Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Mungkinkah Sistem Pembelian Online Diterapkan Di Showroom Mobil Bekas? Cek Dulu Faktanya

Februari 04, 2020
By Thomas W
Mungkinkah Sistem Pembelian Online Diterapkan Di Showroom Mobil Bekas? Cek Dulu Faktanya-otospector

Di zaman digital seperti saat ini, penjualan barang secara online, merambah ke sagala bidang. Tak terkecuali dalam penjualan mobil baru.

Pembeli cukup melihat modelnya di website, memilih dengan memencet klik, lalu mengurus administrasi. Setelah semua selesai, pembeli tinggal menunggu mobilnya dikirim ke rumah.

Sekilas, urusannya memang terkesan mudah. Beli mobil, seperti membeli barang berharga murah. Nah pertanyaannya, apakah cara ini bisa diterapkan dalam penjualan mobil bekas?  Simak dulu fakta-faktanya:

#1: Kondisi mobil bekas tidak ada yang sama

Karena pernah digunakan sebelumnya selama sekian lama, maka wajar jika ada penurunan kondisi pada mobil. Pemakai yang berbeda-beda membuat kondisinya juga tidak sama. Bahkan pada mobil dengan tipe dan tahun produksi yang sama, kondisinya bisa beda jauh. Perlakuan pemilik sebelumnya sangat menentukan.

#2:  Kondisi menentukan harga jual

Biaya Lain Saat Membeli Mobil Bekas

Secara umum, kondisi mobil bekas sangatlah menentukan harga jual. Mobil dengan kondisi baik, kemungkinan memiliki standar harga tertentu. Namun jika ada kondisi khusus, harga jual juga bisa terpengaruh. Misalnya, angka pada odometer, kondisi cat, kondisi interior, pernah kena banjir, tabrakan, dll.

Baca juga: Awas Beli Mobil Bekas Curian! Ini Cara Membedakannya

#3: Harga bisa fleksibel

Salah satu “seni” membeli mobil bekas adalah harganya yang masih bisa ditawar. Kepandaian pembeli dalam menawar tentu bisa sangat berpengaruh, dengan melihat dan menilai kondisi mobil. Penurunan harga ini bisa sangat banyak jikalau mobil sudah cukup berumur.

#4: Pembeli leluasa membandingkan

Mendatangi pusat-pusat penjualan mobil bekas, seperti di Mangga Dua atau Kemayoran di Jakarta, pada dasarnya bukan sekadar berburu barang. Pembeli juga dapat membandingkan mobil-mobil yang ditawarkan. Dari berbagai alternatif pilihan, pembeli akan dapat memilih mobil yang paling sesuai dengan keinginan.

#5: Test drive tetap perlu

Beli Mobil Bekas Akhir Tahun - Keluarga

Faktor yang tak kalah penting dari pembelian mobil bekas adalah test drive. Dengan cara ini, calon pembeli bisa menguji dan merasakan sendiri mobil yang menjadi incaran. Dari test drive, maka pembeli akan menilai sendiri kondisi mobil sebatas pengalamannya.

Baca juga: Kita Perlu Waspada Pada Mobil Bekas Ilegal. Mari Kenali Cirinya

Showroom atau diler mobil bekas memang menawarkan berbagai jenis barang dengan segala kondisi. Pembeli harus pandai-pandai memilih mobil terbaik yang sesuai dengan kondisi dan kemampuannya.

Untuk mengetahui kondisi mobil yang sebenar-benarnya, tak ada salahnya pembeli memanfaatkan jasa inspeksi mobil yang terpercaya. Atau memilih showroom yang bekerja sama dengan perusahaan jasa inspeksi. Sehingga pembeli dan pedagang sama-sama merasa puas.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya