Download Aplikasi OTOS
Install

Jangan Dibeli Jika Melihat Altenator Mobil Rusak

Oktober 30, 2022
By Getan Metodius
Jangan Dibeli Jika Melihat Altenator Mobil Rusak-otospector

Dinamo ampere atau yang biasa disebut sebagai alternator merupakan salah satu komponen penting di dalam mobil. Alternator memiliki fungsi untuk menghasilkan arus listrik yang dapat digunakan oleh seluruh komponen mobil. Tidak hanya itu, alternator juga berfungsi untuk mengisi ulang aki sehingga daya aki tidak habis dan menjadi soak.

Mungkin selama ini Otofriends mengira bahwa listrik mobil berasal dari aki, bukan alternator. Hal itu tak sepenuhnya salah karena sebenarnya kedua komponen tersebut saling melengkapi. Tanpa alternator, aki mobil hanya bertahan beberapa menit saja. Sedangkan alternator tanpa aki tak akan bisa menyala dan menghasilkan arus listrik.

Karena perannya yang sangat penting, alternator mobil yang rusak bisa jadi masalah merepotkan. Jika Otofriends akan membeli mobil bekas, pastikan alternator mobil tersebut tidak rusak. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri alternator mobil rusak yang perlu Otofriends ketahui.

Ciri-ciri alternator mobil rusak atau melemah

#1: Tarikan Magnet Berkurang

magnet melemah pada altenator
Magnet Melemah Pada Altenator

Ciri alternator mobil rusak atau melemah yang paling jelas terlihat adalah saat tarikan magnet alternator mulai melemah. Otofriends bisa melakukan tes sederhana untuk mengetahui apakah alternator dalam kondisi baik atau tidak. Hal pertama yang perlu Otofriends lakukan adalah menyalakan mobil. Setelah itu, saat mobil masih dalam keadaan menyala, dekatkan besi pada alternator. Jika besi tersebut tertarik dengan kuat oleh magnet, maka alternator masih bagus. Namun jika tarikan magnet terasa lemah, berarti kondisi alternator mulai melemah.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Baca juga: Ini Dia 5 Indikasi Mobil Boros Bensin

#2: Lampu Indikator CHG Menyala

lampu indikator chg
Menyalanya Lampu CHG

Salah satu fungsi alternator adalah mengisi daya pada aki. Saat mesin mobil menyala dan alternator bekerja, maka aki akan secara otomatis terisi daya. Itulah mengapa aki bisa berumur panjang jika mobil rutin dinyalakan. Jika alternator mobil rusak atau mulai melemah, artinya arus listrik yang masuk ke dalam aki juga berkurang. Pada saat itulah indikator CHG akan menyala. Namun perlu Otofriends ketahui bahwa lampu indikator CHG yang menyala juga bisa menandakan ada masalah lain selain alternator.

#3: Terjadi Masalah Kelistrikan

terjadi masalah kelistrikan
Terjadi Masalah Kelistrikan Bertubi

Ciri alternator mobil rusak atau melemah yang selanjutnya adalah terjadi masalah kelistrikan. Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa fungsi alternator adalah menghasilkan arus listrik untuk seluruh komponen mobil. Maka jika alternator mulai melemah atau rusak, dapat dipastikan akan terjadi masalah yang berhubungan dengan kelistrikan seperti lampu sorot yang meredup, AC tidak terasa dingin, suara klakson melemah, dan juga starter mobil menjadi sulit. Jika mobil yang akan Otofriends beli memiliki masalah ini, patut dicurigai bahwa kondisi alternator mobil tersebut tidak bagus.

Masalah dan kerugian jika alternator mobil rusak atau melemah:

Ada beberapa masalah yang akan Otofriends dapatkan jika membeli mobil dengan alternator yang lemah atau rusak. Pertama, mobil akan mogok saat dikendarai, bahkan tidak bisa dinyalakan. Jika alternator rusak parah dan tidak bisa mengisi daya listrik pada aki, maka aki hanya bisa bertahan beberapa menit saja. Bahkan aki bisa saja kehilangan tegangan yang membuatnya tidak bisa menyala saat mobil distarter.

Kedua, Otofriends harus siap merogoh dompet cukup dalam untuk mengganti alternator karena harga alternator tidak murah. Harga alternator bervariasi mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 3.000.000. Tentunya ini akan sangat merugikan Otofriends. Pentingnya juga memilih aki mobil terbaik agar kelistrikan mobil tetap prima.

Membeli mobil bekas memang harus teliti. Otofriends harus benar-benar memeriksa seluruh komponen mobil dan memastikan semuanya dalam kondisi baik. Jika Otofriends merasa tidak bisa melakukan pemeriksaan tersebut, Otofriends tak perlu khawatir. Otofriends bisa membeli mobil bekas di dealer rekanan Otospector.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: 4 Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas Yang Sering Ditemui

Mobil bekas di dealer rekanan Otospector sudah memiliki sertifikat inspeksi dari Otospector. Mobil yang akan Otofriends dapatkan sudah dipastikan lulus inspeksi, bebas tabrakan besar, bebas terendam banjir, dan juga memiliki dokumen lengkap. Perlunya jasa inspeksi mobil bekas terpercaya agar bisa mendapatkan mobil bekas terbaik.

Bahkan Otofriends juga bisa mendapatkan garansi untuk 30 hari atau 1.500 KM. Jadi pastikan Otofriends membeli mobil bekas di tempat yang terpercaya seperti dealer rekanan Otospector. Jangan sampai Otofriends membeli mobil dalam kondisi yang tidak layak jual dan nantinya akan merugikan Otofriends sendiri.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Spesifikasi dan Harga VinFast VF 3, BEV Yang Asyik Gayanya Gesit Manuvernya  

Juni 16, 2026
Di antara sejumlah BEV compact, di kelas entry-level, dengan harga ekonomis yang masuk ke Indonesia, salah satu yang berhasil mencuri perhatian pasar adalah VinFast VF 3. Keunikan VF 3 sudah langsung terlihat dari tampilan luarnya yang berupa micro-SUV berdesain kotak. Yang jelas, tak banyak mobil dengan desain eksterior seperti ini di Indonesia. Dimensinya yang compact
Baca Lebih Lanjut

Sama-sama Busi, Tapi Antara Mobil ICE dengan Mobil Hybrid Banyak Bedanya  

Juni 13, 2026
Selain mobil berbahan bakar bensin dengan pembakaran dalam (internal combustion engine – ICE), saat ini kita juga mulai akrab dengan teknologi mobil hybrid dan mobil listrik. Di antara kedua mobil berteknologi terbaru itu, mobil hybrid-lah yang masih rada-rada mirip dengan mobil ICE. Soalnya keduanya sama-sama masih pakai mesin berbahan bakar bensin. Tapi sebenarnya kalau kita
Baca Lebih Lanjut

Sering Tak Disadari, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut