Pakai Ban Mobil Beda Merek? Boleh, Asalkan …

Oktober 09, 2024
By Thomas W
Pakai Ban Mobil Beda Merek? Boleh, Asalkan …-otospector

Idealnya, ban mobil yang kita pakai sehari-hari memang berasal dari satu merek dengan jenis yang sama pula.

Masalahnya, kadang ada kondisi yang tidak memungkinkan ban yang kita pakai sama. Kadang malah dari merek dan jenis yang sama sekali berbeda.

Apakah kondisi ini masih bisa ditoleransi?

Tentu saja ban masih bisa dipakai, tetapi ada beberapa syarat yang harus dipahami oleh Otofriends sekalian. Nih, kita kasih fakta-faktanya:

#1: Kenapa Ada Kemungkinan Ban Tidak Sama?

Kemungkinan ban tidak sama

Sumber: Kompas.com

Ada banyak kemungkinan ban mobil tidak berasal dari merek dan jenis yang sama.

Pertama-tama ketersediaan ban. Ada kalanya ban merek tertentu atau jenis tertentu, tidak tersedia di pasaran. Bisa karena tidak ada stok atau memang sudah tidak diproduksi lagi.

Faktor lain, soal ketersediaan dana. Ada sebagian pemilik mobil yang ketika membeli ban, sangat memperhitungkan harga. Bahkan mereka bisa beli ban bekas asalkan tapaknya masih bagus.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

#2: Apakah Boleh Memakai Ban Berbeda?

Memakai ban berbeda

Sumber: Horodisky Brothers & Co

Kalau memang terpaksa, tentu saja boleh. Hanya syaratnya, dalam satu poros yang sama, ban tidak boleh berbeda.

 “Disarankan untuk satu poros memakai ban yang sama, dengan ukuran, performa, dan tinggi kembangan yang sama. Hal ini berlaku juga untuk merek dan jenis kembangannya,” terang Zulpata Zainal, Proving Ground On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk, seperti dikutip Kompas.com

Baca juga: Oli Mesin Mobil Habis? Awas Komponen Ini Bisa Rusak!

#3: Pakai Ban Berbeda, Apa Efeknya?

Efek pakai ban beda

Sumber: Tokopedia

Menurut Zulpata, memakai ban dengan merek berbeda pada satu kendaraan di dalam satu poros, dampaknya signifikan terhadap performa dan keselamatan.

Keseragaman ban penting untuk mencegah perbedaan respons kendaraan ke kiri atau ke kanan. Risikonya keselamatan pengemudi dan penumpang.

Ban yang berbeda juga berpengaruh pada kestabilan kendaraan saat kecepatan tinggi atau manuver mendadak.

Dalam kondisi jalanan basah atau licin, kendaraan juga akan sulit dikendalikan. Karena masing-masing jenis ban sebenarnya punya tingkat cengkeraman, kekakuan, dan daya tahan berbeda.

#4: Ban Baru Sebaiknya Dipasang Di Poros Mana?

Ban baru dipasang di mana?

Sumber: Tyreplus-me

Kebanyakan orang mengira, ban baru harus dipasang di poros depan. Padahal anggapan itu tidak tepat.

Ban baru yang artinya tapaknya masih lebih bagus dan daya cengkeramnya optimal, jika dipasang di depan, maka ban belakang cenderung akan terpelintir (oversteer).

Dalam kondisi mobil sedang melaju, kondisi oversteer akan relatif sulit dikendalikan oleh pengemudi, ketimbang posisi ban depan yang melintir (understeer).

Baca juga: Apakah Fitur ABS Penting Untuk Mobil?

Cara memastikan fungsi rem pada mobil bekas

Boleh dibilang, rem adalah salah satu komponen paling vital dalam kendaraan. Karena itu, saat beli mobil bekas, harus dipastikan rem berfungsi dengan baik.

Untuk pemeriksaan performa dan fungsi rem saat membeli mobil bekas, jangan ragu untuk memanfaatkan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dilakukan oleh tenaga profesional dan terlatih, maka hasil inspeksi mobil akan bisa memberi gambaran menyeluruh tentang kondisi sebuah mobil bekas.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Rem Mobil Bunyi Mencicit dan Pedal Mengocok Saat Diinjak? Jangan Tunggu Sampai Terlambat!

Agustus 30, 2026
Otofriends, suara mencicit dari mobil saat menginjak pedal rem memang bisa membuat perjalanan terasa tidak nyaman. Apalagi jika bunyi tersebut muncul bersamaan dengan getaran atau sensasi seperti pedal rem “mengocok” di kaki. Awalnya mungkin kamu menganggap masalah ini sepele. “Paling cuma kampas rem kotor.” “Nanti juga hilang sendiri.” “Atau mungkin habis kehujanan.” Memang, tidak semua
Baca Lebih Lanjut

Jangan Anggap Sepele! Bahaya Kebocoran Oli Tipis di Blok Mesin yang Bisa Berujung Mesin Rusak

Agustus 30, 2026
Otofriends, pernah membuka kap mesin lalu melihat bagian blok mesin terlihat basah dan sedikit kotor oleh oli? Atau mungkin belum ada tetesan oli yang sampai membuat lantai garasi kotor, tetapi di area sambungan mesin sudah terlihat rembesan tipis? Banyak pemilik mobil menganggap kondisi tersebut bukan masalah serius. “Ah, cuma rembes sedikit.” “Belum sampai netes, nanti
Baca Lebih Lanjut

Penyebab Mobil Matic Telat Respons “Nggerung” Saat Masuk Gigi D

Agustus 30, 2026
Otofriends, pernah mengalami kondisi ketika tuas transmisi mobil sudah dipindahkan ke posisi D, tetapi mobil seperti butuh waktu sebelum akhirnya mulai berjalan? Atau yang lebih bikin khawatir, pedal gas sudah diinjak dan suara mesin mulai “nggerung”, RPM naik, tetapi mobil terasa lambat merespons? Kondisi seperti ini tentu membuat pengalaman berkendara menjadi tidak nyaman. Apalagi jika
Baca Lebih Lanjut