Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector
otospector-image-5 Tips Merawat Aki Mobil Agar Tidak Mudah Soak
5 Tips Merawat Aki Mobil Agar Tidak Mudah Soak-otospector

5 Tips Merawat Aki Mobil Agar Tidak Mudah Soak

Agustus 20, 2017
By jandika

Semakin tua usia mobil Anda, semakin menurun pula kualitas aki yang ada di dalamnya. Itu mengapa, merawat aki mobil merupakan salah satu hal yang harus dilakukan terus-menerus. Jika tidak telaten, potensi aki soak dan rusak pun dapat jadi ancaman bagi beberapa komponen mobil.

Mengisi ulang dayanya (charging) akan sia-sia, sebab kemampuan aki untuk menyimpan daya listrik jadi hilang. Agar Anda tidak perlu merogoh kantong untuk membeli aki baru, lebih baik lakukan beberapa tips di bawah ini agar aki mobil Anda lebih tahan lama.

#1: Cek Kondisi

Cek Kondisi Aki

Aki merupakan baterai yang menyuplai energi listrik pada beberapa bagian mobil seperti starter dan lampu. Potensi terburuk yang bisa terjadi jika aki mengalami soak adalah mesin mobil yang tidak bisa menyala. Kalau sudah begini repot bukan?

Rawatlah aki dengan rutin mengecek kondisinya. Pertama, Anda dapat mengetahui kondisi aki dengan menggunakan alat khusus bernama battery load tester. Indikator dari alat tersebut akan menunjukkan besaran daya yang masih dimiliki aki.

Kedua, cek juga cairan elektrolit yang berada di dalamnya. Tentunya hal ini hanya berlaku jika Anda masih menggunakan jenis aki basa untuk mobil. Jika cairan sudah berada di bawah batas normal, segera isi kembali.

#2: Periksa Terminal Aki Mobil

Periksa Terminal Aki

Terminal atau klep penghubung kutub positif serta negatif pada aki juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Beberapa masalah yang sering timbul pada bagian ini ialah munculnya jamur, karat, hingga posisinya yang longgar. Hal ini ternyata dapat berpengaruh pada usia dari aki yang dimiliki.

Beberapa hal di atas dapat diketahui dengan pengamatan secara langsung. Jika muncul jamur dan karat, cara merawat aki mobil yang paling tepat ialah membersihkannya dengan air panas. Siram bagian tersebut sambil digosok perlahan menggunakan sikat gigi.

Selanjutnya bila terminal mulai kendor, lakukan pengencangan. Jika bagian tersebut sulit untuk dikencangkan, tandanya Anda harus menggantinya dengan yang baru.

Baca Juga: 7 Lampu Indikator Penting Pada Dashboard Mobil 

#3: Panaskan Mobil

Panaskan Mobil

Daya pada aki mobil akan terisi ketika mobil dihidupkan atau tengah berjalan. Ternyata, ketika mobil tidak digunakan, daya pada aki bukannya tersimpan malah akan berkurang. Alhasil, saat mendiamkannya selama berminggu-minggu, ada mobil yang tidak dapat ter-starter. Bisa jadi karena tenaganya kosong.

Kian berkurangnya kapasitas baterai pada aki dinamai self discharge. Hal ini pun dialami oleh semua mobil. Oleh karenanya, jika Anda berniat meningalkan mobil dalam kurun waktu cukup lama, mintalah seseorang untuk memanaskannya selama minimal 15 menit tiap seminggu sekali.

#4: Amati Pengisian

Cek Pengisian Aki

Energi pada aki mobil terisi secara otomatis ketika mobil menyala. Jika Anda sering menggunakan mobil namun tiba-tiba energi pada aki cepat habis, itu berarti ada yang salah dengan kondisinya. Bisa jadi hal tersebut disebabkan sistem pengisiannya yang bermasalah.

Salah satu sebab paling umum adalah penambahan aksesoris mobil yang mengakibatkan penggunaan energi lebih besar daripada energi yang di-supply oleh aki bawaan mobil.

