otospector-image-5 Perilaku Pemilik Ini Berdampak Pada Kondisi Mobil Bekas
5 Perilaku Pemilik Ini Berdampak Pada Kondisi Mobil Bekas-otospector

5 Perilaku Pemilik Ini Berdampak Pada Kondisi Mobil Bekas

Agustus 15, 2019
By Thomas W

Ada “kata-kata bijak” dunia otomotif yang menyatakan: kondisi sebuah mobil adalah cerminan dari pribadi pemiliknya. Kalau mobilnya rapi bersih, besar kemungkinan pemiliknya sangat apik dan rapi. Begitu juga sebaliknya.

Jejak peninggalan pemilik terdahulu ini juga tertinggal di mobil bekas yang ditawarkan oleh showroom maupun perorangan. Jadi bisa dibayangkan jika mobil sudah pernah berpindah ke beberapa tangan sebelumnya. Setiap “jejak” dari pemilik tentu menjadi riwayat dari mobil itu ke depannya.

Nah,  apa saja kebiasaan para pemilik mobil yang bisa berdampak terhadap kondisi mobil kemudian? Mari simak:

#1. Tidak tertib dalam servis berkala

Cara Deteksi Kerusakan ECU Mobil

Konon ada satu perilaku buruk pemilik mobil di Indonesia, yakni begitu jadwal servis gratis sudah habis, mereka malas melakukan servis berkala. Batas servis gratis ini memang berbeda-beda pada setiap merek. Akhirnya lamanya masa servis gratis juga jadi penentu kondisi mobil.  

Mobil-mobil semacam ini biasanya dibiarkan tidak dirawat secara teratur, melainkan hanya pada saat ada masalah saja. Beberapa mobil malah cuma diganti oli saja. Sebab ada sebagian pemilik yang beranggapan, nanti kalau kondisi mobil sudah mulai bermasalah, maka tinggal dijual saja.

#2. Enggan ke bengkel resmi

Mobil susah distarter

Beberapa pemilik mobil ada yang merasa enggan untuk ke bengkel resmi. Masing-masing memang punya alasan tersendiri, namun agaknya yang paling dominan karena adanya anggapan bahwa bengkel resmi cenderung lebih mahal. Padahal, perawatan itu bisa dilakukan oleh bengkel biasa atau malah dirawat sendiri.

Merawat mobil di bengkel resmi tentu saja ada beberapa kelebihannya. Yang terutama tentu saja soal catatan perawatan kendaraan. Dengan catatan yang jelas, riwayat dan kondisi mobil dapat diketahui pasti. Berikutnya tentu saja soal jaminan suku cadang yang asli dan berkualitas.

Baca juga: Ciri-ciri Mobil Bekas Tabrakan. Wajib Tahu Sebelum Beli!

#3. Kebiasaan ketika berada dalam kabin

Cek Interior

Saat melakukan perjalanan, terdapat berbagai kebiasaan pemilik yang berpengaruh ke kondisi kabin mobil. Misalnya, dalam mengonsumsi makanan, merokok, atau menggunakan benda-benda lain yang beraroma kuat.

Semua kebiasaan ini akan tertinggal di dalam kabin mobil, terutama pada jok mobil, plafon, maupun doortrim. Apalagi jika bagian-bagian tersebut masih berbahan kain yang menyerap aroma di sekitar.

#4. Gaya menyetir

Memang tidak setiap orang memiliki kemampuan teknis yang sama dalam mengemudikan kendaraan. Akibatnya, perlakuan pengemudi terhadap mobilnya berpengaruh terhadap kondisi beberapa komponen. Misalnya, mesin, kaki-kaki, transmisi, bahkan sampai bodi dan chasis (kalau sampai terjadi benturan).

Mobil yang sudah mengalami masalah pada beberapa komponen tentu mempunyai potensi kerusakan lain di kemudian hari. Pilihannya adalah membereskan masalah tersebut, namun itu juga berarti tambahan biaya.

#5. Dipakai oleh banyak tangan

Ada sebagian mobil yang tidak hanya dipegang oleh satu orang saja, melainkan beberapa orang. Masalahnya, tidak setiap orang memiliki kemampuan teknis serta kepedulian akan perawatan kendaraan yang sama.

Namun kenyataan ini bukan berarti mobil yang dipegang oleh satu orang akan pasti lebih baik dibandingkan banyak tangan. Semua tergantung dari kepedulian para pemegang mobil tersebut.

Baca juga: Daftar Mobil Bekas Tidak Layak Beli. Ada Pilihan Anda?

Saat mobil baru keluar dari pabrik dan dijual oleh dealer, kondisi mobil tersebut sesungguhnya relatif sama baiknya. Perlakuan dari para pemakai dan pemilik yang kemudian berpengaruh pada kondisi mobil, bahkan terhadap nasibnya kelak.

Kita sebagai calon pembeli mobil bekas hanya bisa melakukan pengecekan terhadap kondisi mobil untuk meminimalkan risiko kerusakan di masa mendatang. Jika merasa ragu dan tidak punya kemampuan untuk menentukan kondisi mobil, maka bisa dipakai jasa inspeksi mobil yang independen dan terpercaya. 

5 Perilaku Pemilik Ini Berdampak Pada Kondisi Mobil Bekas

Agustus 15, 2019
By Thomas W

Ada “kata-kata bijak” dunia otomotif yang menyatakan: kondisi sebuah mobil adalah cerminan dari pribadi pemiliknya. Kalau mobilnya rapi bersih, besar kemungkinan pemiliknya sangat apik dan rapi. Begitu juga sebaliknya.

Jejak peninggalan pemilik terdahulu ini juga tertinggal di mobil bekas yang ditawarkan oleh showroom maupun perorangan. Jadi bisa dibayangkan jika mobil sudah pernah berpindah ke beberapa tangan sebelumnya. Setiap “jejak” dari pemilik tentu menjadi riwayat dari mobil itu ke depannya.

Nah,  apa saja kebiasaan para pemilik mobil yang bisa berdampak terhadap kondisi mobil kemudian? Mari simak:

#1. Tidak tertib dalam servis berkala

Cara Deteksi Kerusakan ECU Mobil

Konon ada satu perilaku buruk pemilik mobil di Indonesia, yakni begitu jadwal servis gratis sudah habis, mereka malas melakukan servis berkala. Batas servis gratis ini memang berbeda-beda pada setiap merek. Akhirnya lamanya masa servis gratis juga jadi penentu kondisi mobil.  

Mobil-mobil semacam ini biasanya dibiarkan tidak dirawat secara teratur, melainkan hanya pada saat ada masalah saja. Beberapa mobil malah cuma diganti oli saja. Sebab ada sebagian pemilik yang beranggapan, nanti kalau kondisi mobil sudah mulai bermasalah, maka tinggal dijual saja.

#2. Enggan ke bengkel resmi

Mobil susah distarter

Beberapa pemilik mobil ada yang merasa enggan untuk ke bengkel resmi. Masing-masing memang punya alasan tersendiri, namun agaknya yang paling dominan karena adanya anggapan bahwa bengkel resmi cenderung lebih mahal. Padahal, perawatan itu bisa dilakukan oleh bengkel biasa atau malah dirawat sendiri.

Merawat mobil di bengkel resmi tentu saja ada beberapa kelebihannya. Yang terutama tentu saja soal catatan perawatan kendaraan. Dengan catatan yang jelas, riwayat dan kondisi mobil dapat diketahui pasti. Berikutnya tentu saja soal jaminan suku cadang yang asli dan berkualitas.

Baca juga: Ciri-ciri Mobil Bekas Tabrakan. Wajib Tahu Sebelum Beli!

#3. Kebiasaan ketika berada dalam kabin

Cek Interior

Saat melakukan perjalanan, terdapat berbagai kebiasaan pemilik yang berpengaruh ke kondisi kabin mobil. Misalnya, dalam mengonsumsi makanan, merokok, atau menggunakan benda-benda lain yang beraroma kuat.

Semua kebiasaan ini akan tertinggal di dalam kabin mobil, terutama pada jok mobil, plafon, maupun doortrim. Apalagi jika bagian-bagian tersebut masih berbahan kain yang menyerap aroma di sekitar.

#4. Gaya menyetir

Memang tidak setiap orang memiliki kemampuan teknis yang sama dalam mengemudikan kendaraan. Akibatnya, perlakuan pengemudi terhadap mobilnya berpengaruh terhadap kondisi beberapa komponen. Misalnya, mesin, kaki-kaki, transmisi, bahkan sampai bodi dan chasis (kalau sampai terjadi benturan).

Mobil yang sudah mengalami masalah pada beberapa komponen tentu mempunyai potensi kerusakan lain di kemudian hari. Pilihannya adalah membereskan masalah tersebut, namun itu juga berarti tambahan biaya.

#5. Dipakai oleh banyak tangan

Ada sebagian mobil yang tidak hanya dipegang oleh satu orang saja, melainkan beberapa orang. Masalahnya, tidak setiap orang memiliki kemampuan teknis serta kepedulian akan perawatan kendaraan yang sama.

Namun kenyataan ini bukan berarti mobil yang dipegang oleh satu orang akan pasti lebih baik dibandingkan banyak tangan. Semua tergantung dari kepedulian para pemegang mobil tersebut.

Baca juga: Daftar Mobil Bekas Tidak Layak Beli. Ada Pilihan Anda?

Saat mobil baru keluar dari pabrik dan dijual oleh dealer, kondisi mobil tersebut sesungguhnya relatif sama baiknya. Perlakuan dari para pemakai dan pemilik yang kemudian berpengaruh pada kondisi mobil, bahkan terhadap nasibnya kelak.

Kita sebagai calon pembeli mobil bekas hanya bisa melakukan pengecekan terhadap kondisi mobil untuk meminimalkan risiko kerusakan di masa mendatang. Jika merasa ragu dan tidak punya kemampuan untuk menentukan kondisi mobil, maka bisa dipakai jasa inspeksi mobil yang independen dan terpercaya. 

Baca Post Lainnya

Mengenali BPKB Asli atau Palsu, Begini Ciri-cirinya
Mengenali BPKB Asli atau Palsu, Begini Ciri-cirinya
November 20, 2019
Salah satu kelengkapan legalitas yang diperlukan saat jual-beli mobil bekas adalah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Bahkan BPKB ini boleh dibilang sebagai dokumen paling vital. Tanpa BPKB asli sebaiknya urungkan niat untuk membeli mobil. Masalahnya, saat ini ada banyak BPKB palsu yang beredar. Keberadaan sindikat pemalsu dokumen-dokumen kendaraan juga membuat peredarannya semakin marak di masyarakat.
Kondisi Mobil Bekas Adalah Cerminan Pemilik Sebelumnya. Coba Simak 5 Tanda Mengenalinya
Kondisi Mobil Bekas Adalah Cerminan Pemilik Sebelumnya. Coba Simak 5 Tanda Mengenalinya
November 14, 2019
Seperti rumah, sebuah mobil juga menjadi tempat beraktivitas sehari-hari dari pemiliknya. Apalagi kalau sang pemilik adalah pekerja dengan mobilitas tinggi. Mobil menjadi rumah kedua. Hubungan yang spesial itu, membuat kondisi mobil sebenarnya mencerminkan pribadi pemiliknya. Pembeli mobil bekas perorangan umumnya masih bisa menduga sifat pemilik dari kondisi yang ada pada saat dijual. Nah, kita simak
Mengenali BPKB Asli atau Palsu, Begini Ciri-cirinya
Mengenali BPKB Asli atau Palsu, Begini Ciri-cirinya
November 20, 2019
Salah satu kelengkapan legalitas yang diperlukan saat jual-beli mobil bekas adalah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Bahkan BPKB ini boleh dibilang sebagai dokumen paling vital. Tanpa BPKB asli sebaiknya urungkan niat untuk membeli mobil. Masalahnya, saat ini ada banyak BPKB palsu yang beredar. Keberadaan sindikat pemalsu dokumen-dokumen kendaraan juga membuat peredarannya semakin marak di masyarakat.
Kondisi Mobil Bekas Adalah Cerminan Pemilik Sebelumnya. Coba Simak 5 Tanda Mengenalinya
Kondisi Mobil Bekas Adalah Cerminan Pemilik Sebelumnya. Coba Simak 5 Tanda Mengenalinya
November 14, 2019
Seperti rumah, sebuah mobil juga menjadi tempat beraktivitas sehari-hari dari pemiliknya. Apalagi kalau sang pemilik adalah pekerja dengan mobilitas tinggi. Mobil menjadi rumah kedua. Hubungan yang spesial itu, membuat kondisi mobil sebenarnya mencerminkan pribadi pemiliknya. Pembeli mobil bekas perorangan umumnya masih bisa menduga sifat pemilik dari kondisi yang ada pada saat dijual. Nah, kita simak
Manfaatkan Test Drive Saat Beli Mobil Bekas. Ini 5 Hal Yang Harus Dikerjakan
Manfaatkan Test Drive Saat Beli Mobil Bekas. Ini 5 Hal Yang Harus Dikerjakan
November 05, 2019
Saat membeli sebuah mobil, baik mobil bekas maupun baru, memang sebaiknya kita melakukan uji mengendara (test drive) terlebih dahulu. Dikatakan “sebaiknya”, karena memang tidak semua transaksi jual-beli mobil, kita akan berkesempatan dilakukan test drive. Bisa saja karena faktor kepercayaan atau lokasi yang tidak memungkinkan, menjadi alangan. Namun persoalannya tidak hanya pada penjual. Pembeli bisa saja
