Rahasia Electric Power Steering Kenapa Mobil Modern Memilih Teknologi Ini?
September 08, 2025
By Getan Metodius
Hi otofriends, kamu seneng nyetir sendiri atau bawa mobil sendiri, nah kalau kamu lebih suka nyetir sendiri berarti kamu perlu tahu nih salah satu faktor orang suka nyetir atau mengemudi sendiri.
Faktor terbesarnya adalah dalam berkendara, setir mobil itu sudah dibenamkan teknologi Electric Power Steering. Terutama untuk mobil-mobil keluaran baru di atas tahun 2000 yah, kalau mobil sekarang sih udah pasti pakai EPS semua ya.
Perlu kamu ketahui bahwa teknologi otomotif sangat berkembang, dimana semakin fokus pada keamanan dan kenyamanan pengemudinya. Inovasi terkini yaitu Electric Power Steering atau disingkat EPS, sangat berperan pada teknologi otomotif dunia.
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id
Lebih dari sistem kemudi mobil.
Oke, Electric Power Steering (EPS) merupakan sistem kemudi mobil yang menggunakan dukungan listrik untuk mempermudah pengemudi ketika memutar setir. Beda nih sama sistem yang lama, dimana masih menggunakan tenaga hidrolik atau Hydraulic Power Steering, dimana EPS bekerja dengan motor listrik dan juga sensor elektronik.
Alhasil, kita sebagai pengemudi nih, gak perlu mengeluarkan banyak tenaga ketika memutar setir mobil, baik saat parkir atau juga bergerak atau manuver di jalanan yang terbilang sempit.
Selain bikin pengemudi gak perlu tenaga besar dan setir lebih ringan serta nyaman, EPS juga ada beberapa fungsi lain loh yang enggak dipunyai sistem kemudi konvensional:
Meningkatkan kenyamanan: Tentu ini akan meningkatan kita pengemudi bahkan pengemudi wanita pun merasakan manfaatnya, termasuk dalam kecepatan rendah dan kecepatan tinggi atau sedang memarkir kendaraan.
Bisa mengurangi beban mesin: Karena ini pakai motor listrik, jadi EPS enggak menjadi beban mesin secara langsung seperti sistem lama yaitu hidrolik.
Mendukung keselamatan: Dimana EPS ini juga sudah terintegrasi dengan sistem lain seperti ABS, ESC, dan juga fitur canggih lainnya fitur parkir otomatis.
Bisa hemat bensin: Tanpa adanya pompa hidrolik yang terus berputar, penggunaan bensin atau bahan bakar juga jadi lebih hemat.
Garansi Mobil Bekas Otospector
Gimana cara kerjanya?
EPS ini akan bekerja dengan melalui beberapa komponen utama, meliputi:
Sensor Torsi, yang akan mendeteksi gaya putar dari kita pengemudi ketika mutar setir.
Electronic Control Unit (ECU) yang merupakan otak dari sistem EPS yang akan memproses data dari sensor.
Motor Listrik yang akan ngasih tenaga tambahan sesuai instruksi utama dari ECU tadi.
Baterai dan Altenator, tentu ini akan jadi sumber tenaga listrik yang baik untuk motor EPS.
Saat kamu mengemudi memutar setir, sensor bakalan ngebaca seberapa besar tenaga yang dibutuhkan. ECU kemudian ngasih sinyal ke motor listrik untuk memberikan bantuan tambahan sesuai kekurangannya tadi.
Dan hasilnya setir pun terasa ringan ketika diperlukan, dan lebih berat saat kecepatan yang tinggi supaya lebih aman dan jaga kestabilan mobil.
Hemat Energi, dimana EPS akan bekerja ketika diperlukan, tidak seperti cara lama yang pompa olinya terus berputar dan tentu bikin konsumsi bbm jadi lebih efisien.
Perawatan Mudah, karena tidak ada oli power steering yang perlu diganti berkala, sehingga perawatan lebih rendah biaya.
