Jangan di skip! Ini ada informasi penting untuk otofriends yang selalu lewat jalan di Kota Jakarta. Sangat penting untuk kalian mengetahui update ganjil-genap Jakarta terbaru 2025, khususnya di jalan utama yang sangat sering mengalami kemacetan.
So, jangan sampai perjalanan otofriends menjadi terlambat karena diberhentikan oleh pihak polisi lalu lintas.
Seperti yang kita ketahui, peraturan ganjil-genap di Jakarta sudah diberlakukan setiap Senin sampai Jumat pada jam-jam sibuk, yaitu pada pukul 06.00-10.00 WIB lalu dilanjut pada jam 16.00-21.00 WIB di sore hari, tapi peraturan ini tidak berlaku pada akhir pekan (Sabtu-Minggu dan hari libur nasional) berdasarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2019.
Sampai saat ini ganjil-genap sudah di tetap akan di 26 titik di Jakarta, yaitu Gatot Subroto, Stasiun Senen, Jalan Sudirman, MT Haryono, hingga Thamrin.
Untuk mengetahui lebih lengkap nya, simak penjelasan dibawah ini.
Update Ganjil Genap di Jakarta Terbaru 2025
Berlaku setiap hari Senin sampai Jumat (kecuali hari libur nasional).
Pagi hari: jam 06.00-10.00 WIB.
Sore hari: jam 16.00-21.00 WIB.
Nah, jadi kamu hanya ukur perhatikan plat nomor mobil pada hari weekdays karena kalau weekend (Sabtu-Minggu dan hari libur Nasional tidak ikut dalam peraturan ganjil-genap).
Jika menjelang weekend, kamu bisa gunakan kendaraan yang lebih leluasa karena pada hari tersebut ganjil-genap pun tidak akan berlaku di Kota Jakarta.
Tetap pastikan mobil kamu untuk selalu melakukan perawatan secara rutin supaya mobil kamu tetap dalam keadaan yang prima, hal ini dapat membantu kamu pada saat perjalanan akan lebih aman dan nyaman tanpa harus menghadapi mobil yang bermasalah.
Dan untuk kamu yang lagi mau cari mobil bekas, kami sarankan pakai jasa Otospector yah, atau kamu juga bisa datang ke showroom mobil rekanan otospector untuk mencari mobil bekas namun tetap berkualitas
Karena mobil-mobil yang ada di dealer rekan otospector sudah memiliki garansi Otospector. Dimana garansi tersebut sudah dijamin mobil yang dijual bukan mobil bekas terendam banjir atau mobil bekas tabrakan besar.
Berikut ini adalah daerah, wilayah, dan titik ganjil-genap di Jakarta terbaru 2025. Terdapat ada 26 lokasi ganjil-genap yang sudah ditetapkan.
Jalan Jendral S. Parman
Jalan Hayam Wuruk
Jalan Tomang Raya
Jalan Gajah Mada
Jalan Gunung Sahari
Jalan Pintu Besar Selatan
Jalan D.I Pandjaitan
Jalan Ahmad Yani
Jalan MH Thamrin
Jalan Fatmawati
Jalan air Rasuna Said
Jalan Stasiun Senen
Jalan Kramat Jati
Jalan Balikpapan
Jalan Suryopranoto
Jalan Majapahit
Jalan Medan Merdeka Barat
Jalan Jendral Sudirman
Jalan Gatot Subroto
Jalan Panglima Polim
Jalan MT Haryono
Jalan Sisingamaraja
Jalan Salemba Raya Sisi Timur – Simpang Jalan Paseban Raya – Simpang Diponegoro
Kaca mobil yang terlihat kusam, penuh bercak putih, atau seperti memiliki lapisan buram tentu bikin tampilan kendaraan kurang sedap dipandang. Lebih dari itu, kondisi kaca yang tidak benar-benar bersih juga bisa mengganggu pandangan, terutama ketika terkena sinar matahari atau lampu kendaraan dari arah berlawanan. Masalah seperti ini sering disebut sebagai jamur kaca. Padahal, tidak semua
Hi Otofriends, salah satu kekhawatiran yang masih sering muncul ketika seseorang mulai mempertimbangkan mobil listrik adalah soal baterai. Wajar saja. Berbeda dengan mobil bensin yang lebih familiar dengan urusan mesin, mobil listrik sangat bergantung pada baterai bertegangan tinggi sebagai sumber energi utama. Ketika kapasitas baterai menurun, jarak tempuh yang bisa dicapai dalam satu kali pengisian
Hi Otofriends, kalau sedang berburu mobil bekas, salah satu pertanyaan yang sering muncul biasanya sederhana lebih enak merawat mobil Jepang atau Eropa? Pertanyaan ini memang tidak punya jawaban sesederhana “yang satu murah, yang satu mahal”. Mobil Jepang dan Eropa punya karakter engineering, teknologi, pilihan mesin, hingga sistem perawatan yang berbeda. Bahkan, dua mobil dari negara
Kebakaran mobil mungkin terdengar seperti kejadian yang jarang terjadi. Namun, ketika api sudah muncul di ruang mesin atau kabin, situasinya bisa berkembang sangat cepat. Salah satu penyebab yang perlu diwaspadai adalah masalah pada sistem kelistrikan. Otofriends mungkin pernah mendengar istilah “korsleting” ketika membahas mobil yang terbakar. Tetapi perlu diluruskan, tidak semua kebakaran kendaraan disebabkan korsleting.
