otospector-image-Mengecek Problem Pada Rem Mobil Bekas? Simaklah  6 Indikasi Ini
Mengecek Problem Pada Rem Mobil Bekas? Simaklah  6 Indikasi Ini-otospector

Mengecek Problem Pada Rem Mobil Bekas? Simaklah 6 Indikasi Ini

Oktober 17, 2019
By Thomas W

Wajar jika sebuah mobil bekas memiliki berbagai kekurangan pada berbagai komponen. Apalagi, jika mobil tersebut sudah cukup berumur atau sering dioperasikan sebelumnya.

Salah satu komponen vital yang wajib ditengok adalah sistem pengereman. Sebelum menjajal mobil tersebut di jalanan, tak ada salahnya kita mengecek rem terlebih dulu demi menjaga keamanan. Adanya kekurangan pada rem bisa terbaca melalui indikasi berikut ini:

#1: Rem terasa dalam saat diinjak

Pengereman Mobil

Pengetesan yang paling sederhana dan langsung bisa dilakukan adalah pijakan terasa dalam. Tentu saja sebagai pembanding, sebelumnya Anda harus tahu kira-kira seberapa dalam pijakan sebuah rem yang normal. Nah, bila memang ini yang dirasakan, kondisi ini merupakan indikasi rusaknya master rem.

Tentu saja sebaiknya master rem harus diganti. Tidak cukup hanya dengan mengganti seal atau dinding silinder master. Karena itu bicarakan hal ini dengan penjual untuk diperhitungkan dengan harga jual.

#2: Rem terasa keras

Ganti Oli

Cukup dengan menginjak rem, kita dapat mengetahui kondisi dari rem tersebut. Bila pedal terasa keras, ada kemungkinan terjadi kerusakan pada booster rem. Booster adalah bagian yang berfungsi untuk membantu master rem dalam memompa minyak rem.

Bila memang terjadi kerusakan, maka jumlah minyak rem yang dipompa juga semakin sedikit. Kondisi ini harus segera ditangani, karena risikonya sistem rem yang terdiri atas berbagai komponen logam dapat aus dan cepat panas. Risiko lebih besar, rem bisa blong.

#3: Indikator ABS menyala

ABS adalah sistem rem yang mencegah roda terkunci saat dilakukan pengereman mendadak. Pada umumnya fitur ini ada pada mobil-mobil keluaran terbaru saat ini. Masalahnya, ABS juga bisa bermasalah.

Sekiranya indikator ABS di dashboard terus menyala, berarti kemungkinan ada gangguan pada sistem ini. Hal ini juga bisa diberitahukan ke penjual untuk diperhitungkan dalam harga jual.

Baca juga: Biar Makin Irit, Ikuti Cara Menghemat BBM Ini Untuk Mobil Anda

#4: Rem terasa bergetar

Gejala ini dapat dirasakan pada saat mobil dipacu pada kecepatan 80-100 km per jam. Bila pedal terasa bergetar saat melakukan pengereman, maka kondisi ini merupakan sinyal adanya masalah. Penyebabnya bisa karena piringan cakram sudah menipis atau bergelombang.

Coba cek ketebalan cakram rem, apakah masih dalam batas yang aman atau tidak. Jika kondisi bergelombang, maka bisa diratakan kembali dengan pembubutan. Namun kalau sudah terlalu tipis, sebaiknya diganti.

#5: Rem tidak pakem

Lakukan pengujian dengan melaju di jalan lurus dengan kecepatan sedang, lalu lakukan pengereman. Sekiranya rem terasa tidak pakem, mungkin saja ada ketidakberesan. Penyebabnya bisa dari kondisi master rem atau kampas yang sudah rusak.

Distribusi oli yang tidak lagi optimal dari master rem dapat mempengaruhi kinerja sistem pengereman. Sedangkan kampas yang sudah tipis juga dapat menjadi penyebab rem tidak pakem lagi.

#6: Rem terdengar berdecit

Disc Brake

Saat melakukan test drive, perhatikan pula bunyi-bunyian yang muncul saat dilakukan pengereman. Jika ada bunyi decit, ada kemungkinan penyebabnya adalah piringan cakram yang bergelombang dan juga kampas serta cakram yang permukaannya menghalus.

Yang bisa kita lakukan sekali lagi mengecek ketebalan cakram rem, apakah masih dalam batas  aman atau tidak. Bisa diselesaikan dengan pembubutan atau ganti sekalian.

Baca juga: Tepatkah Membeli Mobil Bekas Pada Tahun Politik?

Bagaimana cara kita melakukan pengecekan?

Kesempatan kita untuk memastikan kondisi rem memang hanya bisa dilakukan pada saat test drive. Namun sebelum melakukannya, kita butuh kepercayaan dari penjual terlebih dahulu untuk merelakan mobilnya diuji di jalanan.

Namun pengujian ini akan sia-sia, jika memang kita tidak memiliki kemampuan untuk menganalisisnya. Karena itu tidak ada salahnya jika kita memanfaatkan jasa inspeksi kendaraan yang independen dan terpercaya. Dengan bantuan tenaga ahli dan profesional, hasilnya juga akan sesuai dengan harapan.  

Mengecek Problem Pada Rem Mobil Bekas? Simaklah 6 Indikasi Ini

Oktober 17, 2019
By Thomas W

Wajar jika sebuah mobil bekas memiliki berbagai kekurangan pada berbagai komponen. Apalagi, jika mobil tersebut sudah cukup berumur atau sering dioperasikan sebelumnya.

Salah satu komponen vital yang wajib ditengok adalah sistem pengereman. Sebelum menjajal mobil tersebut di jalanan, tak ada salahnya kita mengecek rem terlebih dulu demi menjaga keamanan. Adanya kekurangan pada rem bisa terbaca melalui indikasi berikut ini:

#1: Rem terasa dalam saat diinjak

Pengereman Mobil

Pengetesan yang paling sederhana dan langsung bisa dilakukan adalah pijakan terasa dalam. Tentu saja sebagai pembanding, sebelumnya Anda harus tahu kira-kira seberapa dalam pijakan sebuah rem yang normal. Nah, bila memang ini yang dirasakan, kondisi ini merupakan indikasi rusaknya master rem.

Tentu saja sebaiknya master rem harus diganti. Tidak cukup hanya dengan mengganti seal atau dinding silinder master. Karena itu bicarakan hal ini dengan penjual untuk diperhitungkan dengan harga jual.

#2: Rem terasa keras

Ganti Oli

Cukup dengan menginjak rem, kita dapat mengetahui kondisi dari rem tersebut. Bila pedal terasa keras, ada kemungkinan terjadi kerusakan pada booster rem. Booster adalah bagian yang berfungsi untuk membantu master rem dalam memompa minyak rem.

Bila memang terjadi kerusakan, maka jumlah minyak rem yang dipompa juga semakin sedikit. Kondisi ini harus segera ditangani, karena risikonya sistem rem yang terdiri atas berbagai komponen logam dapat aus dan cepat panas. Risiko lebih besar, rem bisa blong.

#3: Indikator ABS menyala

ABS adalah sistem rem yang mencegah roda terkunci saat dilakukan pengereman mendadak. Pada umumnya fitur ini ada pada mobil-mobil keluaran terbaru saat ini. Masalahnya, ABS juga bisa bermasalah.

Sekiranya indikator ABS di dashboard terus menyala, berarti kemungkinan ada gangguan pada sistem ini. Hal ini juga bisa diberitahukan ke penjual untuk diperhitungkan dalam harga jual.

Baca juga: Biar Makin Irit, Ikuti Cara Menghemat BBM Ini Untuk Mobil Anda

#4: Rem terasa bergetar

Gejala ini dapat dirasakan pada saat mobil dipacu pada kecepatan 80-100 km per jam. Bila pedal terasa bergetar saat melakukan pengereman, maka kondisi ini merupakan sinyal adanya masalah. Penyebabnya bisa karena piringan cakram sudah menipis atau bergelombang.