Cek sistem pengisian aki mobil setiap Anda akan berkendara. Cara mudahnya ialah dengan melihat indikator baterai yang terdapat pada dashboard mobil. Jika mesin mobil hidup lalu lampu indikator baterai juga menyala, itu berarti pengisiannya tidak berjalan dengan baik.

Ada cara lain untuk mengecek arus pengisian pada aki mobil Anda. Cobalah lepaskan terminal kutub negatif aki saat kondisi mesin tengah hidup. Jika mesin tiba-tiba mati dalam kondisi tersebut, itu berarti ada masalah pada sistem pengisian.

Baca Juga: Solusi Bagi Anda yang Ragu Untuk Membeli Mobil Second

#5: Hindari Kebiasaan Ini

Hindari Menyalakan AC

Saat tengah memarkirkan mobil di suatu tempat, karena cuaca panas, Anda menyalakan pendingin (AC) dalam keadaan mesin mati, posisi kunci kontak di ‘On’. Bosan melanda, Anda pun menyalakan pemutar musik.

Tidak semua mobil bisa melakukan hal di atas. Untuk mobil Anda yang bisa, kebiasaan ini ternyata dapat membuat kondisi aki cepat soak, lho!

Energi untuk menyalakan AC dan tape cukup besar, apalagi jika kondisi udara tengah panas-panasnya. Beban yang berat tersebut akan terus menggerus energi pada aki sehingga cepat habis. Energi yang semakin merosot dan tidak diimbangi asupan daya yang seimbang dapat menimbulkan soaknya aki.

Jangan heran apabila Anda melakukan kedua hal ini dalam waktu yang cukup lama, tiba-tiba mobil tidak bisa menyala.

Rata-Rata Usia Aki Mobil

Pada dasarnya tiap aki mobil dapat bertahan 3 hingga 5 tahun pemakaian. Untuk aki bawaan mobil, biasanya dealer resmi memberikan garansi selama 2 tahun atau 50.000 km, tergantung yang mana lebih dulu tercapai.

Untuk Anda yang ingin membeli mobil bekas, aki merupakan salah satu komponen penting yang perlu dicek. Pemeriksaan kondisi dan pengisian aki sudah termasuk dalam 150+ Poin Inspeksi kami. Jadi Anda tidak perlu takut membeli mobil dengan kondisi aki yang sudah soak.

Bila Anda merawat aki mobil, bisa saja usianya dapat bertambah! Semoga tips yang OtoSpector berikan tadi dapat bermanfaat bagi Anda semua.

5 Tips Merawat Aki Mobil Agar Tidak Mudah Soak

Agustus 20, 2017
By jandika

Semakin tua usia mobil Anda, semakin menurun pula kualitas aki yang ada di dalamnya. Itu mengapa, merawat aki mobil merupakan salah satu hal yang harus dilakukan terus-menerus. Jika tidak telaten, potensi aki soak dan rusak pun dapat jadi ancaman bagi beberapa komponen mobil.

Mengisi ulang dayanya (charging) akan sia-sia, sebab kemampuan aki untuk menyimpan daya listrik jadi hilang. Agar Anda tidak perlu merogoh kantong untuk membeli aki baru, lebih baik lakukan beberapa tips di bawah ini agar aki mobil Anda lebih tahan lama.

#1: Cek Kondisi

Cek Kondisi Aki

Aki merupakan baterai yang menyuplai energi listrik pada beberapa bagian mobil seperti starter dan lampu. Potensi terburuk yang bisa terjadi jika aki mengalami soak adalah mesin mobil yang tidak bisa menyala. Kalau sudah begini repot bukan?

Rawatlah aki dengan rutin mengecek kondisinya. Pertama, Anda dapat mengetahui kondisi aki dengan menggunakan alat khusus bernama battery load tester. Indikator dari alat tersebut akan menunjukkan besaran daya yang masih dimiliki aki.

Kedua, cek juga cairan elektrolit yang berada di dalamnya. Tentunya hal ini hanya berlaku jika Anda masih menggunakan jenis aki basa untuk mobil. Jika cairan sudah berada di bawah batas normal, segera isi kembali.

