Jangan Sampai Rusaknya Merembet, Begini Cara Cek Kerusakan Engine Mounting

Oktober 09, 2026
By Thomas W
Jangan Sampai Rusaknya Merembet, Begini Cara Cek Kerusakan Engine Mounting-otospector

Mengecek kerusakan engine mounting bisa kita lakukan sendiri, asalkan tahu langkah-langkah yang harus dilakukan dan komponen-komponen mana saja yang harus dicek.

Kerusakan pada engine mounting perlu diantisipasi sejak dini, karena peran komponen ini sangat vital dalam menahan posisi mesin dan meredam getaran.

Kalau engine mounting dibiarkan rusak atau aus, efeknya bisa merusak komponen-komponen lain, bahkan membahayakan keselamatan berkendara.

Cuma gara-gara engine mounting rusak, beberapa komponen seperti selang radiator, selang bahan bakar, kabel kelistrikan, kipas radiator, manifold knalpot, dll; bisa ikutan rusak. Jadi bisa dibayangkan, berapa kerugiannya.

Yuk, kita pelan-pelan kita pahami cara mengecek kerusakan engine mounting dari fakta-fakta ini.

Cek kerusakan engine mounting

Sumber: Loyal Parts

#1: Ciri-ciri Utama Engine Mounting Rusak

Engine mounting yang rusak atau mulai bermasalh umumnya bisa dirasakan dari getaran, bunyi, sampai perubahan respons saat mengemudi.

  • Ada Getaran Berlebihan

Ada getaran berlebih yang dirasakan sampai ke dalam kabin. Getaran ini terasa di setir, dashboard, tuas, transmisi, sampai ke tempat duduk; saat mesin sedang stasioner. Getaran semakin hebat pada saat kompresor AC menyala.

  • Bunyi Mirip Benturan

Bunyi muncul saat kendaraan berakselerasi atau mengerem. Bunyinya seperti “blek-blek”, dari balik kap mesin saat digas atau rem mendadak. Benturan juga terasa saat mobil melewati jalan yang tidak rata.

  • Ada Entakan Saat Pindah Gigi

Entakan terjadi saat perpindahan transmisi. Di mobil matic, terasanya saat perpindahan tuas dari P ke R, N ke D, dan sebaliknya. Sedangkan di mobil manual, entakan terjadi saat kopling dilepas setelah pindah gigi.

  • Mesin Bergerak Terlalu Jauh

Secara langsung bisa terlihat mesin miring ke salah satu sisi, bergeser dari posisi semestinya. Ketika mobil dihentak mendadak, mesin keliatan mengayun.

  • Terlihat Kerusakan Di Engine Mounting

Bentuk kerusakan bisa terlihat dari karet yang retak, getas, atau malah lepas. Khusus untuk engine mounting tipe hidrolis, ada rembesan oli di sekitar dudukan mounting.

Jasa Inspeksi mobil bekas otospector
Jasa Inspeksi mobil bekas otospector

#2: Cara Mengecek Kerusakan

  • Uji Getaran Kabin

Pengecekan yang paling mudah adalah uji getaran kabin. Dalam kondisi mesin stasioner, rasakan getaran yang merambat ke dalam kabin. Kalau AC dinyalakan dan getaran bertambah hebat, artinya memang positif terjadi kerusakan.

  • Uji Beban Mesin

Tes ini butuh seseorang yang mengamati pergerakan mesin. Caranya dengan memasukkan gigi dan injak gas, tetapi mobil ditahan dengan rem tangan. Jika mesin terlihat bergerak miring berlebihan saat gas dientak, maka mounting ada masalah.

  • Pengecekan Fisik Engine Mounting

Cek kondisi karet pada tiap bracket, apakah ada pecah-pecah. Khusus untuk mounting tipe hidrolis, amati apakah ada rembesan oli di sekitar rumah mounting.

  • Dudukan Mesin Didongkrak

Dongkrak kendaraan dan tempatkan papan kayu di bawah bak oli mesin. Perhatikan, apakah jarak mounting bergeser jauh secara tidak wajar atau karet sudah terlepas dari pelat besinya.

Cek kerusakan engine mounting

Sumber: Gridoto

Baca juga: Kenali Gejala Engine Knocking dan Risikonya Kalau Dibiarkan

#3: Usia Pakai Engine Mounting dan Penyebab Kerusakannya

Usia pakai engine mounting sebenarnya sangat beragam, tergantung pada pemakaian. Namun pada umumnya ada di kisaran 50.000 km sampai 100.000 km atau sekitar 3 tahun hingga 5 tahun.