Coba cek ketebalan cakram rem, apakah masih dalam batas yang aman atau tidak. Jika kondisi bergelombang, maka bisa diratakan kembali dengan pembubutan. Namun kalau sudah terlalu tipis, sebaiknya diganti.

#5: Rem tidak pakem

Lakukan pengujian dengan melaju di jalan lurus dengan kecepatan sedang, lalu lakukan pengereman. Sekiranya rem terasa tidak pakem, mungkin saja ada ketidakberesan. Penyebabnya bisa dari kondisi master rem atau kampas yang sudah rusak.

Distribusi oli yang tidak lagi optimal dari master rem dapat mempengaruhi kinerja sistem pengereman. Sedangkan kampas yang sudah tipis juga dapat menjadi penyebab rem tidak pakem lagi.

#6: Rem terdengar berdecit

Disc Brake

Saat melakukan test drive, perhatikan pula bunyi-bunyian yang muncul saat dilakukan pengereman. Jika ada bunyi decit, ada kemungkinan penyebabnya adalah piringan cakram yang bergelombang dan juga kampas serta cakram yang permukaannya menghalus.

Yang bisa kita lakukan sekali lagi mengecek ketebalan cakram rem, apakah masih dalam batas  aman atau tidak. Bisa diselesaikan dengan pembubutan atau ganti sekalian.

Baca juga: Tepatkah Membeli Mobil Bekas Pada Tahun Politik?

Bagaimana cara kita melakukan pengecekan?

Kesempatan kita untuk memastikan kondisi rem memang hanya bisa dilakukan pada saat test drive. Namun sebelum melakukannya, kita butuh kepercayaan dari penjual terlebih dahulu untuk merelakan mobilnya diuji di jalanan.

Namun pengujian ini akan sia-sia, jika memang kita tidak memiliki kemampuan untuk menganalisisnya. Karena itu tidak ada salahnya jika kita memanfaatkan jasa inspeksi kendaraan yang independen dan terpercaya. Dengan bantuan tenaga ahli dan profesional, hasilnya juga akan sesuai dengan harapan.  