#2: Periksa Terminal Aki Mobil

Periksa Terminal Aki

Terminal atau klep penghubung kutub positif serta negatif pada aki juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Beberapa masalah yang sering timbul pada bagian ini ialah munculnya jamur, karat, hingga posisinya yang longgar. Hal ini ternyata dapat berpengaruh pada usia dari aki yang dimiliki.

Beberapa hal di atas dapat diketahui dengan pengamatan secara langsung. Jika muncul jamur dan karat, cara merawat aki mobil yang paling tepat ialah membersihkannya dengan air panas. Siram bagian tersebut sambil digosok perlahan menggunakan sikat gigi.

Selanjutnya bila terminal mulai kendor, lakukan pengencangan. Jika bagian tersebut sulit untuk dikencangkan, tandanya Anda harus menggantinya dengan yang baru.

Baca Juga: 7 Lampu Indikator Penting Pada Dashboard Mobil 

#3: Panaskan Mobil

Panaskan Mobil

Daya pada aki mobil akan terisi ketika mobil dihidupkan atau tengah berjalan. Ternyata, ketika mobil tidak digunakan, daya pada aki bukannya tersimpan malah akan berkurang. Alhasil, saat mendiamkannya selama berminggu-minggu, ada mobil yang tidak dapat ter-starter. Bisa jadi karena tenaganya kosong.

Kian berkurangnya kapasitas baterai pada aki dinamai self discharge. Hal ini pun dialami oleh semua mobil. Oleh karenanya, jika Anda berniat meningalkan mobil dalam kurun waktu cukup lama, mintalah seseorang untuk memanaskannya selama minimal 15 menit tiap seminggu sekali.

#4: Amati Pengisian

Cek Pengisian Aki

Energi pada aki mobil terisi secara otomatis ketika mobil menyala. Jika Anda sering menggunakan mobil namun tiba-tiba energi pada aki cepat habis, itu berarti ada yang salah dengan kondisinya. Bisa jadi hal tersebut disebabkan sistem pengisiannya yang bermasalah.

Salah satu sebab paling umum adalah penambahan aksesoris mobil yang mengakibatkan penggunaan energi lebih besar daripada energi yang di-supply oleh aki bawaan mobil.

Cek sistem pengisian aki mobil setiap Anda akan berkendara. Cara mudahnya ialah dengan melihat indikator baterai yang terdapat pada dashboard mobil. Jika mesin mobil hidup lalu lampu indikator baterai juga menyala, itu berarti pengisiannya tidak berjalan dengan baik.

Ada cara lain untuk mengecek arus pengisian pada aki mobil Anda. Cobalah lepaskan terminal kutub negatif aki saat kondisi mesin tengah hidup. Jika mesin tiba-tiba mati dalam kondisi tersebut, itu berarti ada masalah pada sistem pengisian.

Baca Juga: Solusi Bagi Anda yang Ragu Untuk Membeli Mobil Second

#5: Hindari Kebiasaan Ini

Hindari Menyalakan AC

Saat tengah memarkirkan mobil di suatu tempat, karena cuaca panas, Anda menyalakan pendingin (AC) dalam keadaan mesin mati, posisi kunci kontak di ‘On’. Bosan melanda, Anda pun menyalakan pemutar musik.

Tidak semua mobil bisa melakukan hal di atas. Untuk mobil Anda yang bisa, kebiasaan ini ternyata dapat membuat kondisi aki cepat soak, lho!

Energi untuk menyalakan AC dan tape cukup besar, apalagi jika kondisi udara tengah panas-panasnya. Beban yang berat tersebut akan terus menggerus energi pada aki sehingga cepat habis. Energi yang semakin merosot dan tidak diimbangi asupan daya yang seimbang dapat menimbulkan soaknya aki.

Jangan heran apabila Anda melakukan kedua hal ini dalam waktu yang cukup lama, tiba-tiba mobil tidak bisa menyala.

Rata-Rata Usia Aki Mobil

Pada dasarnya tiap aki mobil dapat bertahan 3 hingga 5 tahun pemakaian. Untuk aki bawaan mobil, biasanya dealer resmi memberikan garansi selama 2 tahun atau 50.000 km, tergantung yang mana lebih dulu tercapai.

