Setir Mobil Bergetar Saat Injak Rem di Kecepatan Tinggi? Ini 7 Penyebab yang Jangan Kamu Abaikan!

Oktober 11, 2026
By Getan Metodius
Setir Mobil Bergetar Saat Injak Rem di Kecepatan Tinggi? Ini 7 Penyebab yang Jangan Kamu Abaikan!-otospector

Pernah merasakan setir tiba-tiba bergetar ketika kamu menginjak rem saat melaju di jalan tol? Awalnya mungkin hanya terasa sedikit, tetapi semakin keras pengereman dilakukan, getarannya justru semakin kuat.

Situasi seperti ini tentu bikin khawatir, apalagi ketika kamu sedang berkendara dengan kecepatan tinggi bersama keluarga. Pertanyaannya, apakah kondisi tersebut masih wajar atau justru menjadi tanda adanya masalah pada mobil?

Otofriends, setir yang bergetar saat pengereman bukanlah kondisi yang sebaiknya dianggap sepele. Penyebabnya memang bisa berasal dari piringan rem yang permukaannya tidak rata, tetapi masalah pada kaliper, ban, roda, hingga komponen kaki-kaki juga dapat memicu gejala serupa.

Supaya kamu tidak salah menebak penyebabnya, yuk kenali beberapa kemungkinan berikut beserta langkah penanganan yang tepat!

Mengapa Setir Mobil Bergetar Saat Menginjak Rem?

Rem Mobil Terkunci

Ketika pedal rem diinjak, kampas rem menjepit piringan rem atau cakram untuk memperlambat putaran roda. Proses tersebut menghasilkan gaya gesek yang membantu kendaraan berhenti.

Jika permukaan piringan rem tidak rata atau gaya pengereman pada roda tidak konsisten, getaran bisa muncul dan merambat melalui sistem suspensi serta kemudi hingga terasa di setir.

Getaran sering lebih mudah dirasakan ketika mobil melambat dari kecepatan tinggi karena perubahan gaya pengereman menjadi lebih terasa. Dalam istilah teknis, kondisi ini kerap disebut brake judder.

Namun, Otofriends perlu memahami bahwa tidak semua getaran berarti piringan rem benar-benar bengkok. Perbedaan ketebalan piringan, variasi permukaan akibat endapan material kampas, dan penyimpangan putaran piringan juga bisa menjadi penyebabnya.

Jasa Inspeksi mobil bekas otospector
Jasa Inspeksi mobil bekas otospector

7 Penyebab Setir Mobil Bergetar Saat Injak Rem di Kecepatan Tinggi

1. Permukaan Piringan Rem Tidak Rata

Cakupan Garansi Mobil Bekas

Ini merupakan salah satu penyebab utama getaran yang muncul ketika melakukan pengereman dari kecepatan tinggi.

Piringan rem bekerja bersama kampas untuk menghasilkan gesekan. Jika ketebalannya berbeda di beberapa bagian atau terdapat endapan material kampas yang tidak merata, gaya pengereman dapat berubah setiap kali piringan berputar.

Akibatnya, kamu mungkin merasakan setir berdenyut atau bergetar ketika pedal rem diinjak. Pada kondisi tertentu, pedal rem juga terasa berdenyut.

Masalah ini sering disebut piringan rem bengkok. Padahal, secara teknis, penyebabnya bisa berupa disc thickness variation atau perbedaan ketebalan piringan, maupun lateral runout, yaitu penyimpangan putaran piringan dari posisi ideal.

Apa solusinya?

Bengkel perlu mengukur ketebalan dan penyimpangan putaran piringan rem. Piringan mungkin masih bisa dibubut apabila diizinkan oleh spesifikasi kendaraan dan ketebalannya tetap memenuhi batas minimum. Jika sudah terlalu tipis atau rusak, penggantian menjadi pilihan yang lebih tepat.

Baca juga: Jangan Sampai Rusaknya Merembet, Begini Cara Cek Kerusakan Engine Mounting

2. Kampas Rem Aus atau Ausnya Tidak Merata

Selain piringan rem, kondisi kampas juga perlu diperhatikan. Kampas yang sudah menipis atau aus secara tidak merata dapat membuat proses pengereman kurang konsisten.

Misalnya, salah satu sisi kampas lebih cepat habis daripada sisi lainnya. Kondisi ini bisa berkaitan dengan kaliper yang tidak bergerak dengan baik, pin geser macet, atau tekanan pengereman yang tidak merata.

Jika dibiarkan, keausan tersebut dapat memengaruhi permukaan piringan dan membuat getaran semakin terasa.

Perhatikan juga jika muncul suara berdecit atau gesekan logam saat mengerem. Suara tersebut bisa menjadi tanda kampas perlu diperiksa.

Jangan hanya mengganti kampas tanpa mencari penyebab keausannya. Jika masalah pada kaliper atau piringan tetap ada, kampas baru pun berpotensi mengalami keausan tidak merata.

