
Kalau Otofriends sedang mencari SUV keluarga dengan teknologi elektrifikasi tetapi masih ingin fleksibilitas mesin bensin, DFSK E5 Plus bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk dilirik.
SUV ini hadir dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV. Artinya, E5 Plus menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem penggerak. Untuk perjalanan harian, mobil bisa memanfaatkan tenaga listrik, sementara mesin bensin memberikan fleksibilitas ketika digunakan untuk perjalanan lebih jauh.
Di Indonesia, DFSK E5 Plus diperkenalkan sebagai SUV premium urban dengan kapasitas enam penumpang dan konfigurasi captain seat. Model ini juga menjadi PHEV pertama DFSK di pasar Indonesia.
Lantas, apa saja yang ditawarkan SUV tersebut? Berikut spesifikasi DFSK E5 Plus yang perlu kamu ketahui.


Secara ukuran, DFSK E5 Plus masuk ke kategori SUV dengan dimensi yang cukup besar untuk kebutuhan keluarga.
Mobil ini memiliki panjang 4.760 mm, lebar 1.865 mm, tinggi 1.710 mm, serta wheelbase 2.785 mm.
Dengan konfigurasi tersebut, E5 Plus menawarkan ruang kabin yang dirancang untuk enam penumpang.
Salah satu pembeda E5 Plus adalah konfigurasi enam tempat duduk.
Baris keduanya menggunakan captain seat yang memberikan ruang lebih personal bagi penumpang. Konsep ini membuat akses menuju baris ketiga juga terasa berbeda dibanding SUV dengan konfigurasi tiga baris dan bangku baris kedua model bench.
Untuk keluarga yang sering bepergian bersama, konfigurasi tersebut menjadi salah satu daya tarik E5 Plus.

Jantung pacu DFSK E5 Plus menggabungkan mesin bensin 1.5 liter empat silinder dengan sistem elektrifikasi PHEV.
Mesin dengan kode H15R tersebut memiliki kapasitas 1.5 liter dan menghasilkan tenaga maksimum 68 kW atau sekitar 92 PS, dengan torsi maksimum 130 Nm.
Namun, angka tersebut bukan satu-satunya sumber tenaga.
E5 Plus juga dibekali motor listrik yang menghasilkan daya puncak 160 kW dengan torsi maksimum 280 Nm.
Tenaga dari sistem penggeraknya disalurkan melalui transmisi e-CVT.
Sistem ini membuat karakter berkendara E5 Plus berbeda dari SUV bermesin bensin konvensional. Motor listrik dapat memberikan respons tenaga yang cepat ketika mobil mulai bergerak, sementara mesin bensin memberikan dukungan untuk kebutuhan perjalanan yang lebih panjang.
DFSK sendiri mengusung konsep “Electric for Daily, Hybrid for Journey”, yaitu memanfaatkan tenaga listrik untuk aktivitas harian dan sistem hybrid ketika kendaraan digunakan untuk perjalanan lebih jauh.
Bagian menarik lainnya adalah kapasitas baterai.
DFSK E5 Plus menggunakan baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas 25 kWh.
Dengan baterai tersebut, E5 Plus diklaim mampu menempuh jarak hingga 140 km dalam mode listrik murni berdasarkan standar NEDC.
Angka ini cukup menarik untuk kebutuhan mobilitas harian. Jika jarak perjalanan kamu tidak terlalu jauh, penggunaan mesin bensin dapat diminimalkan dengan memanfaatkan mode listrik.
Untuk pengisian daya, E5 Plus mendukung AC charging menggunakan konektor Type 2.
Pengisian dari kondisi state of charge atau SOC 20 persen hingga 90 persen membutuhkan sekitar 3-4 jam.
Sementara itu, jika menggunakan DC charging dengan konektor CCS2, pengisian dari SOC 30 persen hingga 80 persen membutuhkan sekitar 20-28 menit sesuai data spesifikasi resmi DFSK.
Jadi, Otofriends tidak harus selalu mengandalkan pengisian daya di rumah ketika sedang melakukan perjalanan jauh.
Salah satu angka yang paling menarik dari E5 Plus adalah jarak tempuh gabungannya.
DFSK mengklaim E5 Plus mampu mencapai combined range hingga 1.400 km berdasarkan standar NEDC.
Angka tersebut merupakan kombinasi kemampuan sistem listrik dan mesin bensin, bukan berarti mobil dapat menempuh 1.400 km hanya menggunakan baterai.
Tangki bahan bakarnya memiliki kapasitas 60 liter, sehingga ketika baterai dan mesin bensin dimanfaatkan secara bersamaan, mobil memiliki fleksibilitas lebih untuk perjalanan panjang.
Otofriends tetap perlu memahami bahwa jarak tempuh aktual bisa berbeda dari angka pengujian. Gaya mengemudi, kondisi lalu lintas, kecepatan, beban kendaraan, penggunaan AC dan kondisi jalan dapat memengaruhi konsumsi energi maupun bahan bakar.

