otospector-image-Cek dan Periksa 4 Komponen Mobil Ini Setelah Perjalanan Jauh
Cek dan Periksa 4 Komponen Mobil Ini Setelah Perjalanan Jauh-otospector

Cek dan Periksa 4 Komponen Mobil Ini Setelah Perjalanan Jauh

Juli 07, 2017
By jandika

Cek Mobil Setelah Perjalanan Jauh

Libur lebaran telah usai, orang-orang pun telah kembali ke kota setelah menikmati waktu di kampung halaman. Bagi Anda yang mudik menggunakan mobil pribadi, rasanya mungkin melelahkan sekali. Akan tetapi, bukan diri Anda saja yang butuh penyegaran, kendaran yang dibawa mudik pun sama.

Jarak ratusan kilometer yang ditempuh selama pergi dan pulang bisa membuat kondisi mobil jadi menurun. Supaya kendaraan Anda kembali prima, ada baiknya untuk melakukan pengecekan serta perawatan pada beberapa bagian. Mari simak ulasan lengkap OtoSpector berikut ini.

#1: Aki

Cek Aki Setelah Mudik

Aki alias accu memiliki peranan penting dalam menjaga performa kendaraan Anda, khususnya bagian yang memerlukan aliran listrik seperti starter mobil. Jika aki tak berdaya, mobil Anda tidak dapat menyala dan dikendarai. Anda pun akan kerepotan jika hal ini terjadi sebab harus menggantinya dengan yang baru.

Bagi Anda yang memiliki mobil yang menggunakan aki basah, sebaiknya lakukan pemeriksaan volume cairan yang ada di dalamnya. Setelah mudik, mobil Anda akan mengalami kenaikan suhu sehingga air aki akan ikut menguap. Jika ketinggian air berada di bawah indikator, segera isi kembali.

Sementara itu, Anda dengan kendaraan ber-aki kering tidak perlu terlalu khawatir dan repot, penguapan pada aki ini lebih minim sehingga kuantitas cairan elektrolit di dalamnya tidak mudah berkurang. Mobil pun jadi lebih aman walau sudah digunakan untuk mudik.

#2: Rem

Cek Rem Setelah Mudik

Selama melakukan perjalanan ke kampung dan kembali ke rumah, mobil mengalami pemakaian yang lebih sering dari biasanya. Itu sebabnya, potensi berkurangnya performa bagian mobil hingga kerusakan pun lebih besar terjadi. Periksalah rem tersebut melalui bagian luar serta dalam mobil.

Hal yang pertama ialah bagian luar. Anda dapat melakukan pengecekan dengan cara membuka lapisan ban dan memeriksa ketebalan kanvasnya. Jika tebal lapisan tersebut berkurang hingga menyisakan 1 milimeter, itu artinya Anda harus segera menggantinya.

Selain itu, ketika jarak tempuh mobil sudah mencapai 20 ribu kilometer saat kembali pulang ke rumah, gantilah minyak rem agar pengereman tetap terjaga. Bukan hanya itu, jika Anda merasakan kondisi rem yang sedikit tidak normal saat mudik, lakukan penanganan lebih lanjut ke bengkel terdekat.

#3: Oli

Cek Oli Setelah Mudik

Hal lain yang perlu Anda perhatikan setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh ialah oli atau pelumas mobil. Pastikan bahwa oli mobil Anda tidak kurang dari batas yang tertera di dipstick oil. Jika jumlahnya kurang, maka segera tambah volume oli mobil Anda.

Anda juga harus mengecek kualitas oli setelah pulang dari mudik. Teteskan oli di tangan dan coba gosok. Jika cairan tersebut terasa pekat lalu kasar seperti terdapat butiran pasir, segera lakukan penggantian oli mobil.

#4: Ban

Cek Ban Setelah Mudik

Pasca mudik lebaran, salah satu hal yang kerap terjadi pada ban mobil Anda ialah permukaannya yang semakin menipis serta kurangnya angin. Setelah sampai ke rumah, bila Anda menemukan permukaannya sudah tipis atau nyaris sobek, segera lakukan pergantian.

Selanjutnya, lakukan juga pengecakan pada tekanan angin agar mobil tetap bisa berjalan dengan nyaman. Sementara itu untuk ban mobil tubeless, ada hal lain yang perlu Anda lakukan. Ban jenis ini rentan rusak jika digunakan di atas jalan yang tidak rata. Jadi, lakukan pengecekan apabilla terdapat benjolan atau bocor pada permukaannya.