Kenyamanan Mantap, tentu setir jadi sangat ringan saat bermanuver, tapi tetap stabil atau berat ketika kamu melaju dengan kencang.
Ramah Lingkungan, karena lebih hemat bensin, dan minim limbah cair, EPS ini lebih ramah lingkungan dibandingkan sistem lama yaitu hidrolik.
Integrasi dengan teknologi canggih, EPS ini bisa banget dihubungkan dengan berbagai fitur modern seperti lane keeping assist, lalu park assist, dan juga sistem keselamatan aktif yang lain.
Kekurangan EPS:
Sensasi mengemudi kurang natural, namanya fitur, pasti ada saja hal yang dinilai subjektif otofriends. Dimana beberapa pengemudi merasa EPS iini memberikan rasa mengemudi atau memutar setir yang kurang nyata dibandingkan sistem hidrolik.
Bergantung pada sistem elektronik, ya memang jika ada kendala atau gangguan di motor listrik atau ECU, EPS bisa gagal berfungsi dan membuat setir jadi lebih berat.
Biaya perbaikan lebih mahal, karena cukup banyak komponen elektronik, jadi jika ada perbaikan cenderung lebih tinggi sedikit daripada sitem konvensional.
Apa sih bedanya Electric Power Steering dengan Hydraulic Power Steering?
HPS menggunakan pompa oli hidrolik yang tentu digerakkan oleh mesin, membutuhkan perawatan yang rutin serta lebih boros bahan bakar.
EPS pakai motor listrik, lebih hemat bahan bakar, minim perawatan dan juga bisa terintegerasi dengan fitur modern.
Alasan mobil modern pakai EPS:
Kenapa sih mayoritas mobil keluaran baru itu pakainya EPS, jelas utamanya adalah lebih hemat energi, sesuai dengan teknologi modern, serta praktis. Bahkan produsen mobil listrik serta hybrid menjadikan EPS sebagai standar karena sepenuhnya bergantung pada tenaga bersumber listrik.
Selain itu EPS juga punya atau jadi pintu utama hadirnya mobil otonom atau self-driving, di mana sistem komputer bisa ambil alih kendali setir melalui motor listrik.
So, itulah EPS ya otofriends, menurut kamu gimana, kamu suka dan terbantukah dengan teknologi ini?
Pada umumnya orang beli mobil bekas di dealer-dealer ternama yang sudah dikenal reputasinya. Beli dan memilih langsung mobil di dealer, sejauh ini memang relatif aman dan memuaskan. Tetapi ada sebagian orang juga yang memilih untuk membeli kepada perorangan. Bisa jadi alasannya karena kebetulan sudah cocok dengan unitnya, harga sesuai budget, kenal dengan penjualnya, dll. Mobil-mobil
Salah satu ketakutan calon pembeli mobil bekas adalah kalau mereka sampai tertipu saat bertransaksi mobil bekas. Karena itu, beli mobil bekas di dealer, merupakan cara aman yang biasa dilakukan konsumen. Masalahnya, tidak semua kualitas pelayanan dari dealer itu sama. Ada juga beberapa dealer yang kurang memuaskan. Karena itu calon pembeli harus pandai-pandai memilih dealer yang
Kalau ngomongin soal aki mobil, pasti Otofriends pernah bingung pilih antara dua merek yang cukup populer di Indonesia Amaron dan GS. Keduanya sering jadi pilihan utama karena terkenal awet dan punya kualitas yang bagus. Tapi sebenarnya, mana sih yang lebih cocok buat mobil kamu? Kali ini, kita bakal bahas secara santai perbandingan aki Amaron vs
Pernah nggak sih Otofriends lagi asyik nyetir, tiba-tiba Google Maps malah ngarahin ke gang kecil, jalan sempit, atau jalur yang cuma cukup buat satu mobil? Situasi kayak gini tuh sering banget kejadian, apalagi di area padat atau yang petanya belum terlalu detail. Buat pengemudi mobil, ini jelas bikin repot. Selain bikin stres, risiko mobil lecet,
