
Kalau ada yang tanya, mobil bekas 30 jutaan yang layak dan menguntungkan, kira-kira apa pilihannya?
Tentu saja ini pertanyaan yang tidak mudah untuk dijawab. Soalnya, kata layak, sifatnya subyektif banget. Tergantung selera masing-masing calon pembeli.
Yang harus dipahami, dengan anggaran 30 jutaan, kita hanya punya pilihan mobil-mobil dengan usia cukup tua atau di atas 20 tahun. Malah bisa lebih.
Dengan usia seperti itu, tentu ada ada kondisi-kondisi yang harus dimaklumi. Misal mobil butuh perawatan ekstra atau performanya sudah sangat terbatas.
Nah, apa saja mobil bekas 30 jutaan yang layak? Sebelum kami berikan pilihan, simak juga beberapa faktanya:

Sumber: BFI Finance
Mobil-mobil yang usianya lebih dari 10 tahun, pasti butuh perawatan ekstra, karena biasanya kondisi komponennya rata-rata sudah aus dan butuh penggantian.
Karena itu, kita jangan terpaku pada anggaran untuk beli mobil saja. Siapkan juga dana cadangan.
Dana semacam ini akan dipakai untuk servis awal sebelum mobil dipakai. Bisa juga untuk jadi cadangan dana, kalau sewaktu-waktu butuh pergantian spare part mendadak.
Berapa jumlahnya? Tergantung jenis mobil dan kondisinya. Amannya sih, sekitar 20 persen sampai 30 persen dari harga beli mobil, atau antara Rp5 juta sampai Rp10 juta.

Mencari mobil bekas dengan harga Rp30 jutaan, boleh dibilang tidak terlalu sulit. Ada saja yang menyediakannya, terutama di pedagang perorangan.
Tetapi sebaiknya kita tidak terpaku pada anggaran yang disiapkan saja. Jenis dan model mobil, harus sudah ditetapkan sejak awal.
Dengan menetapkan jenis mobil yang diincar, kita akan punya banyak informasi soal kelebihan dan kekurangannya. Bahkan kita bisa bergabung dengan komunitas pemilik mobil tersebut untuk berdiskusi agar lebih paham isu-isu di dalamnya.
Di Indonesia umumnya mobil bekas yang populer adalah merek-merek asal Jepang, seperti Toyota, Daihatsu, Honda, atau Suzuki.
Salah satu faktornya adalah karena populasi mobil-mobil ini cukup besar. Komunitasnya juga banyak. Perawatan nantinya juga menjadi makin mudah.

Sumber: OLX
Dua hal ini boleh dibilang jadi hal penting kalau Otofriends berniat beli mobil bekas 30 jutaan yang layak.
Karena faktanya, mobil-mobil yang sudah cukup berusia, biasanya juga akan sulit mencari tempat servis yang bisa menangani.
Begitu juga soal spare part. Umumnya sudah tidak diproduksi atau jarang substitusinya dengan merek lain.
Salah satu cara untuk mengantisipasi persoalan spare part adalah dengan membeli mobil yang populer dan angka penjualannya tinggi.
Biasanya, mobil semacam ini tidak ada masalah dengan servis dan spare part.

Toyota Soluna (2001) harga Rp30 juta-Rp40 juta
Toyota Corona (1989) harga Rp25 juta-Rp35 juta
Suzuki Esteem (2000) harga Rp 25 juta-Rp33 juta
Honda Accord (2000) harga Rp38 juta-Rp55 juta
Hyundai Accent (1999) harga Rp25 juta-Rp35 juta.
Toyota Corolla (1990) harga Rp25 juta-Rp45 jtua.
Peugeot 306 STMT (2000) harga Rp25 juta-Rp45 juta
Suzuki Baleno (2001) harga Rp35 juta-Rp50 juta
Suzuki Carry (1995) harga Rp20 juta-Rp32 juta
Daihatsu Feroza (2005) harga Rp35 juta-Rp65 juta
Suzuki Futura (1996) harga Rp25 juta- Rp38 juta
Toyota Kijang Super (1998) harga Rp35 juta-Rp52 juta.
Daihatsu Espass (1998) harga Rp20 juta-Rp33 juta.
Suzuki Katana (2001) harga Rp35 juta-Rp40 juta.
Daihatsu Feroza (1994) harga Rp30 juta-Rp45 juta
Daihatsu Taruna FGX (2005) harga Rp30 juta-Rp44 juta
Suzuki Karimun (2005) harga Rp35 juta-Rp60 juta
Daihatsu Ceria KL (2002) harga Rp23 juta- Rp30,5 juta

Sumber: Modifikasi.co.id
Sebenarnya tidak ada patokan pasti, mobil tua yang bertransmisi tertentu akan lebih baik. Baik itu matic maupun manual.
Namun faktanya setiap transmisi punya usia pakainya masing-masing. Dan sejauh ini, transmisi manual lebih panjang usia pakainya dan memang relatif lebih tangguh.
Apalagi seiring usia kendaaraan dan pemakaian, risiko kerusakan transmisi matic juga semakin besar.
Kalau Otofriends ingin melakukan pengecekan transmisi mobil bekas, pilihan terbaik tentu saja menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dengan prosedur inspeksi mobil di lebih dari 150 titik dan dilakukan inspektor profesional, hasilnya tentu akan optimal.
Mobil bekas juga bakal semakin oke, kalau dilengkapi pula dengan garansi mobil bekas. Segala kerusakan mesin dan transmisi, bakal dijamin perbaikannya.
Bagikan