Nah, apabila kondisi ban mobil Anda masih baik-baik saja, mungkin hal yang perlu Anda lakukan ialah spooring dan balancing. Hal ini dapat membantu roda mobil tetap stabil dan tidak bergoyang saat dikendarai.

Segera Lakukan Pengecekan

Agar Anda segera mengetahui kerusakan yang terjadi pada komponen mobil, segera  lakukan pengecekan secara menyeluruh. Jika Anda ingin tenaga profesional untuk membantu Anda, 150+ Poin Pengecekan OtoSpector juga bisa digunakan untuk mengecek kondisi mobil Anda setelah perjalanan jauh.

Mengetahui kondisi mobil dengan lebih dini tentunya akan membuat Anda bisa memperbaikinya lebih cepat kembali ke kondisi prima.

 

Cek dan Periksa 4 Komponen Mobil Ini Setelah Perjalanan Jauh

Juli 07, 2017
By jandika

Cek Mobil Setelah Perjalanan Jauh

Libur lebaran telah usai, orang-orang pun telah kembali ke kota setelah menikmati waktu di kampung halaman. Bagi Anda yang mudik menggunakan mobil pribadi, rasanya mungkin melelahkan sekali. Akan tetapi, bukan diri Anda saja yang butuh penyegaran, kendaran yang dibawa mudik pun sama.

Jarak ratusan kilometer yang ditempuh selama pergi dan pulang bisa membuat kondisi mobil jadi menurun. Supaya kendaraan Anda kembali prima, ada baiknya untuk melakukan pengecekan serta perawatan pada beberapa bagian. Mari simak ulasan lengkap OtoSpector berikut ini.

#1: Aki

Cek Aki Setelah Mudik

Aki alias accu memiliki peranan penting dalam menjaga performa kendaraan Anda, khususnya bagian yang memerlukan aliran listrik seperti starter mobil. Jika aki tak berdaya, mobil Anda tidak dapat menyala dan dikendarai. Anda pun akan kerepotan jika hal ini terjadi sebab harus menggantinya dengan yang baru.

Bagi Anda yang memiliki mobil yang menggunakan aki basah, sebaiknya lakukan pemeriksaan volume cairan yang ada di dalamnya. Setelah mudik, mobil Anda akan mengalami kenaikan suhu sehingga air aki akan ikut menguap. Jika ketinggian air berada di bawah indikator, segera isi kembali.

Sementara itu, Anda dengan kendaraan ber-aki kering tidak perlu terlalu khawatir dan repot, penguapan pada aki ini lebih minim sehingga kuantitas cairan elektrolit di dalamnya tidak mudah berkurang. Mobil pun jadi lebih aman walau sudah digunakan untuk mudik.

#2: Rem

Cek Rem Setelah Mudik

Selama melakukan perjalanan ke kampung dan kembali ke rumah, mobil mengalami pemakaian yang lebih sering dari biasanya. Itu sebabnya, potensi berkurangnya performa bagian mobil hingga kerusakan pun lebih besar terjadi. Periksalah rem tersebut melalui bagian luar serta dalam mobil.

Hal yang pertama ialah bagian luar. Anda dapat melakukan pengecekan dengan cara membuka lapisan ban dan memeriksa ketebalan kanvasnya. Jika tebal lapisan tersebut berkurang hingga menyisakan 1 milimeter, itu artinya Anda harus segera menggantinya.

Selain itu, ketika jarak tempuh mobil sudah mencapai 20 ribu kilometer saat kembali pulang ke rumah, gantilah minyak rem agar pengereman tetap terjaga. Bukan hanya itu, jika Anda merasakan kondisi rem yang sedikit tidak normal saat mudik, lakukan penanganan lebih lanjut ke bengkel terdekat.

#3: Oli

Cek Oli Setelah Mudik

Hal lain yang perlu Anda perhatikan setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh ialah oli atau pelumas mobil. Pastikan bahwa oli mobil Anda tidak kurang dari batas yang tertera di dipstick oil. Jika jumlahnya kurang, maka segera tambah volume oli mobil Anda.

Anda juga harus mengecek kualitas oli setelah pulang dari mudik. Teteskan oli di tangan dan coba gosok. Jika cairan tersebut terasa pekat lalu kasar seperti terdapat butiran pasir, segera lakukan penggantian oli mobil.