Namun harus diingat, daya tahan komponen ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti jenis bahannya, kondisi jalan yang dilalui, serta gaya mengemudi.

Engine mounting tipe karet biasa, pada umumnya lebih awet dibanding tipe hidrolik.

Ada beberapa faktor yang mempercepat kerusakan engine mounting:

  • Sering melewati jalan rusak atau polisi tidur
  • Gaya mengemudi agresif
  • Karet pada mounting terkena panas atau tumpahan oli
  • Membiarkan salah satu mounting rusak, sehingga merembet ke yang lain.
Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Membedakan Engine Mounting Original dengan KW

Karena termasuk komponen yang sering diganti, di pasaran juga beredar engine mounting versi KW alias palsu atau imitasi.

Agar Otofriends tidak terjebak membeli barang tiruan, sebaiknya perhatikan dengan cermat kondisi engine mounting yang hendak dibeli.

Beberapa aspek yang harus diperhatikan:

  • Karakteristik karet: karet versi original terasa kenyal, elastis dan lentur sehingga bisa menyerap getaran frekuensi tinggi dari mesin. Sedangkan yang palsu, terasa keras dan kaku.
  • Finishing sambungan kurang rapi: sambungan karet, cetakan besi, dan cat anti karat terlihat rapi. Sementara pada versi KW, terasa kasar dan tidak rapi.
  • Part number dan logo terlihat jelas: barang orisinil akan jelas terlihat logo pabrikan, serta part numbernya. Sementara versi KW akan polos atau tidak jelas.
  • Perbedaan harga: engine mounting orisinil punya harga yang standar dan dijual di dealer resmi. Sementara yang versi KW dijual hanya sekitar setengah atau sepertiga dari versi aslinya.
Cek kerusakan engine mounting

Sumber: Cintamobil

Baca juga: Awas Mogok Di Jalan! Yuk, Perhatikan Tanda-tanda Dinamo Ampere Bermasalah

Kalau Otofriends ingin memastikan mobil bekas yang akan dibeli ada kerusakan pada engine knocking, segera kontak jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan pemeriksaan yang mendalam dan dilakukan tenaga profesional, Otofriends akan mendapat gambaran menyeluruh tentang kondisi komponen dari mobil yang akan dibeli.

Mobil bekas akan semakin oke, kalau ada garansi mobil bekas dari Otospector. Segala kerusakan mesin dan transmisi yang terjadi selama periode garansi, akan dijamin perbaikannya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mobil Bekas Eropa Di Bawah 100 Juta, Keren Tapi Harus Paham Cara Mainnya!

September 16, 2026
Melihat mobil bekas Eropa di bawah 100 juta dijual di showroom atau pedagang, wajar kalau calon pembeli jadi tergiur. Bayangin, merek-merek ternama dan legendaris kayak Mercedes-Benz, BMW, Volvo, dll; unit-unit bekasnya ditawarkan di harga yang rasanya terjangkau. Meski tahun produksinya tidak muda lagi, tetapi mobil-mobil itu masih terlihat keren. Tidak ketinggalan zaman. Dan terpenting, gengsinya
Baca Lebih Lanjut

City Car Bekas Terbaik 80-100 Jutaan, Pilihan Irit Buat Anak Muda dan First Buyer

September 14, 2026
Tak salah kalau ada yang bilang, memilih city car bekas terbaik 80-100 jutaan, butuh kesabaran dan kecermatan tersendiri. Sebabnya, karena memang pilihan merek dan model di segmen ini cukup banyak dan variatif. Bahkan hampir semua pabrikan otomotif terkemuka di Indonesia punya produk di andalannya di segmen yang persaingannya cukup ketat ini   Karena situasi itu,
Baca Lebih Lanjut

EPS Mobil Bekas Mulai Lemah? Kenali 7 Tandanya Sebelum Setir Mendadak Berat

September 14, 2026
Buat Otofriends yang sedang berburu mobil bekas, jangan cuma fokus mengecek mesin, transmisi, kaki-kaki, atau kondisi bodi. Ada satu sistem yang sering luput diperiksa, padahal berhubungan langsung dengan kenyamanan sekaligus kendali kendaraan, yaitu Electric Power Steering (EPS). Berbeda dengan power steering hidraulis yang menggunakan pompa dan fluida, EPS memanfaatkan motor listrik untuk membantu pengemudi memutar
Baca Lebih Lanjut