, kita sebagai pemilik kendaraan memilih bahan bakar berdasarkan rasio kompresi mobil. Kalau pilih bensin dengan oktan yang rasionya lebih tinggi dari yang dimiliki mobil, jadinya malah gak terbakar sempurnya, dan malah menimbulkan residu yang berdampak buruk kedepannya.

#5: Disarankan fokus pakai satu jenis BBM.

Menyambung point 4 tadi, disarankan juga menggunakan satu jenis bahan bakar dengan oktan yang sudah disepakati dan direkomendasikan. Kalau rasio mobil mengatakan disarankan pakai oktan 92 dan ini juga disarankan oleh mekanik, teruslah gunakan bbm oktan 92, supaya kondisi mobil tetap terjaga dan tidak menimbulkan kerak karena tidak sempurnanya pembakaran.

Baca juga: Pahami Dulu Nih, Bunyi Peraturan Parkir di Depan Rumah

Gunakan bensin yang tepat untuk mobil sehat:

Kita sudah tahu ya Otofriends kalau compar campur bensin dengan oktan berbeda itu tidak disarankan. Bahaya bisa terasa dikemudian hari, dan kebiasaan ini juga bisa memperburuk kinerja mesin mobil kita.

Terutapa untuk Anda yang berniat ingin membeli mobil bekas misalnya, ketahui riwayat penggunaan oktan BBM pengguna sebelumnya, jika menggunakan BBM di bawah rasio dan rekomendasi, setelah membeli, gunakan selalu bensin yang direkomendasikan. Jangan lupa juga sebelum membeli mobil bekas, pastikan membeli mobil bekas dengan cara menginspeksinya. Agar dipastikan membeli mobil dengan rating terbaik dari jasa inspeksi mobil bekas terbaik seperti Otospector.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mobil Bekas Hybrid vs Bensin Konvensional Mana yang Depresiasi Harganya Lebih Stabil?

Agustus 29, 2026
Otofriends, membeli mobil bekas bukan hanya soal mencari harga termurah atau mendapatkan fitur sebanyak mungkin. Ada satu hal yang sering baru dipikirkan setelah mobil dibeli, yaitu: berapa harga mobil ini ketika nanti dijual kembali? Pertanyaan tersebut semakin menarik ketika pilihan mobil saat ini semakin beragam. Kalau dulu konsumen hanya membandingkan mobil bensin dan diesel, sekarang
Baca Lebih Lanjut

Mobil Jarang Dipakai Tapi Aki Tetap Soak? Ini Urutan Komponen yang Bocor Listrik dan Wajib Dicek!

Agustus 27, 2026
Otofriends, mobil yang jarang dipakai ternyata bukan berarti bebas dari masalah aki. Bahkan, ada kondisi yang cukup sering membuat pemilik mobil bingung: kendaraan hanya diam di garasi, tidak digunakan berhari-hari, tetapi ketika akan dipakai justru susah distarter. Aki soak. Padahal, lampu sudah dimatikan, kunci sudah dicabut, dan mobil tidak digunakan sama sekali. Lalu, ke mana
Baca Lebih Lanjut

Tanda-Tanda Komponen Transmisi Matik Mulai Jedug atau Limp Mode, Jangan Tunggu Jebol!

Agustus 27, 2026
Otofriends, transmisi matik memang menawarkan kenyamanan yang sulit ditolak. Tinggal injak pedal gas dan rem, mobil bisa diajak menghadapi kemacetan tanpa harus repot memainkan pedal kopling. Tapi justru karena terasa praktis, banyak pemilik mobil yang kurang memperhatikan perubahan kecil pada perilaku transmisi. Padahal, transmisi yang mulai jedug, telat masuk gigi, terasa selip, atau tiba-tiba masuk
Baca Lebih Lanjut