OtoSpector Jamin Kelayakan Mobil Bekas Lulus Inspeksi di Portal OLX
OtoSpector Jamin Kelayakan Mobil Bekas Lulus Inspeksi di Portal OLX
Oktober 25, 2019
Membeli mobil bekas tanpa melakukan serangkaian pengecekan terlebih dahulu ibarat membeli kucing dalam karung. Tampak luarnya mungkin bagus, harga pun cocok di kantong, tapi kondisi mesin dan bagian dalamnya belum tentu baik. Pemeriksaan yang dilakukan pun haruslah menyeluruh dan mendalam. Agar tidak terkecoh, ada baiknya Anda menggunakan jasa pengecekan yang profesional dan independen agar hasil
Mengenali BPKB Asli atau Palsu, Begini Ciri-cirinya
Mengenali BPKB Asli atau Palsu, Begini Ciri-cirinya
November 20, 2019
Salah satu kelengkapan legalitas yang diperlukan saat jual-beli mobil bekas adalah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Bahkan BPKB ini boleh dibilang sebagai dokumen paling vital. Tanpa BPKB asli sebaiknya urungkan niat untuk membeli mobil. Masalahnya, saat ini ada banyak BPKB palsu yang beredar. Keberadaan sindikat pemalsu dokumen-dokumen kendaraan juga membuat peredarannya semakin marak di masyarakat.
Kondisi Mobil Bekas Adalah Cerminan Pemilik Sebelumnya. Coba Simak 5 Tanda Mengenalinya
Kondisi Mobil Bekas Adalah Cerminan Pemilik Sebelumnya. Coba Simak 5 Tanda Mengenalinya
November 14, 2019
Seperti rumah, sebuah mobil juga menjadi tempat beraktivitas sehari-hari dari pemiliknya. Apalagi kalau sang pemilik adalah pekerja dengan mobilitas tinggi. Mobil menjadi rumah kedua. Hubungan yang spesial itu, membuat kondisi mobil sebenarnya mencerminkan pribadi pemiliknya. Pembeli mobil bekas perorangan umumnya masih bisa menduga sifat pemilik dari kondisi yang ada pada saat dijual. Nah, kita simak
Manfaatkan Test Drive Saat Beli Mobil Bekas. Ini 5 Hal Yang Harus Dikerjakan
Manfaatkan Test Drive Saat Beli Mobil Bekas. Ini 5 Hal Yang Harus Dikerjakan
November 05, 2019
Saat membeli sebuah mobil, baik mobil bekas maupun baru, memang sebaiknya kita melakukan uji mengendara (test drive) terlebih dahulu. Dikatakan “sebaiknya”, karena memang tidak semua transaksi jual-beli mobil, kita akan berkesempatan dilakukan test drive. Bisa saja karena faktor kepercayaan atau lokasi yang tidak memungkinkan, menjadi alangan. Namun persoalannya tidak hanya pada penjual. Pembeli bisa saja
OtoSpector Jamin Kelayakan Mobil Bekas Lulus Inspeksi di Portal OLX
OtoSpector Jamin Kelayakan Mobil Bekas Lulus Inspeksi di Portal OLX
Oktober 25, 2019
Membeli mobil bekas tanpa melakukan serangkaian pengecekan terlebih dahulu ibarat membeli kucing dalam karung. Tampak luarnya mungkin bagus, harga pun cocok di kantong, tapi kondisi mesin dan bagian dalamnya belum tentu baik. Pemeriksaan yang dilakukan pun haruslah menyeluruh dan mendalam. Agar tidak terkecoh, ada baiknya Anda menggunakan jasa pengecekan yang profesional dan independen agar hasil
Tips Nyari Mobil Bekas Anti Ribet, Gak Beli Mobil Dalam Karung, Ulasan Automotive Uzone.Id
Tips Nyari Mobil Bekas Anti Ribet, Gak Beli Mobil Dalam Karung, Ulasan Automotive Uzone.Id
Oktober 23, 2019
Uzone.id – Nyari mobil bekas itu gampang-gampang susah. Kadang, ngeliat di foto cakep abis, eh, ketika diliat ternyata biasa aja atau malah dibawah ekspektasi. Belum lagi kalau harus menghadapi pedagang gak jujur, dan sialnya, kita awam terhadap sebuah mobil. Jadinya kayak beli kucing di dalam karung, eh beli mobil di dalam karung maksudnya. Nah, ternyata ada cara yang