#4: Ban

Cek Ban Setelah Mudik

Pasca mudik lebaran, salah satu hal yang kerap terjadi pada ban mobil Anda ialah permukaannya yang semakin menipis serta kurangnya angin. Setelah sampai ke rumah, bila Anda menemukan permukaannya sudah tipis atau nyaris sobek, segera lakukan pergantian.

Selanjutnya, lakukan juga pengecakan pada tekanan angin agar mobil tetap bisa berjalan dengan nyaman. Sementara itu untuk ban mobil tubeless, ada hal lain yang perlu Anda lakukan. Ban jenis ini rentan rusak jika digunakan di atas jalan yang tidak rata. Jadi, lakukan pengecekan apabilla terdapat benjolan atau bocor pada permukaannya.

Nah, apabila kondisi ban mobil Anda masih baik-baik saja, mungkin hal yang perlu Anda lakukan ialah spooring dan balancing. Hal ini dapat membantu roda mobil tetap stabil dan tidak bergoyang saat dikendarai.

Segera Lakukan Pengecekan

Agar Anda segera mengetahui kerusakan yang terjadi pada komponen mobil, segera  lakukan pengecekan secara menyeluruh. Jika Anda ingin tenaga profesional untuk membantu Anda, 150+ Poin Pengecekan OtoSpector juga bisa digunakan untuk mengecek kondisi mobil Anda setelah perjalanan jauh.

Mengetahui kondisi mobil dengan lebih dini tentunya akan membuat Anda bisa memperbaikinya lebih cepat kembali ke kondisi prima.

 