Untuk Anda yang ingin membeli mobil bekas, aki merupakan salah satu komponen penting yang perlu dicek. Pemeriksaan kondisi dan pengisian aki sudah termasuk dalam 150+ Poin Inspeksi kami. Jadi Anda tidak perlu takut membeli mobil dengan kondisi aki yang sudah soak.

Bila Anda merawat aki mobil, bisa saja usianya dapat bertambah! Semoga tips yang OtoSpector berikan tadi dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Baca Post Lainnya

Servis di Bengkel Resmi atau Umum? Sebelum Memutuskan Cek Dulu Fakta-faktanya!
Servis di Bengkel Resmi atau Umum? Sebelum Memutuskan Cek Dulu Fakta-faktanya!
Agustus 12, 2020
Wajar jika pemilik kendaraan pada awalnya sempat mengalami kebingungan, hendak servis di bengkel resmi atau bengkel umum? Pasalnya, ada beberapa pertimbangan yang sama-sama menguntungkan di antara kedua pilihan itu. Untuk menentukan mana yang terbaik, memang butuh berbagai pertimbangan yang matang. Karena itu silakan cek dulu fakta berikut sebagai dasarnya: #1: Bengkel resmi pasti aman sementara
Pakai Cat Hitam? Boleh Saja, Tapi Perhatikan Dulu Tips Berikut
Pakai Cat Hitam? Boleh Saja, Tapi Perhatikan Dulu Tips Berikut
Agustus 07, 2020
Tidak salah kalau ada anggapan, mobil hitam itu susah perawatannya. Kalau tidak rajin dan hati-hati dalam merawat, cat hitam memang cenderung terlihat kusam. Ini disebabkan karena warna tersebut bisa terlihat lebih berbayang kalau terkena bias sinar matahari. Tapi tenang saja, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan agar warna ini senantiasa cemerlang. Simak ya: #1:
Servis di Bengkel Resmi atau Umum? Sebelum Memutuskan Cek Dulu Fakta-faktanya!
Servis di Bengkel Resmi atau Umum? Sebelum Memutuskan Cek Dulu Fakta-faktanya!
Agustus 12, 2020
Wajar jika pemilik kendaraan pada awalnya sempat mengalami kebingungan, hendak servis di bengkel resmi atau bengkel umum? Pasalnya, ada beberapa pertimbangan yang sama-sama menguntungkan di antara kedua pilihan itu. Untuk menentukan mana yang terbaik, memang butuh berbagai pertimbangan yang matang. Karena itu silakan cek dulu fakta berikut sebagai dasarnya: #1: Bengkel resmi pasti aman sementara
Pakai Cat Hitam? Boleh Saja, Tapi Perhatikan Dulu Tips Berikut
Pakai Cat Hitam? Boleh Saja, Tapi Perhatikan Dulu Tips Berikut
Agustus 07, 2020
Tidak salah kalau ada anggapan, mobil hitam itu susah perawatannya. Kalau tidak rajin dan hati-hati dalam merawat, cat hitam memang cenderung terlihat kusam. Ini disebabkan karena warna tersebut bisa terlihat lebih berbayang kalau terkena bias sinar matahari. Tapi tenang saja, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan agar warna ini senantiasa cemerlang. Simak ya: #1:
Pengemudi Matic Pemula Wajib Perhatikan 5 Hal Berikut
Pengemudi Matic Pemula Wajib Perhatikan 5 Hal Berikut
Agustus 04, 2020
Meski mungkin sudah lama punya SIM, pengemudi yang baru saja mengendarai mobil bertransmisi otomatis (matic), memang harus membiasakan diri terlebih dahulu. Sebab, transmisi jenis ini memang sedikit berbeda dengan transmisi manual. Dibutuhkan pembiasaan agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan. Beberapa hal yang patut diperhatikan para pengemudi matic pemula adalah: #1: Memahami betul posisi dan
Cuci Mobil Sendiri, Harus Selalu Perhatikan Langkah-langkah Ini