Buat Otofriends yang setiap hari membawa mobil untuk bekerja, antar anak sekolah, atau sekadar parkir di area terbuka, terpapar matahari mungkin sudah menjadi hal biasa. Masalahnya, cat mobil sebenarnya tidak benar-benar “kebal” terhadap kondisi tersebut. Paparan sinar matahari, terutama radiasi ultraviolet (UV), panas, hujan, debu, kotoran burung, getah pohon, sampai kontaminan di jalan dapat memengaruhi
Kaca mobil yang terlihat kusam, penuh bercak putih, atau seperti memiliki lapisan buram tentu bikin tampilan kendaraan kurang sedap dipandang. Lebih dari itu, kondisi kaca yang tidak benar-benar bersih juga bisa mengganggu pandangan, terutama ketika terkena sinar matahari atau lampu kendaraan dari arah berlawanan. Masalah seperti ini sering disebut sebagai jamur kaca. Padahal, tidak semua
Hi Otofriends, salah satu kekhawatiran yang masih sering muncul ketika seseorang mulai mempertimbangkan mobil listrik adalah soal baterai. Wajar saja. Berbeda dengan mobil bensin yang lebih familiar dengan urusan mesin, mobil listrik sangat bergantung pada baterai bertegangan tinggi sebagai sumber energi utama. Ketika kapasitas baterai menurun, jarak tempuh yang bisa dicapai dalam satu kali pengisian
Hi Otofriends, kalau sedang berburu mobil bekas, salah satu pertanyaan yang sering muncul biasanya sederhana lebih enak merawat mobil Jepang atau Eropa? Pertanyaan ini memang tidak punya jawaban sesederhana “yang satu murah, yang satu mahal”. Mobil Jepang dan Eropa punya karakter engineering, teknologi, pilihan mesin, hingga sistem perawatan yang berbeda. Bahkan, dua mobil dari negara
Kebakaran mobil mungkin terdengar seperti kejadian yang jarang terjadi. Namun, ketika api sudah muncul di ruang mesin atau kabin, situasinya bisa berkembang sangat cepat. Salah satu penyebab yang perlu diwaspadai adalah masalah pada sistem kelistrikan. Otofriends mungkin pernah mendengar istilah “korsleting” ketika membahas mobil yang terbakar. Tetapi perlu diluruskan, tidak semua kebakaran kendaraan disebabkan korsleting.
Buat Otofriends yang setiap hari membawa mobil untuk bekerja, antar anak sekolah, atau sekadar parkir di area terbuka, terpapar matahari mungkin sudah menjadi hal biasa. Masalahnya, cat mobil sebenarnya tidak benar-benar “kebal” terhadap kondisi tersebut. Paparan sinar matahari, terutama radiasi ultraviolet (UV), panas, hujan, debu, kotoran burung, getah pohon, sampai kontaminan di jalan dapat memengaruhi
Kaca mobil yang terlihat kusam, penuh bercak putih, atau seperti memiliki lapisan buram tentu bikin tampilan kendaraan kurang sedap dipandang. Lebih dari itu, kondisi kaca yang tidak benar-benar bersih juga bisa mengganggu pandangan, terutama ketika terkena sinar matahari atau lampu kendaraan dari arah berlawanan. Masalah seperti ini sering disebut sebagai jamur kaca. Padahal, tidak semua
Hi Otofriends, salah satu kekhawatiran yang masih sering muncul ketika seseorang mulai mempertimbangkan mobil listrik adalah soal baterai. Wajar saja. Berbeda dengan mobil bensin yang lebih familiar dengan urusan mesin, mobil listrik sangat bergantung pada baterai bertegangan tinggi sebagai sumber energi utama. Ketika kapasitas baterai menurun, jarak tempuh yang bisa dicapai dalam satu kali pengisian
Hi Otofriends, kalau sedang berburu mobil bekas, salah satu pertanyaan yang sering muncul biasanya sederhana lebih enak merawat mobil Jepang atau Eropa? Pertanyaan ini memang tidak punya jawaban sesederhana “yang satu murah, yang satu mahal”. Mobil Jepang dan Eropa punya karakter engineering, teknologi, pilihan mesin, hingga sistem perawatan yang berbeda. Bahkan, dua mobil dari negara