3. Kaliper Rem Macet

kaliper rem mobil

Kaliper merupakan komponen yang menekan kampas rem ke piringan. Agar bekerja dengan baik, piston dan mekanisme gesernya harus bergerak sesuai desain.

Ketika piston atau pin geser macet, kampas bisa terus bergesekan dengan piringan meskipun pedal rem tidak diinjak. Gesekan berlebihan menghasilkan panas yang dapat mempercepat keausan dan memicu perubahan permukaan piringan.

Gejala yang mungkin muncul antara lain setir bergetar saat mengerem, mobil cenderung menarik ke satu sisi, bau hangus dari area roda, atau salah satu roda terasa jauh lebih panas.

Jika muncul bau terbakar atau asap dari roda, jangan menyentuh komponen rem karena suhunya bisa sangat tinggi. Berhenti di tempat aman dan minta bantuan profesional.

4. Baut Roda Tidak Dikencangkan dengan Tepat

Otofriends mungkin tidak menyangka bahwa pemasangan roda juga bisa memengaruhi getaran saat pengereman.

Baut roda yang tidak dikencangkan sesuai spesifikasi atau memiliki kekencangan tidak merata dapat membuat roda tidak terpasang dengan benar. Dalam kondisi tertentu, masalah pada permukaan dudukan roda dan pemasangan piringan juga bisa menimbulkan penyimpangan putaran.

Karena itu, gejala getaran yang muncul setelah penggantian ban, servis rem, atau pelepasan roda sebaiknya segera diperiksa.

Pengencangan baut roda perlu mengikuti urutan dan torsi yang ditentukan pabrikan. Mengencangkan baut sekuat mungkin tanpa alat yang sesuai bukanlah solusi yang tepat.

Jika kamu merasa roda bergoyang, terdengar bunyi tidak normal, atau mobil terasa tidak stabil setelah servis, hindari melanjutkan perjalanan jauh sebelum pemasangannya dipastikan aman.

5. Komponen Kaki-Kaki dan Sistem Kemudi Aus

Harga Perbaikan Kaki - Kaki Mobil

Tidak semua getaran berasal langsung dari sistem rem. Komponen kaki-kaki yang sudah aus juga bisa membuat setir bergetar ketika mobil mengalami perlambatan.

Beberapa komponen yang perlu diperiksa meliputi:

  • Tie rod: berperan menghubungkan sistem kemudi dengan roda. Keausan dapat menimbulkan kelonggaran pada kemudi.
  • Ball joint: menghubungkan komponen suspensi dan memungkinkan pergerakan roda sesuai desain.
  • Bushing arm: membantu meredam getaran sekaligus menjaga posisi komponen suspensi.
  • Bantalan roda: jika aus atau mengalami kelonggaran, dapat memengaruhi kestabilan roda.

Ketika rem diinjak, bobot kendaraan berpindah ke depan sehingga beban pada suspensi ikut berubah. Komponen yang sudah longgar bisa menunjukkan gejala lebih jelas dalam kondisi tersebut.

Biasanya, masalah kaki-kaki juga dapat disertai bunyi gluduk, kemudi terasa kurang presisi, atau mobil tidak stabil saat melewati jalan bergelombang.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

6. Ban Bermasalah atau Roda Tidak Seimbang

Kaki-kaki Mobil FWD Sering Rusak

Ban yang tidak seimbang umumnya menyebabkan setir bergetar ketika mobil mencapai rentang kecepatan tertentu, bahkan saat pedal rem tidak diinjak.

Namun, ketika ada masalah pada ban atau roda bersamaan dengan gangguan pengereman, getarannya bisa terasa lebih kuat saat mobil melambat.

Periksa kondisi ban dari luar. Apakah ada benjolan, keausan tidak merata, tekanan angin yang tidak sesuai, atau kerusakan setelah menghantam lubang?

Roda yang penyok juga bisa menimbulkan getaran, sedangkan ban dengan kerusakan struktur berpotensi membahayakan keselamatan.

Jika getaran muncul saat mobil melaju dan tetap terasa ketika kamu tidak mengerem, pemeriksaan keseimbangan roda, kondisi ban, dan pelek perlu menjadi bagian dari diagnosis.

7. Piringan Rem Mengalami Panas Berlebihan

Pengereman berulang dari kecepatan tinggi menghasilkan panas pada sistem rem. Situasi ini bisa terjadi ketika mobil sering melakukan pengereman keras atau melintasi jalan menurun panjang.

Jika panas berlebihan terjadi berulang kali, permukaan piringan dan lapisan material kampas dapat mengalami perubahan yang mengganggu konsistensi gesekan.

Akibatnya, getaran bisa muncul saat pedal rem diinjak. Kaliper yang macet juga dapat memperparah masalah karena kampas terus bergesekan dengan piringan.

Untuk mengurangi risiko, hindari kebiasaan mengerem keras secara berulang jika tidak diperlukan. Saat melewati turunan panjang, gunakan gigi yang sesuai untuk membantu mengendalikan kecepatan sehingga beban pengereman tidak terus-menerus bertumpu pada rem.