Cuci Mobil Sendiri, Harus Selalu Perhatikan Langkah-langkah Ini
Juli 25, 2020
Pada musim kemarau seperti sekarang ini, mobil memang relatif lebih jarang dicuci. Andaikan dicuci, biasanya kita juga memilih untuk mencuci sendiri di rumah, tidak di tempat pencucian. Namun sebelum mencuci, ada baiknya kita perhatikan beberapa tips pencucian, agar hasilnya optimal. #1: Perhatikan sabun pencuci mobil Saat mencuci di rumah seringkali orang memakai sabun cuci piring.
Servis di Bengkel Resmi atau Umum? Sebelum Memutuskan Cek Dulu Fakta-faktanya!
Servis di Bengkel Resmi atau Umum? Sebelum Memutuskan Cek Dulu Fakta-faktanya!
Agustus 12, 2020
Wajar jika pemilik kendaraan pada awalnya sempat mengalami kebingungan, hendak servis di bengkel resmi atau bengkel umum? Pasalnya, ada beberapa pertimbangan yang sama-sama menguntungkan di antara kedua pilihan itu. Untuk menentukan mana yang terbaik, memang butuh berbagai pertimbangan yang matang. Karena itu silakan cek dulu fakta berikut sebagai dasarnya: #1: Bengkel resmi pasti aman sementara
Pakai Cat Hitam? Boleh Saja, Tapi Perhatikan Dulu Tips Berikut
Pakai Cat Hitam? Boleh Saja, Tapi Perhatikan Dulu Tips Berikut
Agustus 07, 2020
Tidak salah kalau ada anggapan, mobil hitam itu susah perawatannya. Kalau tidak rajin dan hati-hati dalam merawat, cat hitam memang cenderung terlihat kusam. Ini disebabkan karena warna tersebut bisa terlihat lebih berbayang kalau terkena bias sinar matahari. Tapi tenang saja, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan agar warna ini senantiasa cemerlang. Simak ya: #1:
Pengemudi Matic Pemula Wajib Perhatikan 5 Hal Berikut
Pengemudi Matic Pemula Wajib Perhatikan 5 Hal Berikut
Agustus 04, 2020
Meski mungkin sudah lama punya SIM, pengemudi yang baru saja mengendarai mobil bertransmisi otomatis (matic), memang harus membiasakan diri terlebih dahulu. Sebab, transmisi jenis ini memang sedikit berbeda dengan transmisi manual. Dibutuhkan pembiasaan agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan. Beberapa hal yang patut diperhatikan para pengemudi matic pemula adalah: #1: Memahami betul posisi dan
Cuci Mobil Sendiri, Harus Selalu Perhatikan Langkah-langkah Ini
Cuci Mobil Sendiri, Harus Selalu Perhatikan Langkah-langkah Ini
Juli 25, 2020
Pada musim kemarau seperti sekarang ini, mobil memang relatif lebih jarang dicuci. Andaikan dicuci, biasanya kita juga memilih untuk mencuci sendiri di rumah, tidak di tempat pencucian. Namun sebelum mencuci, ada baiknya kita perhatikan beberapa tips pencucian, agar hasilnya optimal. #1: Perhatikan sabun pencuci mobil Saat mencuci di rumah seringkali orang memakai sabun cuci piring.
Beraktivitas Dengan Kendaraan Di Masa New Normal, Mungkin Hal-hal Ini Tidak Terpikirkan!
Beraktivitas Dengan Kendaraan Di Masa New Normal, Mungkin Hal-hal Ini Tidak Terpikirkan!
Juli 15, 2020
Memasuki masa New Normal, kita memiliki pilihan untuk beraktivitas kembali sambil tetap menjalankan protokol kesehatan yang benar. Tentu tujuannya agar kita terhindar dari virus Corona, serta mencegah penyebarannya menjadi lebih luas. Salah satu aktivitas kita sehari-hari kemungkinan akan berhubungan dengan kendaraan, terutama kendaraan pribadi. Apa yang bisa diperhatikan selama masa Pandemi ini terhadap kendaraan dan