Buat Otofriends yang lagi cari mobil bekas, apalagi merek Toyota, ada satu hal penting yang jangan sampai kelewat: riwayat service. Masih banyak yang cuma fokus ke tampilan luar yang kinclong atau harga yang miring. Padahal, kondisi mesin dan bagaimana mobil itu dirawat sebelumnya jauh lebih penting. Nah, di sinilah riwayat service jadi “kunci rahasia” buat
Pada umumnya orang beli mobil bekas di dealer-dealer ternama yang sudah dikenal reputasinya. Beli dan memilih langsung mobil di dealer, sejauh ini memang relatif aman dan memuaskan. Tetapi ada sebagian orang juga yang memilih untuk membeli kepada perorangan. Bisa jadi alasannya karena kebetulan sudah cocok dengan unitnya, harga sesuai budget, kenal dengan penjualnya, dll. Mobil-mobil
Salah satu ketakutan calon pembeli mobil bekas adalah kalau mereka sampai tertipu saat bertransaksi mobil bekas. Karena itu, beli mobil bekas di dealer, merupakan cara aman yang biasa dilakukan konsumen. Masalahnya, tidak semua kualitas pelayanan dari dealer itu sama. Ada juga beberapa dealer yang kurang memuaskan. Karena itu calon pembeli harus pandai-pandai memilih dealer yang
Kalau ngomongin soal aki mobil, pasti Otofriends pernah bingung pilih antara dua merek yang cukup populer di Indonesia Amaron dan GS. Keduanya sering jadi pilihan utama karena terkenal awet dan punya kualitas yang bagus. Tapi sebenarnya, mana sih yang lebih cocok buat mobil kamu? Kali ini, kita bakal bahas secara santai perbandingan aki Amaron vs
Pernah nggak sih Otofriends lagi asyik nyetir, tiba-tiba Google Maps malah ngarahin ke gang kecil, jalan sempit, atau jalur yang cuma cukup buat satu mobil? Situasi kayak gini tuh sering banget kejadian, apalagi di area padat atau yang petanya belum terlalu detail. Buat pengemudi mobil, ini jelas bikin repot. Selain bikin stres, risiko mobil lecet,
Buat Otofriends yang lagi cari mobil bekas, apalagi merek Toyota, ada satu hal penting yang jangan sampai kelewat: riwayat service. Masih banyak yang cuma fokus ke tampilan luar yang kinclong atau harga yang miring. Padahal, kondisi mesin dan bagaimana mobil itu dirawat sebelumnya jauh lebih penting. Nah, di sinilah riwayat service jadi “kunci rahasia” buat
Pada umumnya orang beli mobil bekas di dealer-dealer ternama yang sudah dikenal reputasinya. Beli dan memilih langsung mobil di dealer, sejauh ini memang relatif aman dan memuaskan. Tetapi ada sebagian orang juga yang memilih untuk membeli kepada perorangan. Bisa jadi alasannya karena kebetulan sudah cocok dengan unitnya, harga sesuai budget, kenal dengan penjualnya, dll. Mobil-mobil
Salah satu ketakutan calon pembeli mobil bekas adalah kalau mereka sampai tertipu saat bertransaksi mobil bekas. Karena itu, beli mobil bekas di dealer, merupakan cara aman yang biasa dilakukan konsumen. Masalahnya, tidak semua kualitas pelayanan dari dealer itu sama. Ada juga beberapa dealer yang kurang memuaskan. Karena itu calon pembeli harus pandai-pandai memilih dealer yang
Kalau ngomongin soal aki mobil, pasti Otofriends pernah bingung pilih antara dua merek yang cukup populer di Indonesia Amaron dan GS. Keduanya sering jadi pilihan utama karena terkenal awet dan punya kualitas yang bagus. Tapi sebenarnya, mana sih yang lebih cocok buat mobil kamu? Kali ini, kita bakal bahas secara santai perbandingan aki Amaron vs