Baca Post Lainnya

Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?
Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?
Januari 27, 2020
Saat membeli mobil baru, kita sering mendengar istilah harga “on the road”. Umumnya, istlah ini tercantum di iklan mobil. Inilah istilah untuk harga yang sudah bersih, dan kita tidak perlu menambah biaya apapun. Soalnya, ada pula istilah off the road. Dengan pembayaran semacam ini, kita masih harus membayar biaya pengurusan surat-surat kendaraan seperti BPKB, STNK,
Gara-gara APM Bermasalah, Merek-merek Ini Harga Bekasnya Jatuh
Gara-gara APM Bermasalah, Merek-merek Ini Harga Bekasnya Jatuh
Januari 22, 2020
Ada merek yang pada suatu waktu bisa unggul di pasaran, namun merek lainnya terpuruk, bahkan akhirnya menghilang. Begitulah peta persaingan bisnis di industri otomotif nasional yang begitu dinamis. Menariknya, situasi itu rupanya turut mempengaruhi perdagangan mobil bekasnya. Permasalahan yang melanda Agen Pemegang Merek (APM) membuat konsumen jadi berpikir ulang untuk menggunakan produk-produknya. Harga akhirnya ikut
Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?
Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?
Januari 27, 2020
Saat membeli mobil baru, kita sering mendengar istilah harga “on the road”. Umumnya, istlah ini tercantum di iklan mobil. Inilah istilah untuk harga yang sudah bersih, dan kita tidak perlu menambah biaya apapun. Soalnya, ada pula istilah off the road. Dengan pembayaran semacam ini, kita masih harus membayar biaya pengurusan surat-surat kendaraan seperti BPKB, STNK,
Gara-gara APM Bermasalah, Merek-merek Ini Harga Bekasnya Jatuh
Gara-gara APM Bermasalah, Merek-merek Ini Harga Bekasnya Jatuh
Januari 22, 2020
Ada merek yang pada suatu waktu bisa unggul di pasaran, namun merek lainnya terpuruk, bahkan akhirnya menghilang. Begitulah peta persaingan bisnis di industri otomotif nasional yang begitu dinamis. Menariknya, situasi itu rupanya turut mempengaruhi perdagangan mobil bekasnya. Permasalahan yang melanda Agen Pemegang Merek (APM) membuat konsumen jadi berpikir ulang untuk menggunakan produk-produknya. Harga akhirnya ikut
Tertarik Meminang SUV Usia 10 Tahun? Simak Dulu Perbandingan Harganya
Tertarik Meminang SUV Usia 10 Tahun? Simak Dulu Perbandingan Harganya
Januari 19, 2020
Kata orang, meski sudah tua dan berumur, namun kendaraan jenis SUV tetap memiliki pesonanya sendiri. Penyebabnya, bisa jadi, lantaran SUV punya penggemar fanatik. Meski tetap penting, mereka tidak terlalu pusing soal desain dan tampilan, melainkan performa dan fungsinya. Kendaraan berusia 10 tahun atau produksi tahun 2010 tentu sudah mengalami depresiasi harga yang cukup besar. Namun
Sedang Mengincar Mobil Eropa Bekas? Cek Dulu Fakta-faktanya!
Sedang Mengincar Mobil Eropa Bekas? Cek Dulu Fakta-faktanya!
Januari 13, 2020
Selera orang memang bisa berbeda-beda, termasuk dalam hal mobil. Karena itu, konsumen mobil bekas di Indonesia tidak melulu mengincar mobil bekas asal Jepang yang mendominasi pasaran. Mobil-mobil eropa yang bekas, juga punya penggemarnya sendiri. Harus diakui, peminat mobil eropa bekas cukup terbatas. Mereka umumnya adalah konsumen yang sudah mengenal baik produk yang diminati. Namun bagi
Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?
Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?
Januari 27, 2020
Saat membeli mobil baru, kita sering mendengar istilah harga “on the road”. Umumnya, istlah ini tercantum di iklan mobil. Inilah istilah untuk harga yang sudah bersih, dan kita tidak perlu menambah biaya apapun. Soalnya, ada pula istilah off the road. Dengan pembayaran semacam ini, kita masih harus membayar biaya pengurusan surat-surat kendaraan seperti BPKB, STNK,
Gara-gara APM Bermasalah, Merek-merek Ini Harga Bekasnya Jatuh
Gara-gara APM Bermasalah, Merek-merek Ini Harga Bekasnya Jatuh
Januari 22, 2020
Ada merek yang pada suatu waktu bisa unggul di pasaran, namun merek lainnya terpuruk, bahkan akhirnya menghilang. Begitulah peta persaingan bisnis di industri otomotif nasional yang begitu dinamis. Menariknya, situasi itu rupanya turut mempengaruhi perdagangan mobil bekasnya. Permasalahan yang melanda Agen Pemegang Merek (APM) membuat konsumen jadi berpikir ulang untuk menggunakan produk-produknya. Harga akhirnya ikut
Tertarik Meminang SUV Usia 10 Tahun? Simak Dulu Perbandingan Harganya
Tertarik Meminang SUV Usia 10 Tahun? Simak Dulu Perbandingan Harganya
Januari 19, 2020
Kata orang, meski sudah tua dan berumur, namun kendaraan jenis SUV tetap memiliki pesonanya sendiri. Penyebabnya, bisa jadi, lantaran SUV punya penggemar fanatik. Meski tetap penting, mereka tidak terlalu pusing soal desain dan tampilan, melainkan performa dan fungsinya. Kendaraan berusia 10 tahun atau produksi tahun 2010 tentu sudah mengalami depresiasi harga yang cukup besar. Namun
Sedang Mengincar Mobil Eropa Bekas? Cek Dulu Fakta-faktanya!
Sedang Mengincar Mobil Eropa Bekas? Cek Dulu Fakta-faktanya!
Januari 13, 2020
Selera orang memang bisa berbeda-beda, termasuk dalam hal mobil. Karena itu, konsumen mobil bekas di Indonesia tidak melulu mengincar mobil bekas asal Jepang yang mendominasi pasaran. Mobil-mobil eropa yang bekas, juga punya penggemarnya sendiri. Harus diakui, peminat mobil eropa bekas cukup terbatas. Mereka umumnya adalah konsumen yang sudah mengenal baik produk yang diminati. Namun bagi
Ini Dia Rekomendasi Sedan Di Bawah Rp100 Juta. Masih Oke Buat Gaul!
Ini Dia Rekomendasi Sedan Di Bawah Rp100 Juta. Masih Oke Buat Gaul!
Januari 12, 2020
Soal usia memang sudah tidak muda lagi. Rata-rata sudah mendekati 20 tahunan atau tepatnya mobil-mobil produksi awal tahun 2000-an. Tapi soal “tongkrongan”, dijamin tidak kalah dengan mobil-mobil zaman sekarang. Pada masanya, sedan-sedan ini termasuk produk-produk yang terbaik dan diminati. Sebab, dari sisi desain terlihat begitu menawan. Sedangkan dari performa tidak mengecewakan. Namun sebenarnya yang lebih