Meski begitu, jangan menyimpulkan piringan rusak hanya karena mobil baru saja melewati turunan. Pemeriksaan tetap diperlukan untuk memastikan sumber getaran.

Baca juga: Toyota Paling Oke, Ini 5 Sedan Mewah Bekas 100 Jutaan yang Gampang Perawatannya

Bagaimana Membedakan Getaran Akibat Rem dan Ban?

Anti Lock Brake System Pada Rem Mobil

Supaya lebih mudah mengenali gejalanya, kamu bisa memperhatikan kapan getaran muncul.

  • Setir bergetar terutama saat pedal rem diinjak: masalah piringan, kampas, kaliper, atau komponen suspensi perlu diperiksa terlebih dahulu.
  • Setir bergetar ketika melaju meski tidak mengerem: keseimbangan roda, kondisi ban, dan pelek perlu diperiksa.
  • Mobil menarik ke satu sisi saat pengereman: kemungkinan ada perbedaan gaya pengereman, masalah kaliper, tekanan ban, atau gangguan suspensi.
  • Pedal rem terasa berdenyut bersamaan dengan getaran: kondisi piringan rem dan sistem pengereman perlu diperiksa lebih lanjut.

Pola tersebut hanya membantu mempersempit kemungkinan penyebab, bukan memastikan diagnosis. Beberapa masalah dapat terjadi secara bersamaan, sehingga pemeriksaan langsung tetap diperlukan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Setir Bergetar Saat Mengerem?

Jika getaran muncul saat kamu sedang berkendara, jangan melakukan pengereman mendadak hanya untuk menguji sumber masalahnya.

Kurangi kecepatan secara bertahap, jaga jarak dengan kendaraan di depan, dan cari tempat aman untuk berhenti. Jika setir bergetar hebat, mobil sulit dikendalikan, rem terasa melemah, atau kendaraan menarik tajam ke satu sisi, jangan lanjutkan perjalanan. Hubungi layanan bantuan atau derek untuk membawa mobil ke bengkel.

Saat pemeriksaan, minta teknisi mengecek kondisi kampas dan piringan rem, kaliper, kekencangan roda, bantalan roda, serta komponen suspensi dan kemudi. Pengukuran ketebalan dan penyimpangan putaran piringan lebih akurat daripada hanya melihat permukaannya.

Hindari langsung mengganti semua komponen tanpa diagnosis. Penanganan yang tepat harus berdasarkan penyebab sebenarnya dan spesifikasi kendaraan.

Otofriends, setir bergetar saat pengereman bukan gejala yang sebaiknya dibiarkan, terutama jika terjadi ketika mobil melaju kencang. Penyebabnya bisa berupa piringan rem yang tidak rata, kampas aus, kaliper macet, pemasangan roda yang tidak tepat, hingga masalah ban dan kaki-kaki.

Semakin cepat sumber masalah diketahui, semakin besar peluang kamu mencegah kerusakan lanjutan. Jangan menunggu sampai getaran semakin parah atau kemampuan pengereman terganggu.

Ingat, rem dan kemudi merupakan bagian penting dari keselamatan berkendara. Jika muncul gejala yang tidak biasa, utamakan pemeriksaan di bengkel sebelum kembali melakukan perjalanan jauh.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Seken Tapi Masih Bergengsi, Ini BMW Bekas Di Bawah 100 Juta

Mei 13, 2026
Di kalangan penggemar mobil-mobil dengan brand premium, nama BMW tentu punya tempat tersendiri.   Dengan produk-produknya yang sudah melegenda, BMW dikenal selalu mampu memberikan yang terbaik kepada para penggemarnya; baik dari sisi desain, performa, teknologi, kualitas produk, dll. Tak heran, kalau BMW dalam kondisi bekas sekalipun masih dicari, karena dianggap masih punya kualitas dan gengsi
Baca Lebih Lanjut

Selain Tahun 2003 Ini Deretan Avanza Paling Tahan Banting

Mei 12, 2026
Kalau bicara soal mobil, siapa yang tidak tahu dengan mobil keluarga terfavorit di Indonesia? Sejak pertama kali hadir dan muncul di pasaran pada tahun 2003, mobil ini langsung diberi julukan sebagai mobil “sejuta umat”.  Julukan ini tidak hanya semata-mata sebagai nama julukan saja, sebab penjualan mobil Avanza yang kian meningkat dan melonjak tinggi ditambah dengan
Baca Lebih Lanjut

Jangan Dicuekin, Inilah Waktu Paling Pas Cek Filter AC Mobil

Mei 11, 2026
Sekilas kedengarannya kayak barang yang sepele, padahal fungsinya vital. Utamanya untuk menjaga kesehatan kita yang sehari-hari ada di kendaraan. Begitulah kira-kira peran filter AC di dalam mobil. Karena bendanya memang tidak terlihat langsung dan ada di dalam dashboard, kadang kita lupa untuk mengecek kondisinya; masih layak apa tidak. Padahal karena fungsinya yang vital itulah, mau
Baca Lebih Lanjut