Untuk menunjang kenyamanan, DFSK E5 Plus menggunakan suspensi depan MacPherson independent dengan Frequency Selective Damping atau FSD.
Di bagian belakang, digunakan multi-link independent suspension yang juga dilengkapi teknologi FSD.
Teknologi FSD tersebut dirancang untuk menyesuaikan karakter redaman suspensi terhadap kondisi jalan sehingga kendaraan tetap nyaman tetapi tidak mengorbankan pengendalian.
E5 Plus menggunakan roda berukuran 19 inci dengan ban 235/50 R19.
Kombinasi tersebut memberikan tampilan yang cukup proporsional dengan dimensi bodinya sekaligus mendukung karakter SUV premium yang ingin ditawarkan DFSK.
Untuk sistem pengereman, bagian depan menggunakan ventilated disc, sementara rem belakang menggunakan disc brake.
Dari sisi eksterior, E5 Plus sudah membawa berbagai fitur yang cukup lengkap.
Lampu depan dan lampu belakang menggunakan LED. Mobil ini juga memiliki auto headlamp, panoramic roof, sunroof, roof rail dan shark fin antenna.
Bagian belakang menggunakan electric tailgate sehingga pintu bagasi dapat dibuka dan ditutup secara elektrik.
Fitur tersebut cukup membantu ketika kedua tangan Otofriends sedang membawa barang belanjaan atau perlengkapan keluarga.

Masuk ke interior, E5 Plus membawa pendekatan yang cukup modern.
Panel instrumen menggunakan layar 8,8 inci, sementara layar utama di bagian tengah berukuran 15,6 inci dan menggunakan platform Snapdragon 8155.
Sistem infotainment tersebut sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.
DFSK juga memasang 13 speaker untuk sistem audio di dalam kabin.

Salah satu fitur yang cukup menarik adalah ventilasi kursi.
Fitur ventilasi tersedia pada baris pertama dan kedua. Kursi pengemudi memiliki pengaturan elektrik enam arah, sedangkan kursi penumpang depan memiliki pengaturan empat arah.
Baris kedua juga memiliki pengaturan elektrik empat arah untuk masing-masing kursi.
Untuk menjaga kualitas udara, E5 Plus dibekali PM2.5 air filter dan intelligent air purification system dengan negative ion generator.
DFSK E5 Plus tidak hanya mengandalkan dimensi besar dan teknologi PHEV.
Fitur keselamatannya juga cukup lengkap.
Beberapa fitur yang tersedia antara lain Forward Collision Warning (FCW), Lane Departure Warning (LDW), Rear Collision Warning (RCW), Door Open Warning (DOW), Front Cross Traffic Alert (FCTA), TPMS, parking sensor dan rear parking camera.
Ada pula Around View Monitor dengan kamera 3D HD yang menampilkan pandangan sekitar kendaraan.
Untuk membantu pengemudi, DFSK juga menyediakan sistem perintah suara SERA Voice Assistant dan konektivitas DFSK Connect.
Salah satu fitur yang semakin sering ditemukan pada kendaraan elektrifikasi adalah Vehicle-to-Load atau V2L.
Fitur ini memungkinkan energi dari baterai kendaraan digunakan untuk menyalakan perangkat listrik dari luar mobil.
Pada E5 Plus, kemampuan V2L mencapai 3,3 kW.
Artinya, energi dari kendaraan bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas seperti menyalakan perangkat elektronik ketika camping atau kegiatan outdoor lainnya.
DFSK bahkan memperlihatkan penggunaan V2L secara langsung dalam rangkaian Media Journey Jakarta-Bali pada September 2026.
Saat ini DFSK Indonesia mencantumkan E5 Plus Ultra+ dengan harga Rp499 juta OTR Jakarta.
Sebelumnya, ketika diluncurkan di GIIAS 2026, DFSK memberikan harga spesial Rp479 juta OTR Jakarta yang berlaku selama periode GIIAS 30 Juli-9 Agustus 2026. Jadi, Otofriends perlu memperhatikan periode harga dan promo yang berlaku ketika hendak membeli.
Dengan kombinasi mesin bensin 1.5 liter, motor listrik 160 kW, baterai LFP 25 kWh dan kemampuan berkendara listrik hingga 140 km berdasarkan NEDC, DFSK E5 Plus menawarkan pendekatan berbeda untuk SUV keluarga.
Mobil ini tidak sepenuhnya bergantung pada charging seperti mobil listrik murni. Di sisi lain, penggunaan tenaga listrik untuk aktivitas harian membuat karakter PHEV-nya cukup menarik bagi konsumen yang ingin mulai beralih ke elektrifikasi tetapi masih membutuhkan fleksibilitas mesin bensin.
Dengan kapasitas enam penumpang, captain seat, panoramic roof, layar 15,6 inci, fitur ADAS, V2L 3,3 kW hingga klaim combined range 1.400 km, E5 Plus memang tidak hanya mengandalkan teknologi PHEV.
Namun, seperti biasa, Otofriends sebaiknya melakukan test drive dan memastikan kebutuhan penggunaan sehari-hari sebelum membeli. Terutama soal akses charging, jarak tempuh harian, kapasitas kabin, jaringan servis, serta biaya kepemilikan dalam jangka panjang.
Bagikan