Baca Post Lainnya

Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
April 27, 2020
Bukan cuma bodi atau mesin yang perlu perawatan. Peranti yang sifatnya fast moving, seperti aki, juga perlu perawatan agar dapat berfungsi optimal. Aki yang terawat juga membua usia pakainya menjadi lebih panjang. Masalahnya, orang sering tidak telaten merawat aki. Berikut beberapa fakta yang harus diperhatikan: #1: Ada usia pakainya Setiap aki mobil punya usia pakai.
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Maret 29, 2020
Saat musim hujan tiba, para pemilik kendaraan sering direpotkan oleh kondisi mobil yang kotor. Jangan malas, perhatikan dan rawat selalu kondisi mobil pada masa-masa seperti ini. Salah satu bagian yang harus dirawat adalah bagian bawah mobil. Selain mudah kotor, bagian ini juga mudah terserang karat yang dapat menimbulkan kerugian di kemudian hari. Apa saja yang
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
April 27, 2020
Bukan cuma bodi atau mesin yang perlu perawatan. Peranti yang sifatnya fast moving, seperti aki, juga perlu perawatan agar dapat berfungsi optimal. Aki yang terawat juga membua usia pakainya menjadi lebih panjang. Masalahnya, orang sering tidak telaten merawat aki. Berikut beberapa fakta yang harus diperhatikan: #1: Ada usia pakainya Setiap aki mobil punya usia pakai.
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Maret 29, 2020
Saat musim hujan tiba, para pemilik kendaraan sering direpotkan oleh kondisi mobil yang kotor. Jangan malas, perhatikan dan rawat selalu kondisi mobil pada masa-masa seperti ini. Salah satu bagian yang harus dirawat adalah bagian bawah mobil. Selain mudah kotor, bagian ini juga mudah terserang karat yang dapat menimbulkan kerugian di kemudian hari. Apa saja yang
Beginilah Pro-Kontra Pemakaian Biosolar B30
Beginilah Pro-Kontra Pemakaian Biosolar B30
Maret 28, 2020
Baru-baru ini PT. Pertamina mulai memperkenalkan Biosolar B30 sebagai pembaruan bagi bahan bakar solar konvensional. Sambutan masyarakat ternyata amat beragam terhadap hadirnya bahan bakar yang memiliki unsur tanaman ini. Meski umumnya masyarakat menyambut baik akan kehadiran Biosolar B30, namun kita tetap harus mengetahui aturan main penggunaannya. Langkah ini penting agar kendaraan kita tetap dalam performa
Charging Baterai HP di Mobil, Boleh-boleh Saja. Namun perhatikan beberapa hal berikut!
Charging Baterai HP di Mobil, Boleh-boleh Saja. Namun perhatikan beberapa hal berikut!
Maret 27, 2020
Di tengah kesibukan, kadang kita dituntut untuk selalu bergerak dengan menggunakan kendaraan. Saat itulah kadang kita memanfaatkan listrik pada kendaraan untuk mengisi baterai HP atau gadget yang lain. Memang tak ada larangan untuk mengisi ulang daya baterai gadget. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukannya. Simak ya! #1: Cenderung tidak stabil Harus dipahami,
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
Aki Juga Perlu Dirawat, Ini Beberapa Tipsnya
April 27, 2020
Bukan cuma bodi atau mesin yang perlu perawatan. Peranti yang sifatnya fast moving, seperti aki, juga perlu perawatan agar dapat berfungsi optimal. Aki yang terawat juga membua usia pakainya menjadi lebih panjang. Masalahnya, orang sering tidak telaten merawat aki. Berikut beberapa fakta yang harus diperhatikan: #1: Ada usia pakainya Setiap aki mobil punya usia pakai.
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Musim Hujan, Perhatikan Selalu Kolong Mobil
Maret 29, 2020
Saat musim hujan tiba, para pemilik kendaraan sering direpotkan oleh kondisi mobil yang kotor. Jangan malas, perhatikan dan rawat selalu kondisi mobil pada masa-masa seperti ini. Salah satu bagian yang harus dirawat adalah bagian bawah mobil. Selain mudah kotor, bagian ini juga mudah terserang karat yang dapat menimbulkan kerugian di kemudian hari. Apa saja yang
Beginilah Pro-Kontra Pemakaian Biosolar B30
Beginilah Pro-Kontra Pemakaian Biosolar B30
Maret 28, 2020
Baru-baru ini PT. Pertamina mulai memperkenalkan Biosolar B30 sebagai pembaruan bagi bahan bakar solar konvensional. Sambutan masyarakat ternyata amat beragam terhadap hadirnya bahan bakar yang memiliki unsur tanaman ini. Meski umumnya masyarakat menyambut baik akan kehadiran Biosolar B30, namun kita tetap harus mengetahui aturan main penggunaannya. Langkah ini penting agar kendaraan kita tetap dalam performa
Charging Baterai HP di Mobil, Boleh-boleh Saja. Namun perhatikan beberapa hal berikut!
Charging Baterai HP di Mobil, Boleh-boleh Saja. Namun perhatikan beberapa hal berikut!
Maret 27, 2020
Di tengah kesibukan, kadang kita dituntut untuk selalu bergerak dengan menggunakan kendaraan. Saat itulah kadang kita memanfaatkan listrik pada kendaraan untuk mengisi baterai HP atau gadget yang lain. Memang tak ada larangan untuk mengisi ulang daya baterai gadget. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukannya. Simak ya! #1: Cenderung tidak stabil Harus dipahami,
Immobilizer, Kunci Paling Aman Saat Ini. Tapi Simak Dulu Fakta-faktanya
Immobilizer, Kunci Paling Aman Saat Ini. Tapi Simak Dulu Fakta-faktanya
Maret 25, 2020
Demi keamanan dan kenyamanan, mobil-mobil modern yang keluar beberapa tahun belakangan selalu menggunakan sistem kunci immobilizer. Hingga saat ini, kunci canggih ini memang masih yang paling aman dari pencurian. Namun di balik kecanggihannya, tetap saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait pemakaian immobilizer. Mari kita simak beberapa faktanya: #1: Kunci cadangan jangan